Month: August 2018

Hal Penting Yang Harus Di Perhatikan Saar Renang

Mengajak serta anak kecil untuk berenang di kolam renang memang tidak ada salahnya. Selain mengenalkan olahraga renang sejak dini, bermain air juga menjadi sebuah hiburan tersendiri bagi anak-anak kecil tersebut.
 
Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat mengajak anak kecil berenang. Jangan sampai karena kelalaian kita, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anak kecil tersebut.
Aktivitas yang harus dilakukan sebelum berenang :
1). Melakukan pemanasan untuk mencegah terjadinya kejang – kekang otot pada saat berenang. Pemanasan senam bisa dilakukan dengan cara menggerak – gerakkan badan (senam kecil) atau dengan berlari – lari kecil.
2). Mandi pada air pancuran yang tersedia sebelum masuk ke kolam renang. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa tubuh dalam keadaan bersih dan tubuh dapat menyesuaikan dengan suhu air.
3). Memakai pakaian renang yang berwarna (tidak putih) karena air kolam dapat menyebabkan pakaian berwarna putih berubah menjadi kekuning-kuningan (mangkak).
4). Mengamati kedalaman kolam renang dan menyesuaikannnya dengan kemampuan diri sendiri.
5). Jangan berenang dalam keadaan perut kosong atau terlalu kenyang. Karena dalam berenang diperlukan banyak tenaga dan apabila perut terlalu kenyang maka beban tubuh menjadi lebih berat.
Aktivitas Yang harus dilakukan sesudah berenang :

1). Membasuh mata agar bersih dari kotoran. Hal ini perlu dilakukan karena air di dalam kolam renang biasanya kurang baik untuk kesehatan mata dan mengandung kaporit.

2). Jika telinga kemasukan air, diusahakan air bisa keluar kembali sambil loncat-loncat atau dengan cara yang lain.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Renang Cepat Dan Efisien

 

Seorang perenang pastinya ingin memberikan performa terbaiknya setiap kali berkompetisi dan penting bagi para atlet untuk terus meningkatkan sekaligus memperbaiki teknik renang mereka. Setelah teknik sudah benar, maka kecepatan adalah hal selanjutnya yang kiranya perlu ditingkatkan. Ada berbagai cara berenang lebih cepat untuk terus dilatih demi performa yang lebih sempurna.


Mendekati Dinding secara Cepat
Apabila ingin berenang lebih cepat, ubah pandangan dan pemikiran Anda tentang dinding merupakan tempat istirahat. Para perenang biasanya menganggap bahwa dinding adalah tempat istirahat walau hanya beberapa detik. Mendekati dinding dengan cepat sambil kepala diarahkan ke bawah paling tidak 2 stroke pada gaya renang apapun kecuali teknik renang gaya dada akan membuat kemungkinan lebih besar dalam membuat diri lebih unggul pada catatan waktu terbaik sewaktu lomba.

Memperbaiki Keseimbangan
Untuk perenang yang sudah menguasai teknik renang gaya bebas, maka metode ini tentunya sudah pasti harus diketahui. Pada gaya bebas, setiap perenang perlu menjaga diri saat bernapas dengan tak mengangkat kepala tinggi-tinggi. Hal tersebut adalah faktor paling besar yang menyebabkan keseimbangan selama berenang terganggu.

Karena kepala yang diangkat terlalu tinggi, akhirnya tendangan yang dilakukan juga akan lebih kuat yang memengaruhi posisi tubuh bagian depan menjadi lebih berat. Dengan memperbaiki keseimbangan jugalah, gesekan juga bakal berkurang dan posisi tubuh tetap terjaga pula secara horisontal sewaktu meluncur di air. Hal ini juga bakal membuat gerakan makin mulus.

Tendangan Kaki Efisien
Para perenang wajib tahu dan memerhatikan tendangan kakinya agar tak sampai memecahkan permukaan air. Kaki pun sebaiknya tak digerakkan jauh-jauh hingga di bawah garis tengah tubuh karena bila melakukan hal tersebut, tak heran kalau gesekan makin banyak sewaktu melewati air dan pada akhirnya tubuh pun menjadi kurang seimbang.

Tendangan Kuat Lumba-lumba
Kecepatan berenang dapat ditingkatkan dengan melakukan tendangan lumba-lumba dan tendangan yang kuat. Saat menendang dinding layaknya gerakan lumba-lumba, gerakan biasanya akan menjadi lebih cepat, berikut juga tendangan di bawah air. Tendangan bawah air ini bila dilakukan kuat-kuat juga mampu memberikan keuntungan bagi perenang, yakni kapasitas paru-paru perenang yang lebih besar sehingga berenang tak hanya lebih cepat namun juga maksimal.

Meregangkan Jari-jari
Sewaktu berenang, agar lebih cepat bisa coba untuk meregangkan jari-jari Anda. Peregangan tak usah terlalu lebar dan cukup sedikit saja ketimbang membuat jari-jari menempel satu sama lain. Dengan cara ini, gaya yang bisa dikerahkan cukup besar, yakni 53 persen lebih banyak sehingga layak untuk dipraktikkan.

Posisi Kepala dalam Kondisi Netral
Supaya berenang bisa lebih cepat, posisi kepala wajib untuk terjaga tetap netral selama melakukan gerakan-gerakan agar lebih efisien juga. Posisi kepala salah dapat menjadikan posisi kaki dan pinggul lebih rendah sehingga menjadikan posisi tubuh agak tenggelam. Bahkan sebaiknya bagian leher juga dibiarkan dalam kondisi rileks.

Leher yang rileks akan membantu pandangan dan kepala terus mengarah ke bawah sehingga tubuh bagian bawah pun terbantu untuk tetap stabil berada di posisi lebih tinggi sewaktu melewati air. Berenang yang efisien adalah dengan tidak membiarkan kepala berada di tengah karena gerakan nantinya hanya akan mengarah ke satu sisi saja.

Mengatur Posisi Tubuh
Posisi tubuh penting untuk diatur sedemikian rupa agar tenaga pada otot dapat meningkat sambil meminimalisir tekanan dan gesekan. Lurus dan sejajar dengan air adalah kunci posisi renang yang baik untuk membuat berenang kita lebih cepat sekaligus efisien. Hal ini juga tak lepas dari posisi kepala dan juga arah pandangan seperti yang telah diulas sebelumnya.

Menangkap Air
Untuk berenang lebih cepat, tenaga perlu ditransfer dari tubuh perenang ke air dengan cara ‘menangkap’ air. Tangan dan lengan harus dalam posisi benar dan tak akan menjadi efisien apabila yang digunakan hanyalah tangan. Daya cengkram pada air tak akan maksimal atau justru tak ada sama sekali bila hanya menggunakan tangan, jadi lengan pun perlu berpartisipasi supaya gerakan renang lebih cepat.

Menekan Maju
Seluruh otot dapat digunakan untuk menekan air, yakni bagian otot punggung dan dada. Ketika melakukan penekanan, rasakanlah otot dada dan punggung menarik lengan dari atas menuju bagian belakang atau bawah dada. Gambarannya adalah kita perlu ‘menangkap’ air lebih dulu dan kemudian air ditekan setelahnya. Tubuh akan terasa menyentah ke arah lengan di depan sewaktu penekanan.

Berputar
Bukan hanya peralatan renang saja yang harus maksimal, namun cara berenang pun perlu dimaksimalkan dengan memutar tubuh untuk posisi gerakan menangkap dan menekan. Dari ujung kepala, bagian leher, punggung sampai dengan kaki perlu memutar dengan sumbunya. Tubuh dapat diputar sampai lengan yang menangkap ada di bawah air sementara sisi lengan satunya berada di atas air.

Dari pundak sampai pinggang bisa diputar sebagai sebuah kesatuan dan ketika menekan air pun juga demikian, tubuh bisa diputar sampai bagian yang lebih rendah menuju ke permukaan. Sementara bagian lainnya yang tadinya sudah mengarah ke permukaan dapat diubah menjadi lebih rendah.

Mengenakan Topi Khusus Penarik Rambut
Untuk berenang bisa lebih cepat dari biasanya atau dari catatan rekor waktu berenang Anda, kenakanlah topi khusus yang bisa menarik rambut ke belakang. Tak hanya cara memilih kacamata renang saja yang mungkin Anda butuhkan, tapi juga cara memilih topi yang sesuai kebutuhan Anda. Jumlah gesekan akan bergurang dengan mengenakan topi ini menjadikan berenang jelas lebih cepat.

Konsisten dalam Latihan
Sama seperti ketika seorang atlet lari mencari cara meningkatkan kecepatan lari, seorang perenang dapat meningkatkan kecepatan renang dengan latihan yang rutin dan lebih konsisten. Bila sudah dapat konsisten dengan latihan yang dilakukan, maka jagalah hal tersebut. Dengan konsistensi dalam latihan, tubuh pun akan terbantu menjadi lebih bugar sehingga otomatis berenang lebih cepat pun kemungkinannya jauh lebih besar.

Latihan yang konsisten juga memberikan keuntungan lainnya, yakni membuat sentuhan atau sensitivitas perenang ketika ada di dalam air meningkat. Dengan begitu, Anda pasti akan tahu apakah gerakan yang dilakukan memang sudah baik atau belum sehingga bila masih kurang baik, Anda bisa membenarkannya. Pelatihan yang konsisten memang membutuhkan kerja keras, namun hasil saat berenang pasti bisa lebih cepat dari catatan waktu biasanya.

Itulah beberapa rahasia cara berenang lebih cepat dan efisien yang kiranya bisa diperhatikan dan dilakukan. Intinya, jangan sampai menyerah dan terus lakukan latihan dengan tips-tips di atas supaya kecepatan bertambah dan Anda makin percaya diri saat berlomba.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Teknik Belajar Renang Yang Bagus

Kamu termasuk orang yang kurang beruntung kalau belum bisa berenang. Karena berenang nggak cuma olahraga, justru lebih banyak porsi

Jadi, sampai kapan kamu betah bakal bilang, “Nggak ikutan deh, aku nggak bisa berenang”? Malu dong! Ini nih cara-cara mudah biar kemampuan renangmu meningkat pesat!

1. Segala sesuatu bisa dicapai asalkan ada niat dan tekad yang kuat

Tanpa adanya niat, keinginanmu untuk bisa berenang nggak akan terwujud. Nggak usah kuatirin soal tenggelam, malu dilihat orang, apalagi biaya. Tanamkan dalam pikiranmu bahwa berenang adalah olahraga terbaik sepanjang masa, dan kamu harus mahir melakukannya.

2. Cari teman yang bisa diajak untuk belajar berenang bareng, supaya makin semangat gitu…

Jadi, sebelum memulai belajar berenang, kamu perlu cari teman buat jagain kalau ada apa-apa. Siapa tahu kita tenggelam atau panik di dalam kolam renang. Meskipun temen ini sama-sama nggak bisa berenang, paling nggak dia bisa manggilin orang lain untuk diminta bantuan saat kita butuh.

3. Melatih mental dengan nyemplung ke dalam air kemudian dilanjutkan gerakan melompat. Ini ampuh banget!

Sebaiknya kamu memulai latihanmu di dalam kolam yang nggak terlalu dangkal, karena berenang di kolam dangkal justru mengurangi tekanan air, akibatnya tubuhnmu jadi susah mengapung.

Yang perlu dilakukan:

  • Rendam tubuh sebatas leher, kemudian basahi muka dengan kedua tangan berulang-ulang.
  • Duduk di dasar kolam, kepala tetap di atas permukaan air, kedua telapak tangan letakkan di samping kiri dan kanan paha.
  • Mulailah melompat dengan mempergunakan kedua kaki dirapatkan, gerakannya pendek, lakukan berulang-ulang di tempat.

Gerakan ini melatih keberanian kamu untuk masuk ke dalam air.

4. Sebelum bisa berenang, pastinya kamu harus lebih dulu bisa berjalan di dalam kolam

Yang perlu perlu kamu perhatikan dan lakukan:

  • Berjalanlah dengan lutut ditekuk dan diayun di dalam air ke arah depan dan ke belakang, lakukan berulang-ulang.
  • Berjalan dengan step panjang dan pendek ke arah depan dan belakang, lakukan berulang-ulang.
  • Berjalan ke arah depan dengan menendangkan kaki, lakukan secara berulang-ulang.

Latihan ini membantu kamu untuk bisa berdiri tegak di kolam dan menjaga keseimbangan tubuh dalam kolam.

5. Belajar pernapasan. Langkah ini penting biar kamu bisa tahan berenang lama dalam kolam renang

Latihan pernapasan sangat penting karena kamu harus bisa atur nafas dalam air. Kapan saatnya menghirup udara dan kapan saatnya menghembuskan udara. Caranya:

  • Ambil nafas yang panjang, lalu masukkan semua badan ke dalam kolam.
  • Tahan nafas sambil hitung selama beberapa detik, usahakan bikin bubble dengan mengeluarkan nafas sedikit demi sedikit melalui mulut atau hidung. Hal ini perlu dilakukan supaya nggak bikin kita ngos-ngosan ketika berenang.
  • Keluarkan kepala dari ke luar kolam, kamu harus menarik nafas secara penuh dengan menggunakan mulut dan dengan membuka mata.
  • Lakukan latihan ini secara berulang-ulang sampai kamu benar-benar seperti bernafas seperti biasanya.

6. Kamu juga harus bisa mengapung, baik telungkup maupun telentang

Salah satu faktor penting sebelum kamu bisa berenang, kamu harus bisa mengapung. Ikuti langkah-langkah ini:

  • Saling berhadapan dengan partner, condongkan badan ke depan secara perlahan-lahan, buka kedua tungkai kaki dan lengan, sehingga mengapung seperti bentuk bintang. Partnernya memberi bantuan dengan menyambut telapak tangannya bilamana mengalami kesulitan, kemudian lakukan latihan seperti itu secara sendiri-sendiri. Posisi kepala benar-benar telungkup jika ingin mengapung dengan sempurna.
  • Saling berhadapan dengan partner, latihan seperti tadi hanya sekarang posisi badan telentang, partnernya menahan bagian belakang kepala, jika temannya mengalami kesulitan pada saat latihan, atau pada saat sulit bangun ke posisi berdiri kembali.
  • Latihan diulang-ulang sampai kamu betul-betul mengusai. Posisi kepala benar-benar telentang hingga dapat melihat ke arah belakang, maka akan mengapung dengan sempurna.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Ini Dia Rahasia Agar Kalian Jago Renang

Menurut sebuah penelitian, berenang merupakan salah satu olahraga terbaik karena renang melibatkan seluruh anggota tubuh atau dengan kata lain seluruh tubuh aktif bergerak.

Namun kendalanya, olahraga ini perlu kemampuan khusus sehingga tidak semua orang bisa melakukannya. Tapi menurut saya, asalkan ada niat, renang bisa dipelajari. Seperti saya yang baru belajar berenang saat usia saya 23 tahun. Eits, bisa dipastikan saya tidak salah ketik. Dua puluh tiga tahun ! Tidak sampai mahir sekali memang, hanya 1 gaya dada, tapi at least bisa. Gaya gaya yang lain sepertinya masih bisa dipelajari sambil jalan. Berikut tipsnya

  1. NIAT UNTUK BELAJAR Ini adalah langkah awal yang paling penting. Tanamkan didalam diri bahwa renang adalah olahraga yang terbaik
  2. JANGAN MALU Sebenarnya rasa malu itu manusiawi sekali, apalagi jika melihat anak-anak kecil yang sudah piawai berenang. Di tempat-tempat dalam lagi. Tapi sebenarnya rasa malu masih bisa diakalin. Sewa saja guru privat atau teman yang sdh bisa (atau sendiri juga bisa asal tidak di tempat dalam). Lalu pilih kolam renang yang tidak terlalu populer (tapi tentu saja yang tetap dekat dengan lokasi kita) serta berlatih di saat kolam renang sedang sepi. Seperti pagi hari sebelum bekerja. Tidak ada yang di”maluin” kan..
  3. HARUS MEMAKAI KACAMATA RENANG Untuk seseorang yang belajar berenang, I think, a swim google is a must ! Mengapa? Karena menurut saya, dengan memakai kacamata berenang, kita bisa melihat di dalam air. Dan ini membuat kita tidak takut dan bisa menguasai medan. Bayangkan kalau kita tidak memakai kacamata. Selain mata perih, saat di dalam air mata kita jadi refleks merem dan mikir yang tidak tidak, tenggelam dll. Ini jadi seperti mengendarai mobil dengan mata tertutup. Memang menakutkan ya..
  4. BELAJAR BERNAFAS Sebenarnya inti dari berenang adalah bernafas (ini menurut saya dari sudut pandang org yg baru belajar saja, tidak tahu lagi menurut para pakar 🙂 ). Kita bisa masuk ke kolam setinggi dada untuk mulai berlatih bernafas. Untuk tarik napas, kita bisa mengatupkan mulut dengan mengucapkan kata “AP”. Tidak perlu menarik napas dalam2, hanya sekedarnya saja lalu langsung menutup mulut seperti menutup jalan udara. Setelah itu tahan, lalu keluarkan melalui mulut juga secara perlahan dengan mengucap kata “BAHH”. Jadi proses tsb menggunakan pernafasan lewat mulut, bukan lewat hidung seperti biasanya. Tapi tetap mudah kan ya, jadi hanya seperti bilang AP – tahan – BAHH. Jika proses itu sudah terbiasa, bisa dicoba saat tahan napas, kepala dimasukkan ke dalam air. Mata jangan merem, kan sudah pake kacamata. Sambil menahan napas, kita bisa menikmati kejernihan air didalamnya bukan..:). Ini bisa dimodifikasi misal dengan bantuan papan. Kedua tangan memegang papan, kaki kecipak kecipuk (agar jalan), dan kepala masuk keluar air untuk berlatih bernafas. Semakin lama, napasnya bisa semakin lama sekitar 10 detik. Saya rasa, jika kita sudah menguasai pernafasan di dalam air, kita sudah menguasai 50% teknik berenang.
  5. JANGAN TAKUT DAN RILEKS Kendala terbesar orang belajar berenang adalah takut dan kaku. Soal takut, bisa diatasi dengan berlatih di kolam dangkal dulu dan memakai kacamata. Air ketelan sudah biasa, namanya juga belajar pertama. Untuk kaku bisa diatasi pelan pelan dengan banyak latihan. Ohya, untuk menguji rasa berani, seperti yang diajarkan dan “dipaksakan” ke saya waktu itu adalah dengan cara ini. Berdiri di tempat yang agak dalam, tahan napas sampai kaki menyentuh lantai. Ternyata di dalam air tidak semenakutkan seperti yang kita bayangkan ya… Selain untuk mematikan rasa takut, teknik ini juga bisa digunakan untuk melatih tahan napas supaya lebih lama.
  6. BELAJAR MELUNCUR DAN MENGAMBANG Setelah pernafasan mulai dikuasai, kita bisa berlatih meluncur. Kaki bisa dihentakkan dari dinding kolam, kedua tangan dikatupkan (seperti orang mau bersalaman) lalu tahan napas saat kepala masuk di dalam air. Kalau memungkinkan, bisa “ditangkap” oleh pelatih atau teman. Tetapi sekalipun sendiri bisa langsung berdiri. Saat menahan napas, rileks dan lemaskan tubuh. Santai saja dan rasakan bahwa tubuh kita ternyata bisa keatas sendiri (aka mengambang). Keren ya, jadi kenapa harus takut tenggelam. Asal kita rileks dan pernafasan OK, kita tidak akan tenggelam.
  7. BELAJAR GERAKAN Setelah pernafasan dan meluncur sudah mulai dikuasai, kita bisa berlatih gerakan. Setelah meluncur, tahan napas, rileks. Setelah tubuh terasa “naik” ke atas, gerakkan tangan dan kaki. Pisahkan kedua tangan yang menyatu lalu arahkan ke belakang/bawah. Gerakan tangan seperti membentuk huruf “W” tetapi ujungnya menyatu. Atau omega. Begitupan dengan kaki. Hanya kebalikan . Saat tangan ditarik ke belakang bawah, otomatis kepala juga akan keatas keluar air. Gunakan untuk membuang nafas sekaligus langsung mengatupkan mulut. Dan tubuh kembali ke posisi standart (lurus) berbarengan kepala masuk ke air.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Latihan Yang Tepat Untuk Melatih Kecepatan Renang

Di Negara maju, jenis latihan seperti ini sudah mulai ditinggalkan. Mereka menjulukinya ‘broken eggs coaching’ karena memang penerapan latihan ini mirip sekali dengan melemparkan sekeranjang telur ke tembok dan berharap ada beberapa yang tidak pecah.

