Month: March 2018

Melatih Jalan Bayi Dengan Renang

Pada dasarnya, perkembangan setiap anak berbeda-beda. Termasuk dalam kemampuan berjalannya. Secara umum, seorang anak akan mulai merambat di usia 8 bulan. Kemudian saat usianya mencapai 9 bulan, anak sudah bisa berdiri tanpa bantuan walau terkadang masih sering terjatuh. Kemudian menginjak 1 tahun, bayi seharusnya telah memulai langkah pertamanya dan mulai berjalan secara perlahan.

Lalu bagaimana jika anak belum mampu berjalan saat berusia 1 tahun? Apakah itu normal? Ya, tentu saja normal. Hanya mungkin anak tersebut mengalami keterlambatan berjalan karena kurang menerima stimulasi. Menurut data tercatat, beberapa anak ada yang memulai proses berjalan saat usianya 1,5 tahun. Kondisi ini bisa disebabkan anak kekurangan asupan nutrisi (seperti kalsium), jarang memperoleh pelatihan, atau mungkin dikarenakan adanya gangguan tertentu. Nah, berikut ini beberapa cara melatih anak berjalan usia 1 tahun yang benar dan aman.

  1. Sesekali posisikan anak tengkurap

Tengkurap juga menjadi salah satu faktor yang merangsang anak untuk cepat berjalan. Tengkurang ini memiliki banyak manfaat, semisal melatih otot tangan, leher dan punggung. Nah, kekuatan otot punggung dapat mempengaruhi kekuatan anak untuk berjalan. Sebab selain kaki, otot punggung juga menjadi tumpuan ketika anak berdiri.

  1. Pastikan anak sudah bisa merangkak

Sebelum mengajari anak berjalan, pastikan anak Anda sudah bisa merangkak. Keterampilan merangkak ini sangat penting, yang mana berarti jika Anda sudah dapat merangkak maka otot-otot kaki, punggung, tangan dan lehernya sudah mulai kuat. Secara medis, anak tersebut siap untuk berjalan. Syaraf motoriknya akan semakin berkembang dan terangsang secara otomatis untuk berjalan. Umumnya seorang anak akan mulai merangkan ketika usianya memasuki bulan ke-6.

  1. Mengajari berdirik tegak

Cara melatih anak berjalan usia 1 tahun yang paling awal dengan mengajarinya beediri tegak. Teknik ini bisa dilakukan ketika usia bayi memasuki 9 bulan. Ibu bisa membantunya berdiri di dalam box tidurnya dengan membiarkan anak berpegangan pada sisi-sisinya. Lalukan latihan ini setiap hari, namun jangan terlalu memaksakan. Perhatikan juga kondisi kakinya saat berdiri. Apakah masih menekuk atau tidak.

  1. Menitah (tatih) anak

Salah satu cara menstimulus anak untuk bisa berjalan yakni dengan menatih. Pegangi kedua tangannya, lalu ajak anak melangkahkan kakinya secara perlahan. Lakukan praktek ini setiap hari, setidaknya saat usianya memasuki 9 bulan. Ketika ibu melihat anak sudah cukup kuat menegakkan kakinya, ibu bisa melepaskannya untuk berjalan sendirian. Namun tetap awasi pergerakan anak untuk menghindari hal-hal berbahaya.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Melakukan Refreshing Dengan Renang

Mungkin kamu sedang malas mengeluarkan uang lebih untuk membayar kelas Yoga, atau sedang malas pergi jogging karena cuaca sedang tak menentu. Berenang mungkin bisa jadi salah satu solusinya.

Meski berenang seringkali tak jadi menu berolahraga yang sering direkomendasikan, olahraga air ini punya banyak sekali manfaat di luar sekedar membakar kalori. Berikut beberapa manfaat dari berenang, dan semoga kamu bisa merasakan manfaatnya.

1. Air dapat menenangkan

Air sudah lama menjadi simbol pembaharuan dan kejernihan. Meski hanyalah sebuah simbol, riset telah membuktikan bahwa air mempunyai kekuatan. Menurut penelitian, air mempunyai efek yang kuat untuk otak kita.

Menghabiskan waktu di dekat air, mempunyai manfaat yang sama dengan meditasi. Hal ini dapat memberikan otak sedikit relaksasi dari rangsangan berlebihan yang otak kita dapatkan melalui aktivitas modern sehari-hari.

