Month: November 2018

Teknik Meluncur Lebih Cepat Dalam Renang

Seorang perenang pastinya ingin memberikan performa terbaiknya setiap kali berkompetisi dan penting bagi para atlet untuk terus meningkatkan sekaligus memperbaiki teknik renang mereka. Setelah teknik sudah benar, maka kecepatan adalah hal selanjutnya yang kiranya perlu ditingkatkan. Ada berbagai cara berenang lebih cepat untuk terus dilatih demi performa yang lebih sempurna.

  1. Mendekati Dinding secara Cepat

Apabila ingin berenang lebih cepat, ubah pandangan dan pemikiran Anda tentang dinding merupakan tempat istirahat. Para perenang biasanya menganggap bahwa dinding adalah tempat istirahat walau hanya beberapa detik. Mendekati dinding dengan cepat sambil kepala diarahkan ke bawah paling tidak 2 stroke pada gaya renang apapun kecuali teknik renang gaya dada akan membuat kemungkinan lebih besar dalam membuat diri lebih unggul pada catatan waktu terbaik sewaktu lomba.

  1. Memperbaiki Keseimbangan

Untuk perenang yang sudah menguasai teknik renang gaya bebas, maka metode ini tentunya sudah pasti harus diketahui. Pada gaya bebas, setiap perenang perlu menjaga diri saat bernapas dengan tak mengangkat kepala tinggi-tinggi. Hal tersebut adalah faktor paling besar yang menyebabkan keseimbangan selama berenang terganggu.

Karena kepala yang diangkat terlalu tinggi, akhirnya tendangan yang dilakukan juga akan lebih kuat yang memengaruhi posisi tubuh bagian depan menjadi lebih berat. Dengan memperbaiki keseimbangan jugalah, gesekan juga bakal berkurang dan posisi tubuh tetap terjaga pula secara horisontal sewaktu meluncur di air. Hal ini juga bakal membuat gerakan makin mulus.

  1. Tendangan Kaki Efisien

Para perenang wajib tahu dan memerhatikan tendangan kakinya agar tak sampai memecahkan permukaan air. Kaki pun sebaiknya tak digerakkan jauh-jauh hingga di bawah garis tengah tubuh karena bila melakukan hal tersebut, tak heran kalau gesekan makin banyak sewaktu melewati air dan pada akhirnya tubuh pun menjadi kurang seimbang.

  1. Tendangan Kuat Lumba-lumba

Kecepatan berenang dapat ditingkatkan dengan melakukan tendangan lumba-lumba dan tendangan yang kuat. Saat menendang dinding layaknya gerakan lumba-lumba, gerakan biasanya akan menjadi lebih cepat, berikut juga tendangan di bawah air. Tendangan bawah air ini bila dilakukan kuat-kuat juga mampu memberikan keuntungan bagi perenang, yakni kapasitas paru-paru perenang yang lebih besar sehingga berenang tak hanya lebih cepat namun juga maksimal.

  1. Meregangkan Jari-jari

Sewaktu berenang, agar lebih cepat bisa coba untuk meregangkan jari-jari Anda. Peregangan tak usah terlalu lebar dan cukup sedikit saja ketimbang membuat jari-jari menempel satu sama lain. Dengan cara ini, gaya yang bisa dikerahkan cukup besar, yakni 53 persen lebih banyak sehingga layak untuk dipraktikkan.

  1. Posisi Kepala dalam Kondisi Netral

Supaya berenang bisa lebih cepat, posisi kepala wajib untuk terjaga tetap netral selama melakukan gerakan-gerakan agar lebih efisien juga. Posisi kepala salah dapat menjadikan posisi kaki dan pinggul lebih rendah sehingga menjadikan posisi tubuh agak tenggelam. Bahkan sebaiknya bagian leher juga dibiarkan dalam kondisi rileks.

Leher yang rileks akan membantu pandangan dan kepala terus mengarah ke bawah sehingga tubuh bagian bawah pun terbantu untuk tetap stabil berada di posisi lebih tinggi sewaktu melewati air. Berenang yang efisien adalah dengan tidak membiarkan kepala berada di tengah karena gerakan nantinya hanya akan mengarah ke satu sisi saja.

  1. Mengatur Posisi Tubuh

Posisi tubuh penting untuk diatur sedemikian rupa agar tenaga pada otot dapat meningkat sambil meminimalisir tekanan dan gesekan. Lurus dan sejajar dengan air adalah kunci posisi renang yang baik untuk membuat berenang kita lebih cepat sekaligus efisien. Hal ini juga tak lepas dari posisi kepala dan juga arah pandangan seperti yang telah diulas sebelumnya.

  1. Menangkap Air

Untuk berenang lebih cepat, tenaga perlu ditransfer dari tubuh perenang ke air dengan cara ‘menangkap’ air. Tangan dan lengan harus dalam posisi benar dan tak akan menjadi efisien apabila yang digunakan hanyalah tangan. Daya cengkram pada air tak akan maksimal atau justru tak ada sama sekali bila hanya menggunakan tangan, jadi lengan pun perlu berpartisipasi supaya gerakan renang lebih cepat.

  1. Menekan Maju

Seluruh otot dapat digunakan untuk menekan air, yakni bagian otot punggung dan dada. Ketika melakukan penekanan, rasakanlah otot dada dan punggung menarik lengan dari atas menuju bagian belakang atau bawah dada. Gambarannya adalah kita perlu ‘menangkap’ air lebih dulu dan kemudian air ditekan setelahnya. Tubuh akan terasa menyentah ke arah lengan di depan sewaktu penekanan.

  1. Berputar

Bukan hanya peralatan renang saja yang harus maksimal, namun cara berenang pun perlu dimaksimalkan dengan memutar tubuh untuk posisi gerakan menangkap dan menekan. Dari ujung kepala, bagian leher, punggung sampai dengan kaki perlu memutar dengan sumbunya. Tubuh dapat diputar sampai lengan yang menangkap ada di bawah air sementara sisi lengan satunya berada di atas air.

Dari pundak sampai pinggang bisa diputar sebagai sebuah kesatuan dan ketika menekan air pun juga demikian, tubuh bisa diputar sampai bagian yang lebih rendah menuju ke permukaan. Sementara bagian lainnya yang tadinya sudah mengarah ke permukaan dapat diubah menjadi lebih rendah.

  1. Mengenakan Topi Khusus Penarik Rambut

Untuk berenang bisa lebih cepat dari biasanya atau dari catatan rekor waktu berenang Anda, kenakanlah topi khusus yang bisa menarik rambut ke belakang. Tak hanya cara memilih kacamata renang saja yang mungkin Anda butuhkan, tapi juga cara memilih topi yang sesuai kebutuhan Anda. Jumlah gesekan akan bergurang dengan mengenakan topi ini menjadikan berenang jelas lebih cepat.

  1. Konsisten dalam Latihan

Sama seperti ketika seorang atlet lari mencari cara meningkatkan kecepatan lari, seorang perenang dapat meningkatkan kecepatan renang dengan latihan yang rutin dan lebih konsisten. Bila sudah dapat konsisten dengan latihan yang dilakukan, maka jagalah hal tersebut. Dengan konsistensi dalam latihan, tubuh pun akan terbantu menjadi lebih bugar sehingga otomatis berenang lebih cepat pun kemungkinannya jauh lebih besar.

Latihan yang konsisten juga memberikan keuntungan lainnya, yakni membuat sentuhan atau sensitivitas perenang ketika ada di dalam air meningkat. Dengan begitu, Anda pasti akan tahu apakah gerakan yang dilakukan memang sudah baik atau belum sehingga bila masih kurang baik, Anda bisa membenarkannya. Pelatihan yang konsisten memang membutuhkan kerja keras, namun hasil saat berenang pasti bisa lebih cepat dari catatan waktu biasanya.

Itulah beberapa rahasia cara berenang lebih cepat dan efisien yang kiranya bisa diperhatikan dan dilakukan. Intinya, jangan sampai menyerah dan terus lakukan latihan dengan tips-tips di atas supaya kecepatan bertambah dan Anda makin percaya diri saat berlomba.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut latihan renang prestasi bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa latihan renang prestasi bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Kisah Motivasi Juara Renang 1912

Namanya Duke Kahanamoku. Ia adalah seorang juara renang dunia kelahiran Hawaii pada 24 Agustus 1890. Lahir dari keturunan ningrat di Hawaii, dulunya ia adalah seorang remaja yang sangat suka keluyuran di sepanjang pantai Hawaii. Ayahnya adalah seorang polisi bernama Duke Halapu Kahanamoku, di mana nama depan “Duke” tersebut diberikan oleh seorang uskup bernama Bernice Pauahi yang merupakan pengagum Pangeran Alfred, Duke of Edinburgh, yang mengunjungi Hawaii saat kelahiran orang tuanya di tahun 1869. Duke Muda menghabiskan masa mudanya di Pantai Waikiki di mana dia mengasah kemampuannya dalam berselancar dan berenang.

Duke Kahanamoku (1890 – 1968)

Pada tahun 1912 ia menjuarai jarak 100 meter gaya bebas dalam pertandingan Olympiade Stockholm di Swedia. Delapan tahun setelah itu, ia merebut kembali gelar tersebut pada Olympiade Antwerp di Belgia, meskipun saat itu telah banyak pesaing yang jauh lebih muda darinya. Pada Olimpiade di Antwerp, Belgia tersebut Duke juga memenangkan medali emas untuk kelas 4×200m gaya bebas relay. Pada tahun 1924 ia menang lagi untuk ketiga kalinya, jika sekiranya Johny Weis Muller tidak mengalahkannya. Tetapi perbedaannya dengan Johny hanya sebatas rambut saja. Dia juga bermain untuk tim polo air Amerika untuk Olimpiade musim panas 1932.

The Salt Lake Tribune memuat berita mengenai Duke pada tahun 1913.

Tak hanya hebat dalam olahraga renang di mana ia telah menyumbangkan 5 medali olimpiade, Duke juga mempopulerkan olahraga selancar. Selama kariernya sebagai perenang, Duke berkeliling dunia untuk mengikuti berbagai kejuaraan internasional. Selama perjalanannya dari suatu kompetisi ke kompetisi lainnya di cabang olahraga renang itulah, Duke juga mempopulerkan olahraga berselancar yang sebelumnya hanya dikenal di Hawaii. Penampilannya berselancar dalam Sydney’s Freshwater Beach pada 23 Desember 1914 secara luas diakui sebagai peristiwa yang memegang peranan penting dalam memperkenalkan olahraga berselancar di Australia.

Pada tahun 1925, saat ia tinggal di Newport Beach, California, Duke pernah melakukan penyelamatan dengan papan selancar paling dikenal dalam sejarah. Menggunakan papan selancar, ia mampu melakukan penyelamatan cepat bolak-balik untuk menyelamatkan 8 orang nelayan. Saat itu dari 29 nelayan yang terbalik bersama kapal mereka setelah diterjang ombak besar dalam perjalanan menuju ke pelabuhan, 17 orang nelayan tidak selamat, sementara 4 orang nelayan lagi diselamatkan oleh dua peselancar lainnya.

Penduduk kota Hawaii kemudian mengangkat Duke sebagai sheriff, kepala keamanan setempat, selama tahun 1932-1961 sebagai penghargaan atas jasa-jasanya yang besar dalam mengharumkan nama bagi warga sebangsanya. Pada tahun 1940, ia menikahi Nadine Alexander yang senantiasa menemaninya ke manapun ia berkunjung. Ia juga sempat muncul di berbagai program televisi dan film, sepertiMister Roberts (1955).

Duke Kahanamoku adalah seorang yang cenderung bersifat pendiam, tidak suka banyak bicara. Tetapi jalan pikirannya sangat bijaksana. “Rahasia sukses seseorang terletak pada soal latihan praktek, sekali lagi praktek,” ujarnya. Untuk menjadi seorang atlit perenang biasa, orang boleh saja setengah-setengah. Akan tetapi untuk menjadi seorang juara mutlak, maka kita harus mengerahkan segenap tenaga kita tanpa ada kecualinya.

Pada 22 Januari 1968, Duke meninggal pada usia 77 tahun akibat serangan jantung. Ia telah meminta agar dikuburkan di dasar laut. Sebuah upacara kemiliteran dilakukan. Sepuluh buah perahu telah berderet-deret melakukan upacara penguburan itu, di teluk sebuah pulau. Abu jenazahnya telah dibuang dengan sebuah upacara kebesaran ke Samudera Pasifik, tempat di mana ia sering sekali berenang semenjak menjadi juara dunia termasyhur. Kemudian kesepuluh perahu itu berpaling balik menuju ke darat, sambil berlomba satu sama lainnya seraya mengerahkan seluruh tenaga mereka, meniru gaya dan semangat berlomba Duke, sang pelopor yang mereka puja itu sepanjang masa.

Norman V. Peale, pengarang buku Bila Anda Fikir Bisa, Anda Pasti Bisa Melaksanakan dan Meraih yang Anda Inginkan berpendapat bahwa Duke dapat menjadi pelajaran bagaimana orang yang selalu mencoba dan mempraktekkan sesuatu, adalah pelaku sesuatu. Mereka tidak pernah membiarkan kesempatan berlalu dengan sia-sia. Mereka tidak pernah membiarkan diri mereka terjerumus dalam kemelut yang berkepanjangan. Mereka justru hadapi tantangan hidup ini dengan gagah berani. Mereka menentang ketidakadilan, melawan kejahatan, mengisi kehidupan dengan hal-hal yang berguna, karena mereka selalu memiliki motivasi. Mereka senantiasa mencoba dan mencoba.

Oleh karena itu teruslah berjalan, mencoba, berbuat, dan milikilah keyakinan penuh agar Anda dapat senantiasa bisa bertahan dan unggul dalam setiap situasi dan kondisi.

“Sukses adalah hasil dari serangkaian proses mencoba dan mencoba, untuk menjadi lebih baik dalam setiap percobaan.”

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut latihan renang prestasi bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa latihan renang prestasi bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Cara Agar Tubuh Kita Tetep Sehat

Just keep swimming! Berenang adalah salah satu kegiatan olahraga terbaik untuk melatih seluruh tubuh. Ini dia 7 manfaat menakjubkan yang akan didapat tubuh bila Anda berenang dengan rutin.

1. Berenang melatih cardio dan kekuatan tubuh.

Yes, berenang melatih cardio karena Anda tidak berhenti bergerak! Menurut pelatih triatlon dan pemilik Tailwind Endurance Earl Walton, otot tubuh Anda juga akan bekerja dengan lebih keras karena air 800 kali lebih padat dari udara.

 

2. Berenang adalah olahraga low-impact.

Tipe olahraga yang berintensitas rendah ternyata cocok untuk segala usia karena kegiatan yang dilakukan tidak akan terasa berat pada sendi. So, untuk menghindari tekanan berlebihan yang akan mengakibatkan cedera persendian atau otot, sebaiknya memilih olahraga yang low-impact!

 

3. Renang meningkatkan kapasitas paru-paru.

Saat berenang, tubuh Anda beradaptasi untuk menggunakan oksigen secara efisien. Dengan intake oksigen dan pengeluaran karbon dioksida yang lebih efektif, kebiasaan renang dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung istirahat yang lebih rendah.

4. Berenang membuat aktivitas berlari semakin mudah.

Berenang dengan rutin akan meningkatkan daya tahan tubuh Anda secara drastis, lho.Dengan otot kaki dan core yang lebih kuat, ditambah lagi dengan kemampuan paru-paru Anda untuk menggunakan oksigen dengan baik – aktivitas berlari pun akan menjadi lebih mudah untuk Anda.

 

5. Berenang menurunkan tingkat stres.

Riset menemukan bahwa floatation therapy (di mana Anda merendamkan seluruh tubuh dalam air) dapat meredakan gejala pasien yang sedang mengalami stres kronis. Pantas saja bathtub session selalu dapat membuat suasana hati lebih tenang!

 

6. Berenang membuat otot-otot yang malas bekerja.

Saat Anda bersepeda atau berlari, bagian lengan tidak banyak bergerak. Namun saat Anda berenang, tidak hanya kaki yang bekerja, tetapi juga seluruh lengan dan pundak Anda. Berenang juga membantu Anda menstabilisasi otot dalam di bagian core dan punggung bagian belakang. Yes, please.

 

7. Kemampuan berenang akan membuka akses untuk banyak pengalaman baru.

Anda mau coba snorkeling di laut bersama teman-teman atau melompat dari air terjun? Sayang sekali, kan, bila Anda harus melewatkan berbagai pengalaman seru karena Anda tidak bisa berenang. Swimming is a life skill you cannot miss!

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa les renang bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Pengaruh Renang Untuk Kesehatan Jantung

Pemahaman akan teknik berenang yang baik, fisiologi dan biomekanik tubuh saat berenang, serta panduan berenang dari aspek kesehatan yang tepat adalah penting untuk diketahui agar meminimalkan risiko dan mengoptimalkan manfaatnya. Dengan berbagai modifikasi dan perhatian, berenang juga aman bagi penderita penyakit jantung yang stabil atau yang berisiko rendah.

Berenang adalah suatu bentuk olahraga aerobik yang unik dan berbeda dari jenis olahraga di darat (seperti lari) pada berbagai aspek, meliputi medium, posisi tubuh, pola pernapasan, adaptasi sistem jantung dan pembuluh darah, serta kelompok otot yang digunakan.

Beban berupa air merupakan faktor utama yang menentukan perubahan fisiologi tubuh pada saat berenang.  Berenang merupakan suatu bentuk latihan endurance yang membutuhkan koordinasi berbagai otot secara dinamis dan ritmis, ditunjang dengan performa jantung dan pernapasan yang optimal (Tanaka H, 2009).

Meski pun demikian, jumlah massa otot yang terlibat saat berenang relatif lebih kecil dibandingkan pada jenis olahraga darat seperti olahraga permainan dengan komponen lari di dalamnya.

Selain itu, berenang merupakan jenis olahraga low impact, yang ditandai dengan pembebanan berat badan maupun gravitasi yang rendah sehingga menimbulkan stres minimal pada sendi. Hal ini yang membuat olahraga ini sangat direkomendasikan bagi populasi usia lanjut, penderita kegemukan, mereka yang sedang pemulihan cedera tulang, penderita dengan keterbatasan gerak sendi seperti pengapuran lutut (osteoarthritis), dan tentunya penderita penyakit jantung yang stabil.

Meskipun berenang merupakan olahraga yang ramah terhadap sendi dan otot, namun olahraga ini bersifat intens bagi aktivitas jantung dan pembuluh darah, serta sistem pernapasan. Sehingga tidak jarang kasus serangan jantung maupun sesak napas (termasuk serangan asma) terjadi saat pasien sedang berenang. Oleh karena itu, pada jaman dulu berenang tidak dianjurkan bagi penderita penyakit jantung dan paru.

Namun berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa berenang sangat bermanfaat untuk menunjang kebugaran jantung dan pembuluh darah, serta aman dan direkomendasikan bagi penderita penyakit jantung stabil, selama dilakukan dengan kaidah yang benar dan diawali dengan konsultasi ke dokter.

Beban air yang harus dihadapi saat berenang akan menyebabkan gaya kompresi terhadap kapasitas pembuluh darah tubuh. Hal ini akan berdampak pada peningkatan jumlah aliran darah balik yang masuk ke dalam jantung, dan berarti peningkatan pula pada volume darah yang harus dipompakan oleh jantung dalam setiap menitnya (curah jantung).

Adanya efek pengerutan pada pembuluh darah kulit selama berenang (water induced skin wrinkling) turut meningkatkan aliran darah balik menuju jantung. Besarnya curah jantung ini ditentukan oleh 2 hal yaitu detak jantung per menit dan besarnya volume darah yang dipompakan jantung.

Peningkatan curah jantung saat berenang mencapai 30-60%, tergantung pada intensitas dan lamanya. Semua jenis olahraga umumnya akan meningkatkan curah jantung, namun peningkatannya pada berenang lebih disebabkan oleh adanya penambahan aliran darah balik ketimbang peningkatan detak jantung yang mencolok seperti halnya pada saat berlari. Hal ini tentunya lebih ramah bagi jantung, karena detak jantung yang tinggi akan menyebabkan kebutuhan konsumsi oksigen jantung yang tinggi pula selama berolahraga.

Suhu air turut menentukan perubahan fisiologi saat berenang. Berenang di air hangat (suhu >32°) berkaitan dengan peningkatan detak jantung dan penumpukan kadar asam laktat yang lebih tinggi. Asam laktat merupakan produk sisa metabolisme, dimana penumpukannya pada otot akan menimbulkan rasa lelah.

Berenang di air dingin (suhu <20°) akan berdampak pada peningkatan lebih pada aliran balik ke jantung dan tekanan darah dikarenakan pengerutan pembuluh darah kulit, serta kadar katekolamin yang tinggi di dalam darah. Katekolamin merupakan hormon pemacu saraf dan darah, umumnya sebagai respon terhadap adanya stres biokimiawi.

Berenang di air bersuhu sedang (suhu ruangan sekitar 25 °C) adalah pilihan terbaik bagi untuk menunjang fisiologi tubuh. Siklus menarik-menahan napas saat berenang tidak berkaitan dengan peningkatan detak jantung maupun kadar asam laktat yang nyata.

Selain menimbulkan perubahan fisiologi saat berenang, melakukan aktivitas ini secara rutin akan menimbulkan respon adaptasi yang positif bagi jantung dan pembuluh darah, serta paru. Efek jangka panjang ini meliputi peningkatan kontraktilitas atau daya pompa jantung, penurunan detak jantung dan tekanan darah, penurunan kadar katekolamin di dalam darah, dan efisiensi fungsi paru dalam pernapasan.

Optimalisasi pompa jantung dan fungsi paru akan mendukung performa tubuh dalam beraktivitas sehari-hari sehingga lebih berdaya tahan dan tidak lekas capai atau lesu. Penurunan detak jantung maupun tekanan darah selama waktu istirahat menunjukkan efisiensi kerja jantung serta sistem kerja tubuh yang lebih rileks.

Semua efek adaptasi ini akan menurunkan angka kematian maupun kesakitan yang disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah pada jangka panjang. Efek positif ini didapatkan apabila aktivitas berenang dengan intensitas sedang dilakukan secara rutin 3-4 kali dalam seminggu, dengan masing-masing berdurasi 30-60 menit (optimal 150 menit per minggu).

Berenang dengan jarak tempuh jauh atau durasi lebih lama tergolong sebagai olahraga dengan intensitas berat, sehingga harus dilakukan dengan perhatian khusus bagi mereka yang berusia >50 tahun (terutama yang tidak rutin berenang) atau yang memiliki riwayat penyakit jantung.

Berenang merupakan olahraga yang dapat membakar kalori dalam jumlah besar, yaitu sekitar 500-650 kalori per jam, tergantung dari berat badan, gender, tingkat metabolisme perorangan, seberapa efisien gerakan, serta intensitas dan durasi berenang. Besarnya energi yang dibutuhkan saat berenang sekitar 4 kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan lari ringan menempuh jarak yang serupa. Terdapat 2 jenis energi yang dibutuhkan saat berenang yaitu energi untuk gerakan maju dan untuk mengapungkan badan.

Besarnya kebutuhan kalori untuk gerakan maju bergantung pada efisiensi teknik berenang, sehingga konsumsi kalorinya akan semakin kecil pada perenang profesional dibandingkan pemula. Selain itu konsumsi kalori yang lebih tinggi juga diperlukan pada saat berenang dengan gaya bebas dan kupu-kupu dibandingkan pada gaya lainnya. Konsumsi kalori untuk gerakan mengapung berbanding terbalik dengan jumlah massa lemak tubuh.

Pada perenang wanita atau gemuk, kebutuhan kalori sekitar 20-30% lebih rendah dikarenakan massa lemak yang tinggi pada populasi ini. Dengan demikian, berenang rutin merupakan pilihan olahraga yang baik untuk menurunkan berat badan pada penderita kegemukan. Penurunan berat badan telah terbukti cara yang ampuh mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah di kemudian hari.

Karena kebanyakan anak-anak menyukai aktivitas air, mengenalkan olahraga berenang bagi anak-anak yang gemuk adalah cara yang efektif dan menyenangkan untuk menurunkan berat badan mereka. Bukankah inti olahraga itu adalah menyehatkan dan menyenangkan? Selamat berenang dan salam jantung sehat.

Tips berenang bagi kebugaran jantung

  1. Kuasai teknik berenang yang baik untuk meminimalkan cedera dan mengoptimalkan fungsi jantung dan pembuluh darah, serta pernapasan paru.
  2. Berenang merupakan olahraga intens, sehingga sempatkan minum air putih yang cukup sebelum, di sela-sela, dan setelah berenang untuk mencegah dehidrasi. Sebaiknya makan dalam jumlah yang cukup pula (300-500 kalori) paling dekat 3 jam sebelum waktu berenang.
  3. Berenanglah dengan intensitas sedang saja, namun dilakukan secara rutin yaitu 3-5 kali/ minggu dengan total 150 menit/minggu. Pola berenang dengan pembagian porsi secara berulang lebih berguna untuk menunjang kebugaran jantung dibandingkan dengan 1 kali berenang/ minggu sekaligus 150 menit.
  4. Pilihlah lokasi berenang yang nyaman, dengan air yang bersih dan suhunya pas (sekitar suhu kamar yaitu 25 °C).
  5. Konsultasi ke dokter jantung sebelum memulai rutinitas berenang bagi penderita penyakit jantung atau pernapasan (paru).

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa les renang bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

WAJAH ANDA BERJERAWAT, BOLEHKAH MELAKUKAN OLAHRAGA RENANG?

Berenang merupakan salah satu olah raga yang menyenangkan, terutama bagi anak – anak, hampir sebagian anak – anak menyukai olah raga yang satu ini. Pengunjung kolam renang pun pada umumnya terdiri dari 60 – 75 % anak – anak.

Berenang juga sangat baik untuk menunjang kesehatan tubuh secara keseluruhan, salah satunya yaitu kesehatan kulit.

Loh kok bisa?

Bisa dong, hal ini karena cara anda mengambil napas saat berenang tersebut dapat meningkatkan aliran oksigen pada tubuh hingga masuk ke dalam aliran darah. Dan hal ini akan membantu proses pertumbuhan sel kulit yang baru dan dapat menyembuhkan radang pada kulit.

Akan tetapi, perlu di perhatikan apakah anda tahu efek air kolam renang untuk kulit yang anda miliki? lebih tepatnya efek air tersebut yang mengandung klorin untuk kulit anda?

Apa itu klorin?

Klorin atau yang biasa di sebut dengan kaporit ini sendiri merupakan zat kimia yang bersifat desinfektan. Klorin umumnya ditambahkan dalam kolam renang ataupun air ledeng. Klorin ini bertujuan untuk membunuh berbagai organisme patogen salah satunya seperti bakteri E.coli. Struktur kimia yang terkandung dalam klorin dapat memecah dinding sel bakteri dan memurnikan air.

Klorin pun dapat menyerang bakteri pemicu jerawat dan menghilangkan minyak yang berlebihan dalam pori-pori kulit. So, dampak klorin bagi jerawat pada dasarnya sangat baik, bahkan klorin sendiri merupakan salah satu komponen yang seringkali di pakai pada produk skincare. Tetapi, jika kandungan klorin pada air terlampau banyak justru akan menimbulkan dampak buruk yang berbahaya.

Apakah yang akan terjadi jika kulit berulang kali terkena klorin?

Kandungan asam pada klorin dapat menimbulkan kerusakan pada kulit wajah yang sensitive. Selain menyebabkan jerawat, klorin juga dapat menguras minyak alami kulit, vitamin E, dan bakteri baik pada tubuh lainnya. Pada akhirnya, kulit anda akan kehilangan keseimbangan minyak, lalu menjadi kering dan iritasi.

Dr. Karel AL Staa, Sp.A, dari RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, menjelaskan tentang dampak buruk dari klorin tersebut.

1. IRITASI MATA

Mata adalah jaringan yang lebih halus jika di bandingkan dengan kulit. Saat berenang mata pasti akan berkontak langsung dengan air, bila konsentrasi kaporitnya tinggi maka akan terjadi iritasi pada mata. Jadi, cara mencegahnya anda harus memakai kaca mata khusus untuk berenang dan perhatikan ukurannya juga.

2. PENYAKIT KULIT

Penyakit kulit yang sering ditimbulkan dari air berklorin ini diakibatkan oleh jamur. Biasanya muncul warna putih atau biasa di kenal dengan nama panu. Jamur ini dapat ditemui di bagian wajah atau bagian tubuh lainnya. Jamur ini tumbuhnya tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama juga. Contohnya, saat anda berenang hari ini maka akan muncul keesokan harinya.

Cara yang Benar untuk Melindungi Diri dari Zat Kimia yang Terkandung pada KolamRenang.

  1. Pilih lah kolam renang yang terbuka.
  2. Ada baiknya jika anda membasahi atau membilas tubuh anda dengan air yang tidak berkaporit sebelum berenang.
  3. Aplikasikanlah wajah dan tubuh and dengan minyak kelapa atau body butter.
  4. Netralkanlah air yang mengandung klorin dengan Vitamin C.
  5. Langkah awal yang harus dilakukan setelah berenang, untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat klorin yaitu dengan membasuhnya dengan air yang tidak mengandung klorin.
  6. Lalu langkah selanjutya, gunakanlah pelembab kulit setidaknya 2 kali sehari, hal ini di tujukan untuk mencegah kulit anda menjadi kering.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa les renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Tips Dan Saran Untuk Kalian Yang Ingin Belajar Renang

Berenang itu banyak manfaatnya lho sob.. Seperti postingan saya yang disini, isinya tentang beberapa manfaat yang saya peroleh setelah rajin berenang. Awalnya saya gak bisa berenang sama sekali, sampai akhirnya tahun lalu memutuskan untuk ngambil kursus renang di KMC Depok. Bagi sobat yang mau mulai belajar berenang, postingan kali ini saya mau share mengenai tips cara mudah belajar berenang bagi pemula dengan menerapkan beberapa teknik di bawah ini:

1. Belajar Pernafasan Dalam Air

Sebelum mulai berenang pastikan udah pemanasan dulu ya. Selanjutnya kalau udah masuk kolam, hal pertama yang perlu dilakukan pemula adalah mengatur nafas dalam air. Caranya ambil nafas yang panjang, lalu masukkan semua badan ke dalam kolam. Tahan nafas sambil hitung (dalam hati) berapa detik sobat bisa nahan nafas dalam air. Oiya, di dalam air usahakan bikin bubble ya (keluarkan nafas sedikit demi sedikit melalui mulut or hidung). Karena ternyata kalau nahan nafas tanpa dikeluarin (bikin bubble) itu malah bikin kita ngos ngosan. Kalau hitungan nahan nafas di dalam air masih kurang dari 10 detik, ulangi lagi sampai bener bener nafasnya lancar ya (sekitar 15-20 detik). Belajar nafas ini penting menurut saya, karena entar pas udah renang beneran gak cepet capek atau ngos-ngosan.

2. Teknik Awal Meluncur

Untuk teknik awal meluncur ini, meluncur aja seperti biasa. Posisi berdiri (kalau kolamnya dalam) atau jongkok (kalau kolamnya dangkal), dengan kaki kanan ditempelkan di dinding kolam. Sedangkan kedua tangan sejajar ke depan. Untuk awal-awal, sobat hanya perlu meluncur aja, dengan menendang kaki dari dinding kolam tadi, dan meluncur ke depan tanpa menggunakan gaya apapun. Karena teknik ini cuman buat latihan, belum masuk ke teknik gaya renang. Pas meluncur di dalam air, pastikan kepala menghadap dasar kolam, dagu menyentuh leher dan posisi telinga sejajar dengan lengan. Lakukan teknik ini dalam sekali nafas dan pastikan selama di dalam air sambil bikin bubble seperti yang dijelaskan di poin 1 di atas. Kalau udah kerasa nafas mau habis, berhenti aja and ulang lagi dari awal :). Terus lakuin teknik ini berulang ulang sampai lancar.

3. Gaya Renang

Kalau no.1&2 udah lancar, baru deh belajar gaya renang. Sepengetahuan saya sampai saat ini ada empat jenis gaya renang yaitu Gaya Katak/Gaya Dada, Gaya Kupu-kupu, Gaya Punggung dan Gaya Bebas. Yang paling susah dipelajari dan paling memakan banyak energi adalah gaya kupu-kupu. Sedangkan untuk pemula yang baru belajar berenang saya sarankan untuk mempelajari gaya katak terlebih dahulu. Entar kalau gaya katak udah bisa dan lancar, belajar gaya punggung dan gaya bebasnya jadi lebih gampang.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa les renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Kelebihan Terapi Renang Untuk Bayi

Berenang merupakan sebuah kegiatan yang popular, dimana dari bayi nol tahun sudah dapat melakukannya. Bagi bayi sendiri, berenang merupakan olah raga yang menggunakan hampir seluruh bagian otot yang ada pada tubuh mereka. Olah raga ini cocok bagi semua usia, dari bayi hingga lansia, karena berenang memberikan pengaruh rasa nyaman bagi yang melakukannya. Olah raga didalam air ini memberikan sensasi tersendiri karena karena membuat seseorang menjadi rileks dan bugar.

Fakta Tentang Berenang

Ternyata semenjak 2000 SM (tahun 1538) berenang sudah dikenal semenjak zaman mesir, kala itu saat zaman batu sura. Seorang professor Jerman bernama Nicolas Wynman mencatat bahwa perlombaan berenang di eropa sudai mulai digemari mulai tahun 1800-an. Saat itu beberapa gaya berenang sendiri telah popular, seperti gaya dada dan gaya merangkak kedepan.

Berikut ini fakta berenang yang belum banyak diketahui :

  • Bayi yang menyukai berenang, dimasa mendatang cenderung memiliki prestasi akademik.
  • Berenang dapat membangun rasa percaya diri pada bayi  dan kemandirian dimasa mendatang.
  • Berenang adalah salah satu dari beberapa olahraga yang dapat dilakukan dalam kurun waktu sepanjang hidup.
  • Berenang adalah latihan yang baik. Karena dengan berenang maka semua otot tubuh dapat bekerja.
  • Sebuah survei Science Daily menunjukkan, anak-anak yang belajar berenang pada usia bayi mencapai banyak tonggak perkembangan lebih awal pada norma masyarakat.
Kapan sebaiknya seorang bayi belajar berenang ?

Diantara fakta yang akan didapatkan dengan olah raga berenang, berikut ini sejumlah manfaat renang pada bayi diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Manfaat emosional 

Berenang dapat meningkatkan kesejahteraan emosional untuk seorang bayi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika serikat, berenang dapat meningkatkan mood dan mengurangi kecemasan. Berenang juga merupakan kegiatan yang dapat melibatkan seluruh keluarga. CDC juga menemukan bahwa seorang bayi yang berlatih renang dapat meningkatkan mood yang baik secara keseluruhan.

2. Jenis latihan yang menyenangkan

Berada di dalam kolam renang dapat memberikan bayi berbagai latihan. Hal ini dimulai dari sejumlah kecil aktivitas dan gerakan untuk latihan aerobik. Bersenang-senang dan bermain-main dalam air memungkinkan bayi akan latihan tanpa menyadarinya. Hal ini dapat memberikan peregangan dan penyegaran untuk latihan, sedangkan bila melakukan latihan penuh akan dapat memperkuat paru-paru dan jantung. Kondisi yang menyenangkan akan mengoptimalkan perkembangan bayi setiap usia.

3. Manfaat kesehatan

Berenang sangat bermanfaat bagi bayi yang sedang dalam masalah kesehatan, mulai dari arthritis hingga asma. Bayi yang memiliki kelebihan berat badan akan mendapatkan manfaat pada berenang ini, sebagai salah satu bentuk latihan yang lebih mudah daripada yang lain.

Lebih dari 30% dari anak-anak yang beresiko terhadap penyakit yang berhubungan dengan obesitas menjadikan berenang sebagai obat. Hal ini disebabkan berenang tidak meletakkan beban pada jaringan ikat. Sehingga gerakan di dalam air sendiri membuat olahraga lebih mudah dan lebih menyenangkan bagi bayi, maupun balita yang mengalami kelebihan berat badan. Mereka yang menderita arthritis dan asma pun akan lebih mudah untuk mendapatkan sejumlah kecil latihan dengan dampak yang lebih rendah rendah.

4. Merawat autis pada bayi

Air adalah penyembuh, dapat membelai dan merangsang efek positif pada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Ini adalah kondisi belajar yang optimal, yang kemudian dapat dikombinasikan dengan kebaikan dan kesabaran. Selama bertahun-tahun peneliti telah menemukan bahwa bayi autis, bayi, balita dan orang tua mereka menemukan pengalaman pengasuhan dalam berenang. Hal ini membuat sentuhan lingkungan yang menarik, menenangkan dan positif dalam mengembangkan, berinteraksi dan berkembang bersama-sama.

Nah, pencegahan bayi lahir autis ini wajib dilakukan ibu hamil pada perkembangan janin 4 bulan dengan mengkonsumsi makanan untuk mencegah bayi cacat lahir.

5. Mengoptimalkan kecerdasan bayi

Para peneliti mendokumentasikan bahwa efek berenang akan memberikan rangsangan yang baik untuk bayi maupun balita. Sedangkan untuk bayi, berenang membuat seorang mereka memiliki potensi dalam meningkatkan kecerdasan, konsentrasi, kewaspadaan, dan kemampuan perseptual.

Selain mencapai pertumbuhan fisik yang lebih cepat, manfaat berenang pada bayi adalah ketika menjadi anak-anak juga dapat mencetak secara signifikan lebih baik dalam keterampilan visual motorik. Hal ini seperti memotong kertas, mewarnai dan menggambar garis dan bentuk, serta banyak tugas matematis terkait seperti ekspresi lisan juga lebih baik serta di bidang umum seperti membaca dan menghitung.

Selain itu peningkatan dalam pembangunan sosial, emosional dan fisik juga telah ditemukan. Tentu saja, manifestasi kognitif dalam pengembangan pribadi dan motorik membutuhkan waktu, kesabaran dan pengulangan. Namun fenomena ini telah ditemukan, terutama pada anak-anak yang mulai pelajaran berenang sebelum berusia 12 bulan akan mendapatkan hasil maksimal.

6. Mengurangi ketakutan anak terhadap air

Memperkenalkan bayi pada air di usia yang sangat muda akan membantu mencegah seorang bayi takut akan air. Latihan yang melibatkan pergerakan tubuh secara independen didalam air akan mengurangi kecemasan tentang air.

7. Meningkatkan keseimbangan pada bayi

Berada di dalam air akan membantu meningkatkan koordinasi dan keseimbangan. Sebagai contoh, sebuah studi 2009 oleh Universitas Sains & Teknologi di Norwegia menemukan, bahwa bayi yang berenang memiliki keseimbangan yang lebih baik dan dapat memahami objek yang lebih mudah. Keseimbangan pada bayi ini juga bisa dikembangkan dengan membiasakan posisi tidur yang baik.

8. Meningkatkan respon bayi

Berenang akan meningkatkan respon pada bayi. Hal ini adalah dengan cara mereka menanggapi perintah suara yang berulang-ulang, sehingga dapat mempertajam kemampuan mental bayi dan meningkatkan tingkat pemahaman mereka. Sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa bayi yang berenang memiliki perkembangan motorik lebih maju, keterampilan sosial dan kecerdasan yang lebih baik dimasa mendatang.

Memang berenang sejak lahir akan memberikan pengaruh kesehatan dan pengembangan yang baik kedepannya, dan hal ini bisa memicu minat bayi dimasa depannya ke dalam olahraga. Setiap pelajaran berenang akan memperkuat jantung dan paru-paru bayi sehingga pada gilirannya dapat membantu perkembangan otak, termasuk merangsang semua lima panca indera selain suara (rasa, bau, sentuhan, dan penglihatan).

9. Meningkatkan nafsu makan pada bayi

Air yang hangat akan melemaskan otot bayi dan berenang dapat merangsang nafsu makan pada bayi. Selain masalah penyebab anak susah makan yang ditangani dengan berenang, ternyata juga meningkatkan pola tidur bayi yang lebih teratur.

10. Meningkatkan ikatan antara orang tua dan bayi

Bersentuhan antara kulit dengan kulit akan memperkuat ikatan antara orang tua dan bayi. Bagi orang tua dengan anak yang lebih dari satu, ini adalah salah satu kesempatan untuk fokus sepenuhnya pada bayi anda (dan mungkin akan menjadi satu-satunya waktu ketika ponsel orang tua keluar dari jangkauan pendengaran). Kondisi ini sama seperti manfaat memberikan ASI bagi ibu untuk membangun ikatan batin pada bayi.

11. Membuat bayi lebih terampil kedepannya

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang suka berenang akan lebih cerdas kedepannya. Para peneliti dari Griffith Institute for Educational Research menemukan pada anak-anak yang berpartisipasi pada awal tahun berenang ternyata mencapai berbagai keterampilan lebih awal dari populasi normal diantara anak-anak pada umumnya.  Hal ini dilakukan oleh Griffith Institute for Educational Researchdengan melakukan penelitian yang melibatkan 7000 balita dari Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat selama tiga tahun. Selanjutnya 180 anak-anak berusia 3, 4 dan 5 tahun yang telah terlibat dalam pengujian intensif, sehingga studi paling komprehensif di dunia dalam awal-tahun berenang.

Sang peneliti utama Profesor Robyn Jorgensen mengatakan penelitian ini menunjukkan anak-anak yang berpartisipasi pada awal tahun berenang mencapai berbagai keterampilan lebih awal dari populasi normal anak-anak pada umumnya. “Banyak dari keterampilan ini yaitu diantaranya manfaat untuk membantu anak-anak ke dalam masa transisi ke dalam konteks pembelajaran formal seperti pra-sekolah atau sekolah”.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa les renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Teknik Pernapasan Yang Benar Dalam Renang

Berenang merupakan olahraga favorit banyak orang. Selain menyenangkan, berenang di dalam air yang dingin bukan hanya bisa menyegarkan tubuh tapi juga pikiran. Dengan berenang secara rutin, kamu juga bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan lainnya. Namun sayang, tidak sedikit orang yang masih menggunakan teknik bernapas yang salah saat berenang, sehingga mereka sering kehabisan napas saat berenang dan akhirnya memperlambat gerakan renang mereka. Karena itu, yuk ketahui teknik bernapas yang benar saat berenang berikut ini.

Berenang dengan teknik pernapasan yang benar akan membuat perbedaan yang signifikan dalam performa kamu saat berenang. Dengan mengetahui cara mengambil napas yang benar, kamu akan bisa menarik udara dengan maksimal untuk kebutuhan pernapasanmu di dalam air.  Sedangkan cara menghembuskan napas di bawah air yang benar akan memungkinkanmu menahan napas dalam waktu yang lama selama berada di dalam air. Teknik pernapasan yang benar juga dapat memampukan kamu untuk berenang dengan gerakan yang benar.

Berenang

Ketika kamu memfokuskan diri untuk menghembuskan napas saat berada di dalam air, tubuh secara alami akan refleks ingin segera mengambil napas. Jadi, daripada baru mengambil napas setiap berenang 2-3 dorongan, bernapaslah di manapun kamu merasa nyaman. Banyak perenang merasakan manfaatnya saat mereka mengubah fokus pernapasan mereka menjadi terbalik, yaitu fokus pada membuang napas daripada menghirup udara. Latihan ini akan membantu kamu untuk mengetahui apakah kamu sudah menghembuskan napas secara benar.

Pertama-tama, carilah sebuah spot di kolam renang yang kedalamannya memungkinkan kamu untuk bisa tenggelam sampai dasar dan kembali lagi ke permukaan dengan aman. Kemudian peluk lutut kamu ke dada sehingga kamu bisa mengambang di permukaan seperti gabus. Kalau kamu tidak nyaman dengan gaya ini, kamu bisa mengambang di dalam air dengan kaki disilangkan (namun pastikan kamu memiliki ruangan untuk tenggelam). Kemudian, ambil napas secara normal, tenggelamkan wajah kamu dan kemudian hembuskan udara sebanyak mungkin dari mulutmu sampai kamu tenggelam di dalam air yang lebih dalam. Kalau kamu terus tenggelam setiap kali menghembuskan napas, itu artinya teknik menghembuskan napas kamu sudah efektif.

Posisi Kepala yang Tepat

Posisi kepala yang dianjurkan saat berenang adalah dengan memutar kepala ke samping. Posisi kepala seperti ini akan memungkinkan kamu untuk membuat gelombang kecil saat berada di permukaan air. Gelombang ini melengkung di sepanjang kepalamu dan memberi  ruang sehingga kamu dapat bernapas tanpa menghirup air. Hindari mengangkat kepala untuk bernapas karena akan mengganggu gerakan renang kamu, namun putar lah tubuh 45 derajat saat akan mengambil napas dan jaga posisi kepala tetap diam saat mengeluarkan napas.

Saat kamu ingin berlatih mengambil napas dari samping, tentukan pemandangan apa yang ingin kamu lihat saat kamu memutar kepala untuk bernapas. Lalu saat kamu memutar tubuh ke samping untuk bernapas, pastikan satu lensa kacamata renang berada di bawah air dan yang lain di atas air. Jadi, kamu melihat pemandangan tersebut seperti dari layar terpisah.

Pastikan juga kamu mengambil napas ketika kepala menengok ke samping dan berada di atas air lalu buang napas saat di dalam air. Cobalah untuk menyelesaikan satu kali putaran dengan bernapas ke samping kiri dan satu putaran dengan bernapas ke samping kanan.

Pengaturan Waktu Bernapas

Selain itu, berlatihlah bernapas dengan pola yang berbeda-beda. Bila kamu akan berenang sejauh 25-50 meter, kamu boleh membuang napas ketika sudah mencapai jarak 10 meter pertama, lalu kembali ke pola pernapasan teratur yaitu bernapas setiap 2-3 gerakan ketika sudah mau mencapai garis akhir dimana kamu membutuhkan banyak tenaga.

Seorang perenang jarak jauh bisa menggunakan pola pernapasan yang sama setiap 5,4, atau 4 gerakan untuk memastikan mereka mengosongkan sebanyak mungkin sisa udara. Kalau kamu menonton perenang berkompetisi, kamu akan menyadari bahwa ritme dan waktu sangat penting.  Kamu juga bisa sekalian mempelajari dengan melihat dari dekat bagaimana para atlet renang mengambil napas dari samping dan membuat gelombang busur.

Untuk berlatih, berenanglah sebanyak 3-4 kali putaran dengan pola pengambilan napas setiap setelah berenang 2-4 kali gerakan. Kamu juga harus mengambil napas dari sisi yang sama selama 4 putaran tersebut. Lalu lanjut berenang lagi sebanyak dua putaran, namun kali ini ambil napas dari sisi yang berbeda dan bernapas setiap 3-5 kali gerakan.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di bandung murah di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa les renang bandung murah, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School