Pendekatan latihan ini adalah sebagai berikut:

  • Memberikan volume dan intensitas latihan sebanyak mungkin yang bisa dikerjakan oleh si atlet sampai dia tidak lagi sanggup melakukan lebih.
  • Kira-2 tiga minggu menjelang pertandingan penting, kurangi volume latihan dan lakukan sprint-2 pendek.
  • Satu minggu menjelang pertandingan, istirahat dengan hanya latihan volume kecil plus banyaklah berdoa agar si atlet bisa mendapatkan speed dengan berkurangnya latihan.

Jenis latihan seperti ini masih banyak kita jumpai di klub-2 renang di Indonesia, terutama untuk menangani jumlah group perenang yang cukup banyak. Dengan metode ini, kemampuan tubuh perenang akan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yg lain, sehingga mereka akan lebih kompetitif. Banyak juga pelatih yang relatif sukses menggunakan metode ini.

Bisa dimengerti bahwa dengan latihan ini, dasar aerobic si atlet akan terbentuk dengan baik yang akan berguna untuk sukses jangka panjang dia nantinya. Tapi perlu diingat bahwa sukses jangka panjang tidak hanya bergantung aerobic tapi juga tergantung fisiologi, psikologi, dan teknik.

Biasanya penerapan metode ini menghasilkan juara-2 di level kelompok umur tapi bila tidak dilengkapi factor-2 yang lain diatas, mereka tidak akan bertahan sampai level senior.

“Terlalu banyak latihan yang tidak spesifik hanya menghasilkan rata-rata saja”

Pro:

  •        Perenang mempunyai vitalitas tinggi dan kompetitif di semua nomor (pendek dan jauh).
  •        Perenang mempunyai dasar kemampuan aerobic yang tinggi.
  •        Mudah diterapkan pada group latihan yang terdiri dari banyak orang.

Kontra:

  •         Berpotensial menaikkan resiko cedera otot dan overtraining.
  •        Terlalu umum, tidak spesifik sesuai kebutuhan masing-2 perenang.
  •         Perenang berpotensi habis sebelum usia emasnya.

Melatih ‘Energy System’ Tertentu (Spesifik)

Pendekatan yang dipakai pada latihan ini:

Kebanyakan nomor pertandingan memakan waktu hanya sekitar 2 menit ( kecuali 400m keatas) dan ini menandakan kalau system energy yang dominan adalah anaerobic, bukan aerobic.

Perenang lebih membutuhkan latihan pada kecepatan mendekati kecepatan lomba agar tubuhnya beradaptasi.

Misalnya, perenang jarak pendek (sprinter) akan lebih baik berlatih volume sedikit tapi dengan kecepatan tinggi (race pace), melatih alactic system dan anaerobic metabolism.

Perlu diperhatikan bahwa jenis latihan ini mengabaikan kenyataan bahwa dalam pertandingan baik jarak pendek maupun jarak jauh semua energy system baik alactic, anaerobic maupun aerobic mempunyai kontribusi masing-2.

Jangan ber-asumsi bahwa sprint pendek adalah ‘anaerobic’ saja, dan jarak jauh adalah ‘aerobic’ penuh.

Pro:

  • Sangat spesifik, tergantung kebutuhan perenang.
  • Menghasilkan kecepatan tinggi pada nomor jarak pendek.
  • Lebih disukai oleh si atlet.

Kontra:

  • Kemampuan aerobic-nya kurang sehingga akan membatasi kemampuan si atlet untuk recovery.
  • Meningkatkan resiko cedera.
  • Terbatasnya kemampuan recovery (dasar aerobic-nya lemah) akan membuat perkembangan jangka panjang si atlet terbatas, jadi karirnya juga bisa habis sebelum waktunya.

Total Conditioning Training

Metode yang dianggap saat ini paling baik untuk mempersiapkan perenang dari berbagai spesialisasi termasuk sprinter adalah latihan yang seimbang dan gabungan dari program yang melatih semua aspek yang dibutuhkan seorang perenang.

Program gabungan ini membutuhkan periodisasi untuk masing-2 bagian seperti: endurance, speed, strength, power, dan ketrampilan lain yang dibutuhkan. Semua mendapat porsi sendiri-2 dalam latihan.

Pada periode tertentu fokus pengembangan pada satu aspek tertentu. Pada akhirnya si atlet menguasai semua aspek secara seimbang.

Pro:

  • Mencakup semua aspek: endurance, speed, strength, dan teknik.
  • Menjanjikan perkembangan lebih baik secara jangka panjang dibandingkan jenis latihan lain.

Kontra:

  • Baik untuk jangka panjang, tapi hasilnya tidak bisa dirasakan dalam waktu dekat.
  • Butuh pembagian kelompok besar menjadi kecil-2 (spesifik) dan lebih rumit dalam melakukan kontrol.

Berbagai macam factor yang dilatih dalam program Total Conditioning:

START:

Untuk meningkatkan kecepatan start, yaitu mulai aba-2 sampai jarak 5m, pertama-tama kita harus membagi menjadi dua bagian: kecepatan reaksi dan kecepatan gerak.

Untuk meningkatkan start, kita dapat menyusun program yang fokus pada peningkatan eksplosivitas tubuh bagian bawah. Start juga merupakan ketrampilan yang harus dilatih secara kontinu untuk mendapatkan hasil yang baik. Meluangkan waktu sekitar 10 menit tiap minggu untuk melatih start sangat dianjurkan.

AKSELERASI:

Dalam dunia renang, jenis latihan yg paling sering dipakai untuk meningkatkan akselerasi adalah ‘build’ dimana jarak yang dipakai biasanya antara 50 sd 100m yang dibagi menjadi segmen 25m-an dimana perenang harus berenang lebih cepat tiap segmen sampai mencapai kecepatan maksimal.

Contoh: Variable Pace; 8x50m (/60det) alternate 25 pelan, 25 sprint.

                Descending; 2 set x (4x50m /60det), dimana makin lama harus makin cepat.

LATIHAN STRENGHT & POWER:

Variasai latihan banyak, bisa di gym, atau plyometric, lompat, swim bench, squats, dll. Sebaiknya latihan seperti ini ditangani pelatih khusus karena pelatih renang umumnya tidak terlalu paham tentang latihan otot. Komunikasi antar pelatih sangat diperlukan.

Power adalah hasil dari kecepatan(waktu) x kekuatan(gaya). Oleh karena itu latihan dan drill dalam kecepatan tinggi sangat dianjurkan. Power hanya dapat dibentuk dalam latihan interval kecepatan tinggi.

Contoh: 10 x 50m, 20m sprint, 30m recovery (/1:30’)

Dalam metode Total Conditioning, kecepatan maximal dihasilkan melalui kombinasi endurance, speed, dan factor-2 lainnya.

Kecepatan maximal hanya bisa dipertahankan singkat saja, pasti terjadi penurunan setelah itu karena proses biokimia dan fisiologi dalam tubuh, seperti penurunan kadar ATP maupun Creatine Phosphate dalam otot.

Cara paling efektif membentuk speed adalah melalui latihan interval dengan kecepatan tinggi mendekati maximal. Contoh set:

  • 10 x 25 Freestyle, kecepatan maximal
  • 8 x 50, pada kecepatan race pace 200m; 100m recovery antara sets.

Kecepatan maximal hanya bisa ditingkatkan bila perenang berlatih dengan kecepatan mendekati atau sama dengan kecepatan waktu lomba. Bisa juga dengan latihan melebihi kecepatan lomba dengan ‘speed assisted drill’ menggunakan fins atau paddles.

Prinsip yang harus diperhatikan: Pada sprint kecepatan tinggi, ATP dan CP pada otot berkurang dengan cepat, pemulihan penuh membutuhkan waktu sekitar 3 menit, jadi waktu istirahat harus diperhatikan.

ACTIVE RECOVERY:

Berenang dengan intensitas rendah sampai sedang terbukti lebih cepat memulihkan glikogen otot dan juga membuang asam laktat pada otot daripada hanya istirahat pasif (diam di tempat).

SPEED-ASSISTED DRILLS:

Pelatih dianjurkan menggunakan metode ini untuk memberikan pengalaman berenang lebih cepat dari kecepatan maksimal pada perenang. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan alat seperti: paddles, fins, stretch cord, dan beberapa mesin pulley yang dirancang untuk menarik perenang berenang pada kecepatan tertentu. Pada saat berenang melebihi maksimal, atlet bisa lebih merasakan apabila ada kesalahan pada stroke dan juga posisi badan yang kurang baik.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Cara Menghilangkat Takut Air

Bagi anak-anak, berenang merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan tubuh. Akan tetapi, tak semua anak menikmati olahraga air yang satu ini. Beberapa anak justru takut berenang. Apabila anak Anda adalah salah satu yang takut berenang, Anda mungkin sudah kehabisan ide untuk membujuk anak supaya mau belajar renang. Pasalnya, kalau sudah takut biasanya anak akan jadi keras kepala dan pandai beralasan.

Hal ini sangat disayangkan karena berenang adalah salah satu keterampilan yang sebaiknya dikuasai setiap orang. Selain itu, semakin dini anak Anda belajar berenang, semakin cepat pula anak akan menguasai tekniknya. Jadi, jangan putus asa dulu. Anda bisa membantu si kecil menghadapi rasa takutnya dengan pertama-tama mencari tahu apa yang menyebabkan ketakutan tersebut muncul. Setelah itu, Anda dan anak pun bisa mencoba mengalahkan rasa takut tersebut dengan tips-tips ampuh berikut ini.

Apa yang membuat anak takut berenang?

Meskipun tampaknya sudah jelas bahwa anak Anda takut berenang, sebaiknya perhatikan baik-baik faktor apa saja yang membuatnya merasa gugup saat mau berenang. Ada banyak hal tak terduga yang sebenarnya bisa membuat buah hati Anda takut berenang. Perhatikan beberapa contoh rasa takut yang kerap dirasakan anak-anak saat berenang di bawah ini.

Takut air

Anak yang takut air tak hanya merasa gelisah saat berada di kolam renang. Bahkan ketika mandi atau berada di pantai, anak Anda akan jadi rewel dan uring-uringan. Hal ini bisa dipicu oleh berbagai hal. Misalnya pengalaman yang buruk soal air seperti jatuh terpeleset atau anak sering melihat orangtua atau pengasuhnya cemas jika dirinya bermain air.

Takut wajahnya basah

Kebanyakan anak takut berenang karena tidak suka saat wajah atau kepalanya bersentuhan dengan air. Biasanya ini terjadi karena anak tak mau mata, hidung, atau telinganya kemasukan air. Hal ini akan membuat mereka panik dan kehilangan kendali terhadap tubuhnya sendiri. Jika anak Anda pernah mengalami salah satu hal tersebut sebelumnya, ia akan jadi enggan untuk masuk ke air lagi.

Takut kedalaman

Banyak anak yang takut dengan kolam renang meskipun sebelumnya tak ada pengalaman buruk soal kolam atau air. Mereka hanya merasa tak nyaman kalau harus masuk ke kolam yang lebih dalam dari lutut mereka. Ini biasanya dipengaruhi oleh imajinasi seperti ada sesuatu yang menyeramkan di dalam air atau takut tenggelam.

Takut keramaian dan tempat asing

Mungkin anak Anda tidak takut air, tapi ia merasa gugup kalau harus belajar berenang di tempat yang sangat ramai. Anak mungkin merasa tidak nyaman dengan bau zat-zat kimia seperti klorin di kolam atau jika kolam renang penuh sesak, anak Anda takut kalau akan menabrak orang lain. Jika anak Anda ikut les renang, mungkin ia merasa malu dengan teman-teman atau guru les renangnya.

Membantu anak menghadapi rasa takut berenang

Jika Anda telah berhasil mendeteksi apa yang ditakutkan anak saat berenang, sekarang saatnya Anda membantunya menghadapi rasa takut tersebut. Simak baik-baik tips berikut ini.

1. Mulai pelan-pelan

Kalau si kecil takut air, jangan dipaksa atau langsung dibawa ke kolam yang dalam supaya ia berani. Anak hanya akan tambah panik. Sebaliknya, mulailah pelan-pelan dengan penuh kesabaran. Ajak anak untuk mengenakan pakaian renang. Lalu, duduklah di tepi kolam yang dangkal dan biarkan kakinya menyentuh air. Jika sudah terbiasa dengan air di kakinya, ajak untuk masuk ke kolam melalui anak tangga, satu per satu sampai air mencapai perut dan lehernya. Jika anak menolak atau menangis, naik dulu dari kolam sampai ia tenang kembali. Ulangi terus prosesnya sampai anak merasa nyaman di dalam air.

2. Bicarakan ketakutan anak

Penting bagi orangtua untuk mendengarkan dan memaklumi rasa takut anak. Dengan begitu, anak akan jadi lebih terbuka pada Anda dan juga mau mendengarkan bimbingan Anda di kolam renang. Namun, jangan membesar-besarkan rasa takutnya misalnya saat Anda bercerita pada orang lain. Daripada mengatakan, “Anak saya sangat takut berenang,” lebih baik katakan, “Anak saya masih ragu-ragu kalau diajak berenang, tetapi sebentar lagi pasti sudah lancar berenangnya,”.

Anda juga sebaiknya memberikan pemahaman pada anak untuk meluruskan hal yang ditakutinya. Misalnya anak Anda takut tenggelam, jelaskan bahwa di kolam renang, tubuh akan mengapung dengan sendirinya jika si kecil tetap rileks dan mengikuti gerakan yang Anda ajarkan. Jika buah hati Anda takut matanya kemasukan air, sediakan kacamata renang.

3. Ikut berenang bersama anak

Apabila anak Anda takut berenang, sebaiknya Anda dan pasangan juga ikut masuk ke dalam air. Hal ini akan menambah kepercayaan diri dan rasa aman dalam benak si kecil. Ajak pula kakak, adik, atau saudaranya untuk berenang bersama. Dengan begitu, anak akan terdorong untuk menghadapi rasa takutnya supaya bisa ikut terlibat dalam kegiatan berenang bersama keluarga. Taktik ini juga sangat berguna bagi anak yang takut dengan orang asing seperti guru les atau teman-teman les renangnya. Kalau ia sudah mulai berani berenang sendiri, barulah Anda bisa mendaftarkannya untuk ikut les renang.

4. Bersikap positif

Selama berada di kolam renang, pertahankan sikap dan kata-kata yang positif. Pujilah anak setiap ia berani masuk ke air atau menyelam. Jika anak masih takut, gunakan kata-kata yang bernada percaya diri dan positif seperti, “Kamu hebat berani masuk ke air, pasti kamu juga berani berjalan ke arah Ibu. Yuk, pelan-pelan lepas tangannya dari tepi kolam,”. Namun, kalau anak melihat sedikit saja Anda tidak sabar atau kesal, anak akan semakin takut dan mengingat saat berenang sebagai pengalaman yang negatif.

5. Biasakan ke kolam renang

Wajar saja anak takut berenang kalau ia memang tak pernah atau sangat jarang pergi ke kolam renang. Anak akan merasa terintimidasi dalam lingkungan yang asing. Maka, usahakan untuk menjadikan berenang sebagai rutinitas, misalnya seminggu sekali. Meskipun anak tetap menolak untuk berenang, lama-kelamaan buah hati Anda akan merasa lebih akrab dengan suasananya dan akhirnya penasaran juga dengan kolam renang. Supaya rutinitas tersebut lebih menyenangkan, Anda bisa mengajak anak untuk melakukan hal-hal yang disukainya sepulang dari kolam renang, misalnya makan es krim.

6. Berenang di jam yang tak terlalu ramai

Anak yang takut berenang umumnya merasa tak nyaman jika harus berada di air dengan orang-orang yang tampak agresif. Misalnya, anak-anak yang lebih tua darinya yang sering loncat ke dalam kolam di dekatnya. Anak Anda juga mungkin merasa terganggu kalau terkena cipratan air dari orang lain. Oleh karena itu, usahakan untuk berenang di jam yang cukup sepi supaya anak lebih leluasa untuk berlatih dan membiasakan diri.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Tips Melakukan Gerakan Gaya Punggung

Renang gaya punggung merupakan gaya renang paling unik diantara semua gaya. Karena dalam renang gaya punggung, yang menempel pada permukaan air bukanlah tubuh bagian depan melainkan tubuh bagian belakang (punggung).

Gaya punggung merupakan kebalikan dari gaya bebas. Renang gaya punggung dilakukan dengan cara mengayuhkan tangan ke belakang dan kaki menendang ke arah air.
Gaya renang ini lebih sulit dilakukan dibanding gaya bebas dan gaya dada. Kalau kamu menggunakan gaya ini, kamu harus hati-hati, sebab kamu tidak bisa melihat dinding kolam.

Start merupakan salah satu asfek penentu kemenangan dalam suatu lomba renang .Karena itu gerakan start harus dikuasai secara maksimal.Salah satunya melalui latihan-latihan dengan  memahami teknik start yang baik.

Untuk melakukan Start belakang  pada renang gaya punggung ,Para perenang diwajibkan selalu berada di dinding kolam ,dengan jari-jari kaki berada di bawah air.Start belakang renang gaya punggung dibagi menjadi enam kategori yaitu :

1.       Penempatan Kaki

  • Kaki harus ditempatkan pada dinding kolam selebar ketiak
  • Jari-jari kaki harus berputar ke dalam guna untuk mendorong badan agar lebih jauh dan juga membantu menempelnya telapak kaki di dinding kolam.
  • Pinggul harus dijauhkan dari tumit.dengan jari kaki berda persis di bawah permukaan air

Adapun Tahapan melakukan Start Renang Gaya Punggung adalah sebagai berikut :

  1. Lakukan lipatan tubuh yang rapat sebelum aba-aba mulai
  2. Dorong tanganmu menjauhi papan start lalu lempar kepala ke belakang
  3. Lempar kedua lengan kea rah menyamping bukan vertical guna untuk mengangkat pinggul di atas air.
  4. Saat melakukan tukikan posisi tubuh melengkung
  5. Menukiklah untuk masuk ke dalam air yaitu tubuh bagian atas.
  6. Angkat ke dua kaki dan luruskan tubuh saat masuki ke air

2. Posisi Pegangan Tangan dan Pposisi Kepala saat aba-aba “Bersedia “

  • Perenang harus menempatkan ibu jari di sisi atas palang start
  • Perenang harus menjaga kepala dan punggung segaris atau condongkan kepala ke start block
  • Tumit tidak terlalu menempel.
  • Saat aba-aba bersedia ,perenang harus menarik tubuh tinggi-tinggi.
  • Jarak pinggul dari tumit sekitar 80 – 90 derajat.

3. Saat Bertolak dari Dinding.

  • Saat bertolak dari dinding lakukan lemparan kepala secara mendadak serta manfaatkan tubuh bagian atas saat melempar tubuh.
  • Tangan,kepala,dan bahu harus dilempar ke belakangsecara tiba-tiba sekaligus.
  • Lengan tepat di depan kedua kaki,dan kaki harus bertolak keras pada dinding
  • Kemudian angkat poros tubuh dengan melempar lengan ke belakang
  • Selanjutnya lempar lengan ke sekeliling dank e bawah sehingga akan membawa pinggul ke atas permukaan air dan akan menyiapkan masuknya lengan ke air.

4. Saat Masuk ke Air setelah Tolakan.

  • Saat masuk ke air kepala dan tubuh bagian atas masuk secara menukik.
  • Selanjutnya segera akan kaki mu dan membentuk torpedo lurus
  • Kemudian dengan memanfaatkan kecepatan saat masuk di air lakukan tendangan kupu-kupu.
  • Tendangan kupu-kupu hanya dilakukan pada puncak daya gerak atau sesuai aturan tidak boleh lebih dari 15 meter tendangan di bawah air.
  • Selanjutnya segera mengganti tendangan kipas ke gerakan awal renang gaya punggung.

5. Awal Gerakan Kaki Gaya Punggung.

Pada saat awal gerakan kaki gaya punggung setelah luncuran , tarikan lengan kedua posisi dengan masih tumpang tindih sehingga memunculkan daya gerak yