Melatih Jalan Bayi Dengan Renang

Pada dasarnya, perkembangan setiap anak berbeda-beda. Termasuk dalam kemampuan berjalannya. Secara umum, seorang anak akan mulai merambat di usia 8 bulan. Kemudian saat usianya mencapai 9 bulan, anak sudah bisa berdiri tanpa bantuan walau terkadang masih sering terjatuh. Kemudian menginjak 1 tahun, bayi seharusnya telah memulai langkah pertamanya dan mulai berjalan secara perlahan.

Lalu bagaimana jika anak belum mampu berjalan saat berusia 1 tahun? Apakah itu normal? Ya, tentu saja normal. Hanya mungkin anak tersebut mengalami keterlambatan berjalan karena kurang menerima stimulasi. Menurut data tercatat, beberapa anak ada yang memulai proses berjalan saat usianya 1,5 tahun. Kondisi ini bisa disebabkan anak kekurangan asupan nutrisi (seperti kalsium), jarang memperoleh pelatihan, atau mungkin dikarenakan adanya gangguan tertentu. Nah, berikut ini beberapa cara melatih anak berjalan usia 1 tahun yang benar dan aman.

  1. Sesekali posisikan anak tengkurap

Tengkurap juga menjadi salah satu faktor yang merangsang anak untuk cepat berjalan. Tengkurang ini memiliki banyak manfaat, semisal melatih otot tangan, leher dan punggung. Nah, kekuatan otot punggung dapat mempengaruhi kekuatan anak untuk berjalan. Sebab selain kaki, otot punggung juga menjadi tumpuan ketika anak berdiri.

  1. Pastikan anak sudah bisa merangkak

Sebelum mengajari anak berjalan, pastikan anak Anda sudah bisa merangkak. Keterampilan merangkak ini sangat penting, yang mana berarti jika Anda sudah dapat merangkak maka otot-otot kaki, punggung, tangan dan lehernya sudah mulai kuat. Secara medis, anak tersebut siap untuk berjalan. Syaraf motoriknya akan semakin berkembang dan terangsang secara otomatis untuk berjalan. Umumnya seorang anak akan mulai merangkan ketika usianya memasuki bulan ke-6.

  1. Mengajari berdirik tegak

Cara melatih anak berjalan usia 1 tahun yang paling awal dengan mengajarinya beediri tegak. Teknik ini bisa dilakukan ketika usia bayi memasuki 9 bulan. Ibu bisa membantunya berdiri di dalam box tidurnya dengan membiarkan anak berpegangan pada sisi-sisinya. Lalukan latihan ini setiap hari, namun jangan terlalu memaksakan. Perhatikan juga kondisi kakinya saat berdiri. Apakah masih menekuk atau tidak.

  1. Menitah (tatih) anak

Salah satu cara menstimulus anak untuk bisa berjalan yakni dengan menatih. Pegangi kedua tangannya, lalu ajak anak melangkahkan kakinya secara perlahan. Lakukan praktek ini setiap hari, setidaknya saat usianya memasuki 9 bulan. Ketika ibu melihat anak sudah cukup kuat menegakkan kakinya, ibu bisa melepaskannya untuk berjalan sendirian. Namun tetap awasi pergerakan anak untuk menghindari hal-hal berbahaya.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa belajar renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *