Month: April 2017

Sejarah Olahraga Renang

Sejarah olahraga renang sudah dimulai sejak zaman batu atau sejak masa prasejarah yang berkembang di berbagai negara di belahan dunia. Hal ini diketahui dengan adanya lukisan dan gambar-gambar kuno yang ditemukan di gua daerah Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Olahraga renang juga berkembang di Eropa yaitu di Yunani dan bangsa Romawi yang menganggap renang sebagai salah satu faktor penting dalam latihan keprajuritan bangsa romawi. Jepang mewajibkan semua prajuritnya dapat berenang.

Nicolas Wymann merupakan seorang profesor Jerman yang menulis dan membukukan catatan tentang renang modern untuk pertama kalinya pada tahun 1538. Renang juga banyak dituliskan di dalam pasal dan ayat-ayat injil yang mengatakan pada kala itu manusia berenang. Sejarah renang juga tditemukan pada catatan berbagai hikayat seperti hikayat Beowulf, Gilgamesh, Odyssey dan Iliad

Pada tahun 1800 dibuat kolam renang untuk yang pertama kali di Jerman dan Australia sebagai tempat berlatih oleh para prajurit. Pada saat itu renang mulai dimasukkan ke dalam matapelajaran di sekolah-sekolah keprajuritan.

Teknik renang gaya bebas mulai dipopulerkan oleh Arther Trudgen pada tahun 1873. Trudgen mendapat inspirasi dari gaya renang bangsa Indian di Amerika.

Trudgen meniru dan mempopulerkan gaya bebas yang digunakan oleh bangsa Indian, sehingga gaya bebas juga dikenal sebagai gaya Trudgen. Pada tahun 1902 Richard Cavil menyempurnakan gaya bebas yang dipopulerkan oleh Trudgen dengan menambah kombinasi gerakan tendangan kaki untuk menambah kelajuan badan pada saat berenang. Richard Cavil terinspirasi dari gaya renang bangsa Indian Amerika dan mengembangkannya di kepulauan Solomon.

Pada tahun 1908 dibentuk federasi renang tingkat dunia untuk pertama kalinya yaitu Federation Internationale de Natation de Amateur atau Federasi Renang Amatir Internasional. Pada waktu itu renang gaya kupu-kupu masih menjadi bagian dari renang gaya dada sebagai variasi, barulah pada tahun 1952 gaya kupu-kupu terpisah dari renang gaya dada dan berdiri sendiri sebagai renang gaya kupu-kupu

Sejarah renang mencatat renang mulai diperlombakan pada 36 tahun sebelum masehi oleh kaisar Suigui di Jepang. DI Eropa renang mulai diperlombakan pada tahun 1800an dan hampir semua pesertanya menggunakan renang gaya dada. Olahraga renang diperlombakan dalam Olimpiade modern pertama kalipada tahun 1896 Athena, Yunani. Olimpiade Athena mempertandingkan empat nomor yaitu 100 meter, 500 meter, 1.200 meter,untuk renang gaya bebas bebas, dan 100 meter bagi para pelaut

Perlombaan renang untuk wanita mulai diadakan pada tahun 1912 dalam Olimpiade di Stockholm, Belanda. Pada saat itu hanya memperlombakan renang gaya bebas dengan nomor bebas. Olahraga renang semakin populer dikalangan masyarakat, dan banyak anak-anak yang sudah berlatih renang sejak usia dini.
Demikianlah sekilas tentang sejarah olahraga renang dan perkembangannya, semoga bermanfaat.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Meninggikan Badan Dengan Rutin Renang

Berenang adalah aktivitas yang sangat menyenangkan bagi Anda yang seorang pecinta olahraga renang. Selain olahraga ini menyehatkan dan menyegarkan, berenang juga dapat membentuk setiap otot dan pertumbuhan tulang begitu cepat. Cara berenang dengan rutin dapat membantu anda yang sedang melakukan program diet. Alasannya karena berenang dapat melatih otot anda dan membantu pembakaran lemak dalam tubuh. Berenang secara rutin juga telah terbukti mampu menambah tinggi badan.


Gaya bebas merupakan cara palingampuh untuk meninggikan badan . Alasannya karena dengan gaya bebas dalam berenang yang efektif untuk meninggikan badan dengan cepat maka dapat melatih seluruh otot-otot dalam tubuh. Dengan teknik atau gaya berenang yang efektif dan berolah raga yang teratur juga dapat meningkatkan produksi hormon yang membantu dalam proses pertumbuhan. Berenang dengan gaya bebas yang efektif kurang lebih 25 menit merupakan salah satu cara berenang meninggikan badan dengan cepat. Anda dapat mencoba berenang gaya bebas sebagai gaya berenang andalan paling efektif untuk meninggikan badan dengan cepat .
Gaya bebas ternyata selain meninggikan badan juga berkasiat untuk kesehatan seperti berikut ini.
1. Jantung yang lebih sehat

Gaya bebas akan mengencangkan otot yang terlihat seperti otot dada (pectoralis),otot trisep dan paha depan, berenang dan juga membantu meningkatkan otot yang paling penting dalam tubuh kita yakni Jantung. Berenang merupakan latihan aerobik, maka ia berfungsi untuk memperkuat jantung, tidak hanya membantu otot jantung menjadi lebih kuat, tetapi membuatnya lebih efisien dalam memompa aliran darah yang lebih baik ke seluruh tubuh Anda. Berdasarkan laporan dai American Heart Association (AHA) bahwa hanya denga 30 menit latihan per hari, seperti berenang, dapat mengurangi penyakit jantung koroner sebesar 30 sampai 40 persen. Selain itu ia juga baik untuk mengontrol tekanan darah/tensi.
2. Mengurangi Resiko Diabetes

Melakukan 30 menit renang gaya bebas selama tiga kali per minggu, Anda bisa membakar 900 kalori – mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 lebih dari 10 persen . Dan, jika anda sudah memiliki diabetes tipe 1, manfaat berenang dapat sangat membantu, karena jenis latihan ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin . American Diabetes Association menuliskan bahwa penderita diabetes harus mendapatkan 150 menit per minggu, tersebar di setidaknya tiga hari per minggu, dengan aktivitas fisik intensitas sedang seperti berenang untuk membantu kontrol glikemik/gula darah dalam tubuh.
3. Memperbaiki kadar kolesterol

Renang gaya bebas mampu memperbaiki keseimbangan rasio yang tepat dari kolesterol dalam tubuh anda, yakni rasio seimbang antara kadar kolesterol “baik” (HDL) dan kadar kolesterol “buruk” (LDL).Renang bisa mendapatkan tingkat ini dalam keseimbangan yang tepat berkat kekuatan aerobik, yang akan meningkatkan kadar HDL. Dan untuk setiap kenaikan 1 persen pada kolesterol HDL, risiko kematian akibat penyakit jantung turun sebesar 3,5 %.
4. Memperbaiki Gejala/Serangan Asma

Berenang gaya bebas akan menghindari serangan asma. Dalam air dengan kelembaban cukup maka renang membantu Anda menghindari serangan asma. Bagi mereka yang tidak menderita asma bisa mendapatkan keuntungan dari berenang, yaitu dapat meningkatkan volume paru-paru dan mengajarkan teknik pernapasan dengan tepat.
5. Mengontrol Berat Badan

Berenang dipercaya sebagai salah satu pembakar kalori terbesar di sekitar, dan itu bagus untuk menjaga berat badan anda. Berapa banyak persisnya jumlah kalori yang Anda bakar, tentu saja, tergantung fisiologi tubuh anda sendiri dan intensitas anda dalam berolahraga. Tetapi sebagai aturan umum, untuk setiap 10 menit renang gaya dada akan membakar 60 kalori, gaya punggung 80 kalori, gaya bebas 100 kalori , dan gaya kupu-kupu yg paling mengesankan 150 kalori.
6. Menguragi Gejala Arthritis

Renang gaya bebas hindari gejala arthritis. Ketika tubuh manusia terendam dalam air, maka secara otomatis menjadi lebih ringan. Ketika tenggelam ke pinggang, tubuh Anda dikenakan hanya 50 % dari beratnya, masukan diri anda dalam air sampai ke leher, Anda hanya harus menanggung 10 % dari berat badan anda sendiri, sedang kan 90 % lainnya ditangani oleh kolam.Ini berarti bahwa kolam menyediakan tempat yang ideal untuk bekerjanya otot yang kaku dan sakitnya sendi, terutama jika Anda kelebihan berat badan atau menderita arthritis. Jika kolam dipanaskan, jadi lebih baik untuk penderita arthritis, seperti air hangat dapat membantu melonggarkan sendi kaku. Bahkan, orang dengan rheumatoid arthritis menerima manfaat yang lebih besar untuk kesehatan mereka setelah berpartisipasi dalam hidroterapi dibandingkan dengan kegiatan lain. Ini juga telah terbukti bahwa olahraga berbasis air meningkatkan penggunaan sendi yang terkena dan mengurangi rasa sakit dari osteoarthritis.

7. Menguragi Stres dan Meningkatkan Spirit

Olahraga renang juga bisa dianggap seperti permainan karena efeknya yang menyenangkan. Itulah alasan kenapa mulai anak-anak sampai orang tua menyenangi olahraga ini. Salah satu efek samping yang timbul adalah karena dilepaskannnya bahan kimia yang bertanggung jawab saat kita merasa bahagia yaitu Endorfin. Selain itu , berenang juga dapat membangkitkan respon relaksasi seperti halnya yoga. Hal ini disebabkan sebagian besar adanya peregangan yg konstan dan relaksasi otot anda lalu dikombinasikan dengan pernapasan berirama dalam. Olahraga dalam air juga merupakan latihan meditasi, dengan suara nafas anda sendiri dan percikan air yang bertindak sebagai semacam mantra sehingga dapat membantu Anda “meredam” semua gangguan lainnya.

8. Memperpanjang Umur

Renang dapat menjaga Anda dari resiko kematian. Tentu saja bukan berarti secara harfiah renang menjanjikan keabadian, tetapi tampaknya renang setidaknya bisa membantu Anda menghindari mati muda. Para peneliti di University of South Carolina yang diikuti 40.547 orang, berusia 20 sampai 90 tahun menunjukkan bahwa mereka yang berenang memiliki tingkat kematian 50 % lebih rendah dibandingkan pelari, pejalan kaki atau orang yang tidak pernah berolahraga.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Cara Menghilangkan Fobia Air

Terlepas dari kenyataan bahwa manusia awalnya berasal dari air bagi banyak dari kita buaian kehidupan kita pada dasarnya merupakan suatu sumber rasa takut. Air menciptakan kehidupan di bumi namun juga memiliki kapasitas untuk menghancurkan kehidupan. Akibatnya banyak orang pelabuhan fobia yang mendalam mengenai sifat destruktif ini paling misterius dari empat elemen.

Ada sejumlah alasan bahwa seseorang bisa pelabuhan fobia ini. Mungkin saudara seseorang tenggelam di sungai lama sekarang anak yang masih hidup tidak pernah dapat mengunjungi sungai lagi tidak mampu untuk mengatasi rasa bersalah gagal untuk menyelamatkan saudara atau saudari tidak bersalah. Mungkin seseorang telah hampir tenggelam diri sendiri sejak awal kehidupan dan sekarang bahkan sensasi gelombang menyentuh pergelangan kaki seseorang sudah cukup untuk mengirim satu menjadi panik penuh. Yang pasti takut air bisa sangat menyentuh sastra dan simbolis. Hal ini juga bisa sangat nyaman.

Ketika Takut Kebutuhan Untuk Berhenti

Fobia berat air dapat menjadi hambatan utama dalam hidup. Jika Anda takut berenang kemungkinan Anda akan kehilangan sejumlah kegiatan di luar ruangan. Berlayar surfing kayak air arung jeram wake-boarding dan para-gliding akan menjadi mustahil. Bayangkan apa yang akan terjadi jika anak-anak Anda mulai menyukai kegiatan ini seperti kebanyakan anak akan. Bayangkan kekecewaan yang akan menggelapkan wajah-wajah kecil mereka saat Anda memberitahu mereka bahwa tidak mereka tidak bisa pergi berenang. Bayangkan rasa malu anda akan merasa karena menyadari bahwa Anda tidak memenuhi syarat untuk mengawasi anak-anak Anda saat mereka menggunakan kolam renang di hotel atau apartemen. Dan masalah tidak berhenti di situ. Jika fobia Anda menjadi cukup ekstrim bahkan sesuatu yang sederhana seperti mandi bisa menjadi cobaan yang menegangkan.

Bagaimana Fobia Kerja

Kebanyakan berulang berakar ketakutan berfungsi dengan cara yang sama sebagai reaksi pra-AC. Jika Anda menderita rasa takut kuat tampaknya tak terhapuskan yang selalu dipicu oleh rangsangan yang sama tertentu itu mungkin karena pikiran Anda adalah diprogram untuk bereaksi dengan cara yang sama panik. Hal ini biasanya karena beberapa kejadian masa lalu traumatis. Misalnya setelah hampir tenggelam pikiran Anda mungkin mulai selalu mengasosiasikan sensasi memasuki sungai dengan sensasi tenggelam. Saat Anda masuk sungai Anda akan mulai merasa panik dan kehabisan napas dan Anda akan ingin melarikan diri dari apa yang memicu reaksi takut di semua biaya. Asosiasi-asosiasi antara dua sensasi fisik tidak-selalu-terkait misalnya memasuki sungai dan tenggelam sangat mudah terbentuk. Untungnya ini berarti bahwa mereka juga dapat dengan mudah dihilangkan menggunakan metode yang tepat.

NLP Dan Hypnotherapy Takut Berhenti Air

NLP neuro-linguistic program dan hipnosis adalah alat terapi yang kuat yang dapat Anda gunakan untuk menghilangkan ketakutan berulang. Sensasi hampir tenggelam adalah satu menarik dan dapat membentuk asosiasi berlangsung dalam pikiran Anda. NLP berusaha untuk membatalkan asosiasi-asosiasi menggunakan sama kuat namun aman metode. Metode-metode termasuk visualisasi terbimbing dan hipnosis di bawah pengawasan seorang ahli terlatih. Dengan NLP terapis Anda dapat mengajarkan Anda untuk mengenali takut pikiran Anda pikiran-pola. Ketika Anda sedang dilanda ketakutan ini biasanya pengalaman terbang dengan cepat berlalu dan tanpa disadari seperti bahwa Anda kesalahan mereka untuk realitas. Hal ini sama seperti ketika Anda berada di tengah mimpi buruk dan menerima kenyataan tanpa mempertanyakan tidak peduli bahwa itu tidak logis. NLP dapat membantu Anda untuk bangun dari mimpi buruk Anda. NLP dan Hypnotherapy adalah cara yang efektif untuk menimbulkan ketakutan Anda air berakhir.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Pengertian Renang Gaya Bebas

Gaya bebas (bahasa Inggris: free swim) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian “dicambukkan” naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air.

Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan keluar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

Tidak seperti halnya gaya punggung, gaya dada, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional (FINA) tidak mengatur teknik yang digunakan dalam lomba renang kategori gaya bebas. Perenang dapat berenang dengan gaya apa saja, kecuali gaya dada, gaya punggung, atau gaya kupu-kupu. Walaupun sebenarnya masih ada teknik-teknik renang “gaya bebas” yang lain, gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam lomba renang gaya bebas, sehingga gaya krol identik dengan gaya bebas.

Manusia sudah berenang gaya bebas sejak zaman kuno. Di dunia Barat, gaya bebas pertama kali dilombakan tahun 1844 di London. Perenang dari suku Indian dengan mudah mengalahkan perenang Inggris.[1][2] Walaupun demikian, pria Inggris waktu itu menganggap gaya bebas tidak elegan, karena banyak memercikkan air ke sana ke mari. Dalam lomba renang, perenang Inggris tetap mempertahankan gaya dada.[2]

Sewaktu pergi ke Argentina antara tahun 1870 dan 1890, pelatih renang John Arthur Trudgen mempelajari gaya bebas dari penduduk asli Amerika Selatan. Berbagai sumber menyebut angka tahun yang berbeda-beda, namun tahun 1873 adalah angka tahun yang paling sering dikutip.[1] Namun di Inggris Trudgen memakai gerakan kaki menggunting seperti gaya samping dan bukan gerakan kaki lurus melecut naik turun seperti gaya bebas yang dikenal orang sekarang ini. Gaya renang campuran yang diperkenalkan oleh Trudgen disebut gaya trudgen.[3]

Gaya trudgen dikembangkan oleh perenang Australia Richmond (Dick) Cavill[3], putra dari instruktur renang Inggris “Profesor” Frederick Cavill yang menetap di Australia sejak 1879. Frederick Cavill memiliki enam anak laki-laki[4] yang semuanya perenang mahir, Ernest, Charles, Percy, Arthur (Tums), Sydney, dan Richmond (Dick).[5] Ketika Dick dan “Tums” sedang mengembangkan gaya trudgen, mereka berdua melihat Alick Wickham yang berenang dengan gerakan kaki lurus melecut naik turun. Wickham adalah orang Kepulauan Solomon yang tinggal di Sydney. Dalam Kejuaraan Renang Internasional 1902, Richard Cavill memenangi lomba renang 100 yard dengan catatan waktu 58,8 detik. Ketika ditanya nama gaya renang yang dipakainya, menurut salah satu dari anggota keluarga Cavill, “seperti merangkak (crawl) di dalam air”. Di kemudian hari, gaya renang yang dikembangkan Cavill disebut gaya krol (crawl).[4]

Pada 1905, setelah bertemu dengan perenang Australia Barney Kieran yang mengadakan tur di Inggris pada 1905, perenang gaya trudgen asal Amerika Serikat Charles Daniels memutuskan untuk menguasai gaya krol Australia yang dipelajarinya dari Kieran.[6] Gaya krol Australia diubah sedikit oleh Daniels menjadi gaya bebas seperti dikenal orang sekarang.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Pemanasan Sebelum Renang

Melakukan pemanasan adalah hal yang wajib dilakukan sebelum memulai olahraga apapun, tak terkecuali berenang. Tidak perlu bersusah-payah melakukan pemanasan yang rumit. Gerakan-gerakan sederhana di bawah ini terbukti berguna tak hanya untuk melemaskan otot, namun juga ampuh untuk melemaskan hati para wanita yang sedang bersantai di area kolam renang.

1. Bench Single- Leg Plank

Mulai gerakan dengan berbaring di lantai, lalu naikkan kedua kaki anda ke atas bench. Bentuk sudut 45 derajat dengan menekuk lutut anda, kemudian angkat salah satu kaki dan luruskan. Letakan tangan disamping badan. Ulangi gerakan ini sebanyak 2 set, masing-masing 10 repetisi.

2. Bench Press-Up

Mulai gerakan ini dengan meletakan ujung tumit pada bench, dan jadikan kedua tangan anda sebagai tumpuan. Naik dan turunkan badan anda secara perlahan, posisikan lengan hingga membentuk sudut 45 derajat.

3. Bench Side-Jump

Gunakan bench sebagai lintangan lompatan anda. Meloncatlah dari sebelah kiri dan kanan bench, dengan memperhatikan cara melompat yang benar. Letakan kedua tangan didepan dada agar tidak menghalangi gerakan. Ulangi sebanyak 2 set, masing-masing 10 repetisi.

4. Bench Lunge

Mulai gerakan ini dengan membuka lebar kaki anda. letakan satu kaki ke depan, dan satu ke belakang dengan posisi kaki belakang naik ke bench. Lalu turunkan badan hingga paha berada dalam posisi lurus. Ulangi sebanyak 2 set, masing-masing 10 repetisi

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Teknik Menolong Orang Tenggelam

Kasus korban tenggelam baik di sungai, danau, kolam atau laut sering terjadi dengan korban yang mungkin hanya satu orang sampai yang ratusan orang. Apalagi ditinjau dari faktor geografis Indonesia yang terdiri dari kepulauan (dikelilingi laut) dan dialiri oleh banyak sungai besar dan kecil.

Cukup banyak faktor yang menyebabkan seseorang tenggelam, bisa karena bencana seperti diseret banjir, karena olahraga seperti arung jeram atau renang atau karena musibah seperti tenggelam sebuah kapal serta banyak hal lain.

Nah bagi sobat yang menemukan kasus untuk korban tenggelam, ada satu hal penting yang harus sobat ingat yaitu penolong bukanlah seorang superhero yang selalu bisa menyelamatkan jiwa orang lain. Namun jika memang sobat mempunyai keahlian dan dengan rasa kemanusiaan berkeinginan keras untuk menolong itu adalah hal yang sangat mulia, tapi sebelum memberikan pertolongan pertama terhadap korban tenggelam ada beberapa hal yang harus selalu diingat, diketahui dan dilaksanakan oleh seorang penolong, yaitu:

1. Penolong harus terlebih dahulu mengamankan diri sendiri sebelum memberikan pertolongan kepada korban. Mengapa hal itu harus dilakukan? Karena biasanya korban tenggelam akan mengalami kepanikan dan cenderung akan menggapai, memegang atau merangkul benda-benda di sekitarnya serta meronta-ronta guna menyelamatkan dirinya. Hal ini sangat berbahaya jika si penolong tidak siap dengan kondisi tesebut.

2. Penolong ketika menjumpai korban tenggelam sebaiknya segera mencari bantuan terdekat, sambil terus berusaha untuk mengamati kondisi korban.

3. Penolong tidak berusaha untuk memberikan pertolongan pertama di air, karena itu sangat berbahaya tapi memberikannya setelah sampai di tempat yang aman di darat.

Nah ketika hal di atas telah menjadi panduan bagi penolong, maka penolong dapat melakukan tindakan untuk melakukan pertolongan. Adapun bentuk pertolongan yang bisa diberikan dibagi menjadi dua jenis, yaitu untuk korban sadar dan korban tidak sadar.

A. Korban Sadar

1. Penolong tidak boleh langsung terjun ke air untuk melakukan pertolongan. Ingat bahwa korban dalam keadaan panik dan sangat berbahaya bagi penolong. Sedapat mungkin, penolong untuk selalu memberikan respon suara kepada korban dan sambil mencari kayu atau tali atau mungkin juga pelampung dan benda lain yang bisa mengapung di sekitar lokasi kejadian yang bisa digunakan untuk menarik korban ke tepian atau setidaknya membuat korban bisa bertahan di atas permukaan air.

2. Aktifkan sistem penanganan gawat darurat terpadu (SPGDT). Bersamaan dengan tindakan pertama di atas, penolong harus segera mengaktifkan SPGDT, untuk memperoleh bantuan atau bisa juga dengan mengajak orang-orang yang ada di sekitar tempat kejadian untuk memberikan pertolongan.

3. Jika memang di tempat kejadian ada peralatan atau sesuatu yang bisa menarik korban ke tepian dengan korban yang dalam keadaan sadar, maka segera berikan kepada korban, seperti kayu atau tali, dan usahakan menarik korban secepat mungkin sebelum terjadi hal yang lebih tidak diinginkan. Setelah korban sampai di tepian segeralah lakukan pemeriksaan fisik dengan terus memperhatikan ABC untuk memeriksa apakah ada cedera atau hal lain yang dapat mengancam keselamatan jiwa korban dan segera lakukan pertolongan pertama kemudian kirim ke pusat kesehatan guna mendapat pertolongan lebih lanjut.

4. Jika tidak ada peralatan atau sesuatu yang bisa menarik korban, maka penolong bisa segera terjun ke air untuk menghampiri korban. Tapi harus diingat, penolong memiliki kemampuan berenang yang baik dan menghampiri korban dari posisi belakang korban.

5. Jika korban masih dalam keadaan sadar dan bisa ditenangkan, maka segera tarik (evakuasi) korban dengan cara melingkarkan salah satu tangan penolong pada tubuh korban melewati kedua ketiak korban atau bisa juga dengan menarik kerah baju korban (tapi ingat, hal ini harus dilakukan hati-hati karena bisa membuat korban tercekik atau mengalami gangguan pernafasan) dan segera berenang mencapai tepian. Barulah lakukan pertolongan pertama seperti pada no. 3 di atas.

6. Jika Korban dalam keadaan tidak tenang dan terus berusaha menggapai atau memegang penolong, maka segera lumpuhkan korban. Hal ini dilakukan untuk mempermudah evakuasi, kemudian lakukan tindakan seperti no 5 dan kemudian no. 3 di atas.

B. Korban Tidak Sadar

Seperti halnya dalam memberikan pertolongan pertama untuk korban tenggelam dalam keadaan sadar, maka untuk korban tidak sadar si penolong juga harus memiliki kemampuan dan keahlian untuk melakukan evakuasi korban dari dalam air agar baik penolong maupun korban dapat selamat.

Adapun tindakan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Segera hampiri korban, namun tetap perhatikan keadaan sekitar untuk menghindari hal yang tidak diingin terhadap diri penolong. Lakukan evakuasi dengan melingkarkan tangan penolong di tubuh korban seperti yang dilakukan pada no. 3 untuk korban sadar.

2. Untuk korban yang dijumpai dengan kondisi wajah berada di bawah permukaan air (tertelungkup), maka segera balikkan badan korban dan tahan tubuh korban dengan salah satu tangan penolong. Jika penolong telah terlatih dan bisa melakukan pemeriksaan nadi dan nafas saat menemukan korban, maka segera periksa nafas dan nadi korban. Kalau nafas tidak ada maka segera buka jalan nafas dengan cara menggerakkan rahang korban dengan tetap menopang tubuh korban dan berikan nafas buatan dengan cara ini. Dan jika sudah ada nafas maka segera evakuasi korban ke darat dengan tetap memperhatikan nafas korban.

3. Ketika penolong dan korban telah sampai di tempat yang aman (di darat), maka segera lakukan penilaian dan pemeriksaan fisik yang selalu berpedoman pada ABC. Berikan respon kepada korban untuk menyadarkannya.

4. Ketika respon ada dan korban mulai sadar, maka segera lakukan pemeriksaan fisik lainnya untuk mengetahui apakah ada cedera lain yang dapat membahayakan nyawa korban. Jika tidak ada cedera dan korban kemudian sadar, berikan pertolongan sesuai dengan yang diperlukan korban, atau bisa juga dengan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan secara medis.

5. Jika tidak ada respon dan tidak ada nafas, segera buka jalan nafas dengan cara ini atau ini, periksa jalan nafas dengan cara Lihat, Dengar dan Rasakan (LDR) selama 3-5 detik. Jika tidak ada nafas maka segera berikan bantuan pernafasan (bantuan hidup dasar) dengan cara ini lalu periksa nadi karotis. Apabila nadi ada, maka berikan bantuan nafas buatan sesuai dengan kelompok umur korban hingga adanya nafas spontan dari korban (biasanya nafas spontan ini disertai dengan keluarnya air yang mungkin menyumbat saluran pernafasan korban ketika tenggelam), lalu posisikan korban dengan posisi pemulihan. Terus awasi jalan nafas korban sambil penolong berupaya untuk menyadarkan seperti tindakan no. 4 di atas atau mencari bantuan lain untuk segera mengevakuasi korban.

6. Ketika tindakan no.5 tidak berhasil (tidak ada respon, tidak nafas dan tidak ada nadi), maka segera lakukan Resusitasi Jantung Paru, dengan cara seperti ini.

Tindakan seperti di atas benar-benar akan berhasil dan terlaksana dengan baik, ketika penolong mempunyai keahlian untuk melakukan pertolongan pertama. Jika penolong tidak memiliki kemampuan dan keahlian tersebut sebaiknya segera menghubungi pihak berwenang seperti pelaku pertolongan pertama, paramedik atau tim penyelamat dan mentransportasikan korban (evakuasi) ke fasilitas kesehatan terdekat. Dan yang harus diingat, ketika proses EVAKUASI, JALAN NAFAS korban harus selalu terbuka.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Kelebihan Renang Di Laut

Hal  yang menyenangkan tentang berlibur adalah pergi ke pantai ! Menyerap matahari , duduk di pasir putih hangat , berenang di air asin dan mendapatkan tantangan yang mengagumkan ! tapi apakah Anda tahu bahwa air laut memiliki banyak manfaat . Berikut adalah enam manfaat ajaib dari air laut , ini adalah alasan mengapa anda harus berlibur ke pantai di akhir pekan .

  1. Pertama-tama laut menyembuhkan semua luka dan goresan. Jika Anda memiliki luka atau goresan pada tubuh Anda hanya membenamkan diri dalam air. Air garam membersihkan luka dan membantu luka lebih cepat sembuh meskipun mungkin terasa pedih sedikit.
  2. Manfaat lain dari berenang di air laut adalah pasir dan laut yang bertindak sebagai pengelupas alami. Jadi sementara Anda berdiri di dalam air, ambilah segenggam pasir dan menggosokanya ke bagian tubuh anda yang luka.
  3. Apakah Anda tahu bagaimana air laut bisa membuat kulit anda tampak alami? Nah itu karena air laut menghilangkan racun dari kulit, dan mengisi ulang dengan mineral.
  4. Jangan biarkan tubuh Anda tinggal di tempat tidurketika terkena gejala flu. Salah satu manfaat yang luar biasa dari air laut adalah bahwa ia memiliki kemampuan untuk menyembuhkan gejala flu, terutama hidung meler.
  5. Apakah Anda pernah mendengar bahwa seseorang  akan bahagia jika sehabis dari pantai? Manfaat yang paling penting dari air laut jika dikombinasikan dengan matahariadalah dapat membantu dengan depresi dan stres, dan membantu Anda rileks.
  6. Apakah Anda khawatir tentang jerawat Anda musim panas ini? Jangan khawatir, karena air laut adalah cara terbaik untuk membantu membersihkan jerawat Anda dan mengurangi bekas luka Anda. Ini adalah cara alami yang bagus untuk menangani masalah jerawat Anda.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Tips Memilih Kolam Renang Untuk Bayi

Selain menyenangkan, berenang merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi si Kecil. Menurut penelitian, bayi yang diajari berenang memiliki keseimbangan tubuh dan daya memegang lebih baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membawa Si Kecil ke kolam renang bayi.

Pada dasarnya, bayi sudah mulai bisa diajak berenang sejak dia lahir. Anda pun tidak perlu menunggu hingga dia diimunisasi untuk mengajaknya berenang. Meski begitu, waktu terbaik mengajak Si Kecil ke kolam renang yaitu saat dia berusia 6 bulan ke atas.

Berikut kriteria kolam renang yang direkomendasikan untuk bayi Anda:

  • Untuk bayi berusia 6 bulan ke bawah, pastikan Anda tidak membawanya ke kolam renang umum untuk semua usia. Alasannya, air pada kolam renang umum terlalu dingin untuk bayi usia tersebut. Bayi di usia tersebut hanya boleh berenang di kolam renang yang suhu airnya sekitar 32 derajat Celcius. Segera angkat Si Kecil dari kolam renang jika Anda melihat tubuhnya mulai menggigil. Langsung hangatkan tubuhnya dengan handuk.
  • Pastikan ketinggian air kolam renang mencapai pundaknya. Hal ini bisa menjaga tubuhnya agar tetap hangat dan memudahkannya bergerak di air.
  • Air pada kolam renang umum biasanya mengandung klorin. Jika Si Kecil memiliki kulit kering atau eksim, disarankan untuk berhati-hati atau tanyakan ke dokter apakah klorin bisa berdampak negatif padanya, misalnya bisa menimbulkan iritasi. Dianjurkan untuk segera memandikannya usai berenang agar zat kimia yang terkandung pada air kolam renang tidak mengiritasi kulitnya.
  • Kolam renang umum dipenuhi oleh orang-orang dengan kondisi kesehatan dan kebersihan yang beraneka ragam. Anda tidak tahu apakah mereka buang air kecil di dalam kolam renang atau sedang menderita penyakit tertentu. Bayi yang masih kecil belum bisa mengontrol kepalanya dengan baik. Hal ini memungkinkan dia menelan banyak air yang dipenuhi kuman. Oleh karena itu, berenang saat sepi dan di kolam yang bersih sangat dianjurkan jika Anda mengajak bayi ke kolam renang umum guna meminimalisasi menelan air penuh kuman.

Jika usia bayi Anda masih di bawah 6 bulan, disarankan kenalkan kegiatan berenang ini melalui media kolam renang plastik bila di daerah Anda tidak tersedia kolam khusus bayi.Sebelum mengisi air, pastikan bagian dalam kolam renang plastik bersih dari kotoran. Basuh seluruh tubuh Si Kecil dengan sabun sebelum berenang di kolam renang plastik. Hal ini dilakukan agar air tidak bercampur dengan kuman yang menempel pada tubuhnya. Setelah pemakaian, bersihkan kolam renang plastik dan biarkan mengering. Jika sudah mengering dengan sempurna, jemur di bawah sinar matahari setidaknya selamanya 4 jam.

Persiapan Sebelum Mengajak si Kecil Berenang

Ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan agar Si Kecil nyaman bermain-main di air.

  • Jangan mengajak Si Kecil berenang jika dia sedang sakit, termasuk diare dan flu berat. Tunggu hingga 10 hari setelah kondisinya benar-benar membaik.
  • Gunakan popok khusus untuk berenang. Popok jenis ini tidak basah jika terkena air, tapi tidak anti bocor. Segera ganti popok jika si Kecil telah buang air kecil atau besar agar kotorannya tidak bocor dari popok.
  • Jika sebelum berenang Anda memberinya makan, jangan langsung membawanya ke kolam renang. Tunggu dulu selama 60 menit.

Ketika membawa Si Kecil ke kolam renang bayi, pastikan Anda selalu berada di sisinya. Jaga selalu pandangan Anda agar Si Kecil tidak mengalami hal-hal yang membahayakan dirinya, seperti tenggelam. Jangan terlalu lama membiarkannya di dalam air, terutama saat kunjungan pertama. Waktu yang disarankan agar Si Kecil aman berada di dalam air yaitu 10 – 15 menit. Jangan melebihi periode waktu tersebut.

Tips Belajar Renang Dengan Baik

Renang konon dikatakan sebagai salah satu olahraga yang baik karena berenang membuat nyaris semua otot bergerak baik otot tangan dan kaki.

Olahraga berenang mempunyai resiko cidera otot dan tulang yang rendah dibandingkan olahraga lain karena air itu sendiri memberikan resistansi agar otot dan tulang tidak ditarik secara keras dan tiba-tiba. Otot perenang lebih elastis dan lentur karena gerakan renang bisa dilakukan dengan rileks dengan tarikan minimal. Berenang juga bahkan aman dilakukan oleh wanita hamil, orang berumur lanjut, dan bahkan orang yang lumpuh karena stroke.

Berenang juga melatih emosi dan ketenangan perenang. Perenang yang merasa takut berada di kolam dalam maka dadanya sulit untuk berkontraksi maksimal guna menghirup udara yang banyak. Perenang harus melatih ketenangan diri di kolam agar tarikan nafasnya normal terutama bagi yang menekankan berenang pada durasi waktu panjang (marathon) dan bukan pada kecepatan waktu tempuh (sprint).

Berenang sebaiknya mulai dipelajari sejak usia dini. Koordinasi tangan, kaki, dan mulut untuk mengambil napas akan lebih mudah dilatih di usia dini dari pada di usia dewasa. Bahkan seorang bayi yang belum bisa berjalanpun bisa dilatih berenang karena tidak diperlukan keseimbangan tubuh seperti waktu berjalan. Berenang bisa dilakukan sendiri dan bisa dilakukan kapan saja, bahkan di saat cuaca hujan. Beberapa kolam melarang pengguna untuk berenang disaat hujan karena kuatir disambar petir, meskipun alasan ini sangat mengada-ada karena petir selalu menyambar tempat yang lebih tinggi sedangkan kolam biasanya bukan di tempat tertinggi di radius 40-50 meter.

Kecuali kalau kolam yang terdapat di puncak gedung seperti kolam perahu di hotel Marina Bay Sand Singapore. Belajar berenang di usia dewasa lebih sulit, sehingga disarankan untuk melatih gerakan secara terpisah dan bukan sekaligus melakukannya. Orang dewasa yang belajar berenang bukan dengan cara dipegang kemudian menggerakkan tangan dan kaki untuk bergerak maju di air seperti cara belajar berenang pada anak-anak dimana gerakan dan nafas dilatih bersamaan. Belajar berenang di usia dewasa adalah dengan cara melatih koordinasi nafas lebih dahulu baru kemudian koordinasi gerakan.

Melatih koordinasi nafas pertama-tama adalah dengan berdiri vertikal di kolam dan kemudian memasukkan kepala ke dalam air dengan cara menurunkan tubuh baik dengan membungkuk atau duduk didalam kolam sehingga kepala berada di dalam air dan kemudian mengeluarkan kembali kepala dari air dan dilakukan secara berulang-ulang. Ketika kepala dalam air, harus membuang nafas lewat mulut dan hidung dan ketika kepala keluar dari air harus menarik nafas secara penuh dengan menggunakan mulut sehingga dada penuh dengan udara.

Gerakan ini dilatih berulang sampai lancar sehingga tubuh secara refleks akan membuang nafas ketika dalam air dan menarik nafas ketika kepala muncur dari dalam air. Setelah berlatih koordinasi nafas secara vertikal lancar dilakukan maka sekarang masuk ke tahapan melatih koordinasi nafas secara horizontal yaitu dalam posisi tubuh melayang horizontal dalam air.

Untuk ini latihan pertama dilakukan dengan berpegangan pada bibir kolam dan berikutnya tanpa berpegangan di bibir kolam. Untuk latihan pertama, sambil memegang bibir kolam kaki diangkat ke atas sehingga tubuh horizontal di atas permukaan air.  Kepala dan leher dimasukkan kedalam air untuk membuang nafas dan kemudian kepala diangkat sampai mulut muncul dari permukaan air untuk menarik nafas sambil kaki tetap melayang secara horizontal.

Setelah menarik nafas kepala kembali ditekan kedalam air dan membuang nafas didalam air. Gerakan ini berulang-ulang dilakukan dengan tubuh posisi horizontal dan ujung tangan berpegangan pada bibir kolam atau bisa juga berpegangan pada papan pelampung. Setelah lancar dengan pegangan di bibir kolam maka langkah berikutnya adalah dengan tanpa berpegangan di bibir kolam dengan pola yang sama dimana tangan dan kaki memanjang horizontal.

Jika ini sudah bisa dilakukan, yaitu sudah bisa melayang dalam air dengan koordinasi gerakan nafas meskipun tangan dan kaki belum digerakkan kecuali untuk menekan ke air agar kepala terangkat ke permukaan air, maka secara teknis orang sudah dikatakan bisa berenang meskipun belum bergerak maju. Artinya jika sudah bisa terapung diatas air selama beberapa waktu tanpa menapak ke dasar kolam, bernafas dengan normal dan tidak menahan nafas, mulut bisa menarik dan membuang nafas ketika diatas dan dibawah air maka sudah dikatakan bisa berenang.

Langkah berikutnya adalah melatih gerakan dengan gerakan yang paling mudah dengan gaya dada sambil tetap menjaga koordinasi nafas yang sudah terlatih. Tidak mudah memang belajar berenang bagi yang sudah dewasa dengan hanya membaca petunjuk ini.

Meskipun demikian prinsip dasarnya adalah sebaiknya melatih koordinasi nafas lebih dahulu dari pada koordinasi gerakan. Karena berlatih langsung keduanya akan sangat sulit dan membuat frustasi sehingga malah berhenti mencoba untuk belajar berenang.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Renang Gaya Punggung

Renang gaya punggung mulai di kenal sekitar tahun 1912, ketika pertandingan renang dibagi atas tiga kelas dalam kompetisi nasional dan internasional. Yaitu gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas.

Gaya yang dipergunakan pada saat itu adalah gaya punggung elementer atau gaya punggung dengan kedua lengan di atas, dan gerakan kaki katak atau kaki gunting. Setelah diperkenalkan gaya back crowl, bentuk-bentuk lain dari gaya punggung yang bukan back crowl sedikit demi sedikit hilang dari pertandingan renang.

Renang gaya punggung mulai di kenal sekitar tahun 1912, ketika pertandingan renang dibagi atas tiga kelas dalam kompetisi nasional dan internasional. Yaitu gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas. Gaya yang dipergunakan pada saat itu adalah gaya punggung elementer atau gaya punggung dengan kedua lengan di atas, dan gerakan kaki katak atau kaki gunting. Setelah diperkenalkan gaya back crowl, bentuk-bentuk lain dari gaya punggung yang bukan back crowl sedikit demi sedikit hilang dari pertandingan renang.

Prinsip-prinsip mekanis dari renang gaya punggung sama dengan prinsip-prinsip yang berlaku bagi gaya lainnya. Teknik Dasar Renang gaya punggung dapat diperinci sebagai berikut: 1) posisi badan, 2) gerakan kaki, 3) gerakan lengan, 4) gerakan pengambilan napas, dan 5) koordinsi gerakan keseluruhan.
Berikut ini penjelasan dari masing-masing teknik daar renang gaya punggung seperti tersebut di atas?

1. Posisi Badan
a. Teknik Meluncur

Mengambang dalam posisi tubuh terlentang merupakan salah satu keunggulan yang tampak dalam renang gaya punggung. Bagi pemula, cukup sulit untuk membuat posisi tidur terlentang karena taku tenggelam. Namun ternyata posisi tidur terlentang di atas permukaan air tidak menyebabkan orang tenggelam, malah dapat melakukan pengambilan napas secara leluasa karena posisi wajah selalu di atas permukaan air.

Adapun cara latihan posisi meluncur dalam renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

Kedua tangan berpegang pada tepi kolam, jarak tangan kanan kiri selebar bahu
Kedua kaki dilipat atau dibengkokkan ke atas, sehingga kedua telapak kaki bertumpu pada dinding kolam dengan kuat, kedua lutut ada diantara kedua lengan
Kedua lengan melepas pegangan pada tepi kolam, kepala diluruskan ke belakang, dan bersamaan dengan gerakan tersebut kedua kaki mendorong dinding kolam dengan kuat, sehingga tubuh terdorong ke belakang.
Wajah tetap di atas permukaan air, dan kedua lengan disisi tubuh
Latihan ini dilakukan berkali-kali, sehingga siswa mampu meluncur dengan sikap telentang dengan baik.

b. Bentuk-bentuk pisisi badan meluncur.

1) Tahap persipan

Terapung terlentang kedua lengan disamping badan
Tarik ibu jari ke atas menyusur ke samping tubuh
Ibu jari menyentuh bahu bagian atas
Putar pergelangan tangan mengarah ke luar

2) Tahap Pelaksanaan

Rentangkan lengan ke arah luar dan ke atas
Luruskan lengan, tingginya kira-kira sama dengan bahu.

3) Tahap lanjutan

kedua lengan menempel disamping badan, tubuh rileks sambil merasakan luncuran.
Belajar meluncur dengan pelampung, pelampung dipegang dengan kedua tangan lurus di atas kepala
Meluncur tanpa pelampung, berdiri dipinggir kolam dan menghadap dinding kolam, doronglah kedua kaki pada lantai kea rah belakang serta kedua lengan kea rah belakang.

2. Gerakan Kaki

a. Teknik Gerakan Kaki

Gerakan kaki pada renang gaya punggung sama dengan gerakan gaya bebas, tetapi dilakukan dalam keadaan terlentang. Perenang dapat melakukan latihan gerakan kaki dengan terlentang, kedua lengan di atas kepala.

Teknik Gerakan kaki sebagai berikut:

Perenang berdiri di tepi kolam dengan punggung rapat pada dinding kolam, kedua lengan dibengkokkan ke atas agar tangan dapat memegang tepi kolam.
Bila ada aba-aba siap, perenang mengangkat kedua kakinya ke atas kearah permukaan air bersama-sama badan. Sehingga badan dan kaki lurus pada permukaan air dengan sikap terlentang.
Pada aba-aba “ya” perenang menggerakkan kedua kaki bergantian ke atas dan ke bawah.
Gerakan kaki dimulai dari pangkal paha, lutut sedikit dibengkokkan dan berakhir dengan kibasan ujung kaki. Gerakannya harus lemas dan tidak kaku, gerakan ke atas dari pada gerakan ke bawah.
Bentuk-bentuk latihan gerakan kaki

Cara melakukan latihan gerakan kaki sebagai berikut:

Latihan gerakan kaki sambil duduk
Latihan gerakan kaki sambil merentangkan kedua lengan samping
Latihan gerakan kaki menggunakan papan peluncur
Latihan menggerakkan kaki sambil memegang pinggir kolam.
3. Gerakan Lengan

Teknik gerakan lengan dibagi menjadi tiga fase, yaitu:

a) Fase Menarik

Gerakan menarik dimulai setelah telapak tangan masuk beberapa inchi dari permukaan air sampai titik maksimal terkukan siku atau telapak tangan tepat berada disamping luar bahu.

b) Fase mendorong

Gerakan mendorong dimulai dari akhir tarikan, tangan mendorong ke belakang, dank e bawah dalam gerakan seperempat lingkaran.

c) Fase Istirahat

Gerakan istirahat dimulai dari tangan keluar dari permukaan air dengan ibu jari keluar lebih dahulu. Setelah tangan berada di atas bahu, (lengan tegak lurus dengan bahu), tangan diputar keluar, lalu masuk ke permukaan air dengan jari kelingking terlebih dahulu. Proses istirahat ini harus dilakukan dengan rileks seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan mendorong.

Teknik dasar gerakan lengan renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

Salah satu ujung kaki dikaitkan dengan setang di tepi kolam, kaki yang lain bertumpu pada dinding kolam agak ke bawah untuk member kukuatan penyangga badan.
Sikap badan terlentang, muka menghadap ke atas dengan dagu agak ditarik dan kedua lengan di sisi badan
Lengan secara bergantian di ayunkan lurus ke permukaan air melampaui kepala dan masuk ke air dengan posisi lengan disamping kepala.
Setelah tangan masuk ke dalam air, maka dimulailah gerakan menarik dan mendorong air dengan kuat sehingga lengan lurus di sisi badan
Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, hendaknya jari-jari tangan dirapatkan.

Cara melakukan latihan gerakan lengan sebagai berikut

a) Latihan gerakan lengan di darat
b) Latihan gerakan lengan sambil berdiri di dalam air
c) Latihan gerakan lengan dengan menggunakan pelampung di perut

4. Gerakan Pengambilan Napas

Perenang gaya punggung karena kepalanya ada di luar air sepanjang waktu, cara melakukan pernapasan berbeda dengan pernapasan perenang gaya bebas, gaya dada dan gaya kupu-kupu. Ia dapat bernapas dengan terus-menerus. Gerakan pengambilan napas renang gaya punggung adalah mengambil napas pada saat istirahat dari satu lengan dan mengeluarkan napas pada saat istirahat lengan yang lain.

5. Koordinasi Gerakan

Latihan koordinasi renang gaya punggung adalah latihan yang terpadu dari semua unsure gerakan yang ada pada gaya punggung, yaitu mulai dari gerakan meluncur, kemudian dilanjutkan dengan gerakan kaki, lengan dan pernapasan dengan seksama, sehingga gaya punggung yang benar dapat diwujudkan.

6. Start Renang Gaya Punggung

Gaya punggung dilakukan dengan cara mengandalkan gaya punggung dan diselingi dengan gerakan salto disertai dengan gerakan tangan dan kaki. Start dilakukan dengan cara semua perenang berjajar di dalam air dan menghadap ke dinding serta dengan memegang pegangan start.

Teknik start renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

Posisi tangan dan kaki bergantung sebelum sart dimulai.
Tariklah kedua lengan mendekati dinding , kemudian dilanjutkan dengan sikap menolak dengan sikap kepala menengadah
Serentak dengan tolakan kaki, kedua lengan diayunkan dan kepala menengadah
Ayunan lengan bergerak membuka ke samping
Setelak kaki menolak, posisi kedua lengan harus sudah lurus.
Ketika tubuh masuk ke permukaan air, lentingkan tubuh sedemikian rupa
Posisi tubuh meluncuh di bawah permukaan air.

7. Pembalikan Renang Gaya Punggung

Cara membalik dalam renang gaya punggung dilakuka dengan setengah salto. Teknik berbalik pada renang gaya punggung adalah:

  1. Tangan kiri menyentuh dindiong kolam , lutut dibengkokkan dan ditarik
  2. Dengan bantuan tarikan tangan, lutut diarahkan ke lengan yang berada didinding kolam
  3. Dayungan tangan dan tarikan lutut yang membentuk setengah salto membawa kedua lengan tiba di diding kolam
  4. Setibanya kedua lengan di dindangan kolam, kedua lengan diluruskan ke atas kepala
  5. Serentak tolakan kaki dengan meluruskan kedua lengan
  6. Serentak tolakan kaki dengan melurus kab kedua belah lengan
  7. Tubuh meluncur dari dinding kolam

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School