Dengan berenang, manfaat ini bisa kamu peroleh bersamaan dengan kalori yang terbakar seketika kamu bergerak mengarungi kolam yang jernih.

2. Berenang punya resiko yang kecil

Tidak seperti jogging atau latihan berat lain, berenang adalah cara untuk mendapatkan cardio di latihan rutinmu tanpa membuat tulang, sendi dan otot menjadi stres. Kamu tak akan merasakan sakit-sakit seperti ketika kamu habis melakukan latihan berat.

Hal ini membuat berenang jadi olahraga yang cocok untuk orang di segala usia dan segala bentuk tubuh. Terutama bagi para orang tua dan mereka yang mengalami peradangan sendi dan terhalang untuk olahraga berat.

3. Berenang bisa membawamu lebih dekat dengan alam

Jika kamu adalah orang yang beruntung bisa berenang di laut, danau, atau sungai, ini justru jadi kelebihan besar dalam hal kesehatan. Studi menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam, dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara signifikan.

Jika kamu sengaja melakukan refreshing dengan pergi berenang ke pemandian alami yang dikelilingi hutan, atau pergi ke danau maupun laut, hal ini bisa menghilangkan stress dan memperbaiki suasana hati.

4. Berenang membangun kekuatan dan kemampuan kardio secara bersamaan

Meski berenang adalah olahraga yang berdampak kecil bagi badan, berenang memproduksi hasil yang cukup kuat. Biasanya berenang digolongkan menjadi latihan semacam aerobik, berenang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dalam berolahraga dan menambah kekuatan.

Membangun dan mempertahankan otot meski usia makin bertambah, adalah hal yang penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh untuk jangka waktu yang panjang. Dan tentu, hal ini bisa didapatkan melalui berenang yang rutin. Daya tahan tubuh dalam berolahraga juga dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kekuatan tulang.

5. Berenang dapat membuat paru-paru sehat

Beberapa riset menunjukkan bahwa ada hubungan antara perenang dengan kapasitas paru-paru yang lebih baik daripada orang biasa.

Dengan paru-paru yang sehat, tubuh dapat memproses oksigen dengan lebih efektif. Hal ini akan membuatmu tak mudah kehilangan napas dengan mudah.

Paru-paru yang lebih kuat juga dapat membuatmu lebih kebal pada penyakit. Menurut sebuah studi yang dihelat tahun 2007, kapasitas paru-paru yang menipis dapat membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit kardiovaskular.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Cara Agar Mempunyai Tubuh Ideal Dengan Renanga

Ladies, siapa yang tak tahu berenang? Tapi, tahukah ladies berenang termasuk dalam cara membentuk tubuh Anda. Berenang memang aktivitas olahraga dalam air yang bisa digunakan untuk membentuk badan dan sekaligus kebugaran tubuh.

Seperti yang dilansir healthyliving.azcentral.com, berenang adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan tubuh proporsional. Dalam berenang hampir setiap bagian tubuh mulai dari tangan, pinggul, paha dan kaki ikut bergerak. Sehingga akan melatih otot tubuh ladies

Bila Anda memilih berenang sebagai cara membentuk tubuh Anda. Rencanakan secara baik. Karena membentuk tubuh dengan berenang tidak bisa dilakukan satu dua kali. Rencanakan waktu berenang Anda setidaknya 3 sampai 4 hari dalam seminggu.

Lakukan dengan intesitas kecepatan sedang. Setiap sesi berenang, usahakan Anda berenang selama 30 menit , lakukan latiahan sampai dengan 2 atau 3 sesi untuk mendapatkan hal yang maksimal.

Lakukan dengan variasi gaya berenang. Ada berbagai variasi gaya berenang sebagai berikut :

1. Gaya bebas, gaya ini mengunakan pergerakan tangan dan kaki secara aktif. Dengan posisi dada menghadap ke permukaan air.

Kedua belah tangan secara bergantian digerakan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh. Sementara kaki mencambuk secara bergantian naik turun keatas dan kebawah secara bergantian.

2. Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan mengepakan secara bersamaan.
3. Gaya punggung, gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air atau menghadap ke atas. Gaya ini terlihat mudah, namun perlu latihan dalam melakukan gaya ini.

4. Gaya kupu-kupu atau gaya dolphin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Terapi Anak Autis Yang Baik

Sebuah studi baru-baru ini, menyelidiki cedera kematian pada orang dengan gangguan spektrum autisme. Hasilnya cukup mengejutkan. Menurut penulis studi, pelajaran berenang untuk anak-anak dengan diagnosis autisme harus menjadi prioritas. Gangguan spektrum autisme atau autism spectrum disorder (ASD) ditandai dengan kesulitan dengan interaksi sosial, masalah komunikasi, dan perilaku repetitif. Individu dengan diagnosis autisme memiliki siklus kehidupan yang lebih pendek. Rata-rata, mereka meninggal dunia 36 tahun lebih awal dari populasi umum, yaitu rata-rata pada usia 36 tahun berbanding 72 tahun. Sekelompok peneliti dari Columbia University Mailman School of Public Health di New York melakukan studi epidemiologi dipimpin oleh Dr Guohua Li, seorang profesor epidemiologi. Tim menyelidiki data dari United States National Vital Statistics System. Mereka menyimpan 32 juta sertifikat kematian.

Data epidemiologi autisme Mereka mengidentifikasi 1.367 individu dengan diagnosis ASD yang meninggal antara tahun 1999 dan 2014, terdiri dari 1.043 pria dan 324 wanita. Data tahunan menunjukkan, bahwa jumlah kematian orang-orang dengan diagnosis ASD meningkat hampir tujuh kali lipat dalam waktu 15 tahun 1999-2014. Dr Li, yang adalah direktur pendiri Center for Injury Epidemiology and Prevention di Columbia, mengatakan, “Meskipun terjadi peningkatan tajam, kematian terkait autisme masih sangat mungkin tidak dilaporkan, terutama kematian akibat cedera yang disengaja seperti penyerangan, pembunuhan dan bunuh diri. ” Dari data kematian yang terdaftar, 28 persennya terjadi karena cedera, yang paling umum karena mati lemas, kemudian diikuti oleh sesak napas, lalu tenggelam.

Tiga penyebab ini menyumbang hampir 80 persen total angka kematian karena cedera pada anak-anak dengan ASD. Lebih dari 40 persen dari insiden ini terjadi di rumah atau di lembaga perumahan. Temuan penelitian ini, diterbitkan dalam American Journal of Public Health. Ketika ditanya mengapa tenggelam menjadi salah satu penyebab umum kematian bagi individu dengan ASD, Dr. Li mengatakan,”Dengan komunikasi dan keterampilan sosial yang terbatas, anak-anak autis cenderung mengalami peningkatan kecemasan di dalam air. Sayangnya, perilaku ini sering menyebabkan tragedi. ” Dr. Li juga menambahkan, bahwa dokter, perawat anak dan orang tua seharusnya mendaftarkan anak di kelas renang, sebelum terapi perilaku, terapi wicara, atau terapi motorik. Kemampuan berenang bagi anak autisme adalah keterampilan hidup yang penting. Meskipun penelitian ini menggunakan banyak data, ada beberapa kesenjangan menyangkut hasilnya. Joseph Guan, penulis utama dan seorang mahasiswa bidang epidemiologi di Columbia University Mailman School of Public Health, mengatakan: “Studi kami terbatas pada data sertifikat kematian. Sementara, hasil pemeriksaan koroner bervariasi sehingga keakuratan hasil masih perlu diuji.” Meski demikian, temuan dan kesimpulan para peneliti perlu menjadi pertimbangan bagi orangtua dengan anak-anak ASD. Sesuatu yang sederhana seperti pelajaran renang mungkin bisa benar-benar menyelamatkan hidup anak-anak.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

How Is Swimming Good for Our Kids?

Splashing around in the pool appeals to many youngsters. While spending time in the water is often enjoyable, it has other benefits, too. Explore the positives of swimming to learn how your children will profit in the short and long term from learning water safety and swim strokes with The Best Swimming School in Bandung: Sensen Swimming School.

Swimming Skills for Safety

Drowning is a real risk for children. The Centers for Disease Control and Prevention reports that approximately one out of every five people who die from drowning are younger than 14. By teaching our children swimming skills, we equip them with water skills that can increase water safety. The American Academy of Pediatrics advises parents to teach children to swim for water safety. However, even children who know how to swim are not immune from drowning. We must always supervise our children in the water, even when they know how to swim.

Exercise for Health

Swimming provides an effective opportunity for exercise for people of all ages, states Johnston Memorial Hospital. Swimming exercise involves cardiovascular activity, which enhances both heart and lung condition. Swimming also increases strength, endurance, flexibility and balance, thanks to the activity and movements involved in swim strokes. Children who engage in regular swimming activity might avoid health issues associated with childhood obesity, including diabetes.

Fun in the Water

Spending time in the water can also be positive for children’s mental health, the Centers for Disease Control and Prevention reports. Swimming may improve mood and decrease anxiety. Families that spend time swimming together could experience enhanced family bonding. Kids could enjoy swimming more than other types of exercise, so, if you provide your children with opportunities to swim, they may be more likely to exercise.

If you’re looking swimming practice in Bandung for the fastest, easiest and most affordable way for your child to learn how to swim, it’s time to seriously consider Sensen Swimming School Bandung for children as we provide private swimming lessons. Once you confirm that the swimming instructors are trained and lifeguard certified, you’ll know your child is in the best hands possible. Plus, you’ll be giving them the unique opportunity to potentially learn faster and better than their peers in group lessons.

Well for you who want to be interested to swim you can join the swimming lesson bandung in SenSen Swimming School. SenSen Swimming School is one of the swim lesson bandung services, which is a great place to start learning for children and adults, SenSen Sekolah Kolam or S2SS can be abbreviated as a business entity in the field that allows learning to swim. S2SS has a coach who has experience and has a good personality and interesting especially to train children.

Ini Dia Gerakan Tangan Yang Benar Dalam Gaya Bebas

Dalam renang gaya bebas, dan juga dalam gaya-gaya yang lain, kayuhan tangan adalah sumber utama propulsi (gaya dorong ke depan). Ibarat perahu, tangan kita adalah dayungnya. Sewaktu tangan kita mengayuh ke belakang, tubuh kita pun akan terdorong bergerak ke depan. Kayuhan tangan sendiri adalah salah satu fase dari gerakan tangan ketika berenang.

Dalam gaya bebas, gerakan tangan terdiri secara umum terdiri dari fase-fase sebagai berikut: 1) mengayuh, 2) pemulihan (recovery), 3) masuk kembali kedalam air (enter), dan 4) ekstensi. Dari keempat fase ini, berfokuslah pada fase mengayuh dan ekstensi. Soal fase pemulihan dan masuk kembali kedalam air, Anda tidak perlu terlalu ambil pusing karena Anda akan melakukannya secara alami dan spontan.

Fase mengayuh harus dilakukan dalam lintasan yang sepanjang mungkin, untuk menghasilkan gaya dorong yang maksimal. Untuk itulah, kayuhan tangan harus dilakukan hingga tangan melewati paha. Kebanyakan perenang pemula hanya mengayuh sampai sebatas dadanya saja. Begitu tangan pengayuh sejajar dada, mereka langsung mengeluarkannya ke permukaan air (pemulihan). Ini tentu saja sebuah kesalahan. Mengayuhlah sampai melewati paha Anda, niscaya Anda akan melaju lebih cepat, dan dengan demikian Anda akan berenang lebih efisien.

Sewaktu mengayuh, lengan bawah Anda harus selalu membentuk sudut kurang lebih 90 derajat terhadap lengan atas Anda.

Jika Anda bisa, mengayuhlah dalam lintasan S. Caranya, pertama-tama gerakkanlah tangan pengayuh ke sisi luar, lalu bawalah kearah dalam hingga sejajar dada Anda, lalu selanjutnya gerakkanlah ke sisi luar paha Anda. Namun jika Anda kesulitan melakukannya, Anda bisa melakukannya dalam lintasan I (lurus).

Seusai mengayuh, tangan Anda akan melakukan pemulihan. Tidak ada ketentuan yang khusus dan ketat soal harus seperti apa tangan kita dalam fase ini. Para perenang hebat melakukannya dengan cara yang bisa dibilang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun salah satu cara yang bisa Anda coba adalah dengan menekuk sikut Anda. Lakukanlah fase ini dengan sesantai mungkin, karena memang tujuannya adalah pemulihan (recovery).

Sesudah pemulihan, tangan harus dimasukkan kembali kedalam air. Dan begitu tangan Anda memasuki air, sorongkanlah ia sejauh-jauhnya ke arah depan sejajar dengan permukaan air, seolah-olah hendak meraih benda terapung yang ada jauh di depan Anda. Inilah fase ekstensi. Dalam fase ekstensi ini, jangan sampai tangan Anda turun (drop). Pertahankanlah untuk tetap menyorong lurus ke arah depan, sejajar dengan permukaan air.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Kesalahan Dalam Renang Gaya Bebas

Gaya bebas adalah gaya berenang yang paling cepat dibandingkan gaya-gaya yang lainnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap perenang untuk menguasai gaya ini dengan baik. Berikut ini beberapa kesalahan yang biasa terjadi sewaktu berenang gaya bebas.

Kesalahan pertama, wajah berada diatas air. Jika Anda melakukan hal ini, maka bagian bawah badan Anda akan cenderung untuk turun ke bawah, sehingga tahanan air akan membesar. Akibatnya, kecepatan Anda akan berkurang. Solusinya, benamkanlah wajah Anda kedalam air, dengan wajah menghadap ke bawah agak ke depan (membentuk sudut 45 derajat, menyerupai lampu senter yang sedang menyorot). Dengan wajah menghadap agak ke depan, Anda akan memiliki pandangan yang baik. Sebaliknya, jika wajah Anda menghadap tegak lurus ke dasar kolam, Anda akan berenang seperti kuda bendi yang mengenakan kacamata kuda. Kalau nabrak-nabrak gimana?

Kesalahan kedua, kepala terangkat dari permukaan air ketika mengambil nafas. Ini akan merusak keseimbangan dan irama Anda. Solusinya, cukup tolehkan kepala Anda ke samping, dengan satu telinga Anda tetap tercelup didalam air. Namun Anda jangan semata-mata menolehkan kepala Anda saja. Miringkanlah tubuh Anda, maka dengan sendirinya kepala Anda akan menoleh dan Anda bisa menghirup nafas dengan mudah dan leluasa.

Kesalahan ketiga, lutut tertekuk ketika kedua kaki mengayun. Akibatnya, tubuh Anda tidak lagi streamline alias lurus sejajar permukaan air. Tahanan air pun akan membesar dan kecepatan Anda akan berkurang. Solusinya, ayunkan kaki mulai dari paha. Jangan tekuk lutut Anda. Fungsikan lutut hanya untuk menjaga kelenturan ayunan kaki Anda.

Kesalahan keempat, kesalahan gerakan tangan. Perlu diketahui, gerakan tangan inilah sumber gaya dorong (propulsi) yang paling utama, bukan gerakan kaki Anda. Gerakan kaki, meski juga menimbulkan gaya dorong, pada dasarnya hanyalah untuk menjaga agar tubuh bagian bawah tidak jatuh kebawah, atau dengan kata lain tetap lurus dengan tubuh bagian atas, dan juga untuk menjaga keseimbangan tubuh selama berenang. Karena gerakan tangan adalah sumber utama propulsi, maka gerakan tangan yang benar akan menciptakan propulsi yang besar sehingga laju Anda akan semakin cepat.

Dalam renang gaya bebas, gerakan tangan pada dasarnya terdiri dari empat fase: 1) mengayuh, 2) pemulihan, 3) masuk kembali ke air, dan 4) ekstensi. Keempat fase tersebut dilakukan secara bergantian antara tangan kanan dan tangan kiri. Diantara kesalahan yang sering terjadi adalah mengayuh tidak dilakukan secara penuh. Mengayuh yang benar dilakukan sampai dengan tangan pengayuh mencapai paha kita. Adalah sebuah kesalahan jika tangan kita mengayuh hanya sampai sejajar dada kita. Jika ini terjadi, propulsi yang ditimbulkan pun tidak akan optimal.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tangan kita turun sesudah masuk kembali kedalam air (yakni pada fase ekstensi). Hal ini akan menghambat laju kita. Disamping itu, jika kesalahan ini kita lakukan bersamaan dengan mengambil nafas, maka wajah kita tidak akan bisa menyembul dari permukaan air dengan optimal sehingga kita menjadi kurang nyaman dalam mengambil nafas. Yang benar, begitu tangan Anda masuk kembali kedalam air, sorongkanlah lurus kedepan sejajar permukaan air, seolah-olah hendak meraih benda terapung yang terletak jauh di depan Anda. Inilah fase ekstensi yang benar.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Teknik Lompat Indah Dalam Renang

Dalam perlombaan loncat indah, dikenal empat macam loncatan. Semua peloncat harus menguasai empat macam loncatan, yaitu sebagai berikut:

Forward (Loncat ke Depan)

Forward (loncat ke depan); diawali dengan tubuh menghadap ke air. Ketika posisi meIayang, lengan digerakkan ke sisi dengan gerakan yang anggun dan mulus seperti sayap, kemudian dirapatkan untuk persiapan masuk ke air.

Gerakan-gerakan yang biasa dilakukan pada loncatan forward, yaitu salto ke depan, 1 ½ salto ke depan, 2 salto ke depan, 2 ½ salto ke depan, 3 salto ke depan, 3½ salto ke depan, 4 ½ salto ke depan, salto molayang ke depan, 1 ½ salto melayang ke depan, 2 salto melayang ke depan, dan 2½ salto melayang ke depan.

Backward (Loncat ke Belakang)

Backward (loncat ke belakang); diawali dengan posisi membelakangi kolam, loncatan dilakukan dari papan tolakan lurus ke atas kemudian dilanjutkan dengan gerakan senam (salto dan lain-lain). Gerakan-gerakan yang biasa dilakukan pada loncatan backward, yaitu loncatan ke belakang, salto ke belakang, 1½ salto ke belakang, 2 salto ke belakang, 2½ salto ke belakang, 3 ½ salto ke belakang, dan salto melayang ke belakang.

Loncat Berbalik (Reverse)

Reverse (loncat berbalik); posisi awal badan menghadap ke air. Pada saat meloncat, kaki diangkat sehingga saat badan akan masuk ke air, posisi punggung menghadap ke air. Gerakan ini meliputi loncatan kontra, salto kontra, 1½ salto kontra. 2 ½ salto kontra, 3 ½ salto kontra, salto melayang kontra, dan 1 ½ salto melayang kontra.

Inward (Loncat ke Dalam)

Inward (loncat ke dalam); diawali dengan punggung menghadap ke air. Akan tetapi, setelah melakukan tolakan vertikal, pinggul dan kaki terangkat sehingga peloncat akan masuk ke air dengan wajah yang menghadap ke permukaan air.

Gerakannya meliputi loncatan ke dalam, salto ke dalam, 2 salto ke dalam, 2 ½ salto ke dalam, 3 ½ salto ke dalam, salto melayang ke dalam, dan 1½ salto melayang ke dalam. Setiap jenis loncatan memiliki kekhususan dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Dengan demikian, gerakan yang kešulitannya tinggi tetapi bisa dilakukan dengan sempurna maka akan didapatkan fluai yang tinggi pula.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Tahap Untuk Mengajarkan Anak Berenang

Banyak orangtua yang bertanya-tanya, kapan sebaiknya anak mulai belajar berenang? Ada berbagai macam jawaban untuk pertanyaan ini.

Namun, jika mengacu pada buku Teach Your Child to Swim, berenang bisa diajarkan jika Si Kecil sudah merasa siap. Selain mengikutkan anak les renang, Anda sendiri juga bisa mengajarnya berenang. Nah, berikut tahap-tahap mengajarkan anak berenang:

1) Kenalkan dengan Kolam Renang

Cobalah membawa Si Kecil ke kolam renang untuk melihat seperti apa bentuk kolam renang itu. Ketika berada di kolam renang, barangkali Si Kecil masih sedikit takut. Oleh karena itu, jangan memaksa Si Kecil untuk langsung masuk ke dalam kolam. Biarkan saja ia melihat-lihat sekitar untuk membangun rasa percaya diri dan keberaniannya. Anda juga bisa menggendong atau jika sudah mampu berdiri, tuntun Si Kecil berjalan-jalan mengitari kolam.

2) Ajak Masuk ke Air

Saat ia mulai terlihat nyaman, barulah ajak ia masuk ke dalam kolam. Ingat untuk selalu memengangi Si Kecil ya, Moms! Sembari berada di dalam air, lakukan permainan-permainan menyenangkan bersamanya. Misalnya, mengangkat Si Kecil kemudian membenamkan sebagian tubuhnya ke dalam air. Anda juga dapat membantu Si Kecil melakukan gerakan-gerakan seperti berenang. Untuk anak usia di atas 1 tahun, ia sudah bisa melompat sendiri ke kolam renang. Tentunya, harus ada Anda di sana yang akan “menangkapnya”. Agar aman, kedalaman air paling tidak harus 0,9 meter saat Si Kecil melakukannya, ya!

3) Pelajaran Mengapung

Begitu Si Kecil merasa gembira di dalam air, segeralah menuju tahap selanjutnya, yaitu melatih Si Kecil mengapung. Sebenarnya mengapung bisa dilatih kepada bayi usia 1 tahun ke bawah. Tetapi yang paling penting, ajarkan saat Si Kecil sudah merasa siap. Pada awalnya, Anda perlu memegangi Si Kecil. Pegang ia dari samping dengan tangan di bagian dadanya dan ibu jari di bahunya. Selain mengapung dengan posisi badan berbaring, latih juga Si Kecil mengapung dengan posisi telentang.

4) Meluncur Di Dalam Air

Apakah Si Kecil sudah mahir mengapung tanpa bantuan? Jika ya, maka sudah saatnya mengajarkan Si Kecil gerakan-gerakan dasar berenang, seperti meluncur dan menggerakkan kaki di dalam air. Minta Si Kecil berpegangan pada ceruk atau palang di tepian kolam renang dengan kedua tangan, kaki menjejak dinding, lalu bertolak dan meluncur menuju Anda. Pada awalnya, mungkin Si Kecil meluncur dengan jarak pendek dan ingin segera ditangkap. Begitu sudah mulai berani, tambah jarak secara bertahap. Meluncur sangat penting karena merupakan momen penting bagi Si Kecil untuk merasakan pengalaman pertama ‘berenang’ di dalam air.

5) Belajar Gerakan Utama

Setelah semua tahap berhasil dilalui, kini saatnya Si Kecil belajar gerakan utama. Jika memang Si Kecil menikmati berada di dalam air, jangan ragu untuk mengikutkannya kelas renang. Beberapa kolam renang telah membuka kelas  untuk balita, mulai usia 3 tahun ataupun 4 tahun. Si Kecil akan belajar teknik-teknik yang benar serta 4 gerakan berenang.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Jangan Taku Bayi Berenang, Berikut Ini Manfaatnya !

Diantara fakta yang akan didapatkan dengan olah raga berenang, berikut ini sejumlah manfaat renang pada bayi diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Manfaat emosional 

Berenang dapat meningkatkan kesejahteraan emosional untuk seorang bayi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika serikat, berenang dapat meningkatkan mood dan mengurangi kecemasan. Berenang juga merupakan kegiatan yang dapat melibatkan seluruh keluarga. CDC juga menemukan bahwa seorang bayi yang berlatih renang dapat meningkatkan mood yang baik secara keseluruhan.

2. Jenis latihan yang menyenangkan

Berada di dalam kolam renang dapat memberikan bayi berbagai latihan. Hal ini dimulai dari sejumlah kecil aktivitas dan gerakan untuk latihan aerobik. Bersenang-senang dan bermain-main dalam air memungkinkan bayi akan latihan tanpa menyadarinya. Hal ini dapat memberikan peregangan dan penyegaran untuk latihan, sedangkan bila melakukan latihan penuh akan dapat memperkuat paru-paru dan jantung. Kondisi yang menyenangkan akan mengoptimalkan perkembangan bayi setiap usia.

3. Manfaat kesehatan

Berenang sangat bermanfaat bagi bayi yang sedang dalam masalah kesehatan, mulai dari arthritis hingga asma. Bayi yang memiliki kelebihan berat badan akan mendapatkan manfaat pada berenang ini, sebagai salah satu bentuk latihan yang lebih mudah daripada yang lain.

Lebih dari 30% dari anak-anak yang beresiko terhadap penyakit yang berhubungan dengan obesitas menjadikan berenang sebagai obat. Hal ini disebabkan berenang tidak meletakkan beban pada jaringan ikat. Sehingga gerakan di dalam air sendiri membuat olahraga lebih mudah dan lebih menyenangkan bagi bayi, maupun balita yang mengalami kelebihan berat badan. Mereka yang menderita arthritis dan asma pun akan lebih mudah untuk mendapatkan sejumlah kecil latihan dengan dampak yang lebih rendah rendah.

4. Merawat autis pada bayi

Air adalah penyembuh, dapat membelai dan merangsang efek positif pada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Ini adalah kondisi belajar yang optimal, yang kemudian dapat dikombinasikan dengan kebaikan dan kesabaran. Selama bertahun-tahun peneliti telah menemukan bahwa bayi autis, bayi, balita dan orang tua mereka menemukan pengalaman pengasuhan dalam berenang. Hal ini membuat sentuhan lingkungan yang menarik, menenangkan dan positif dalam mengembangkan, berinteraksi dan berkembang bersama-sama.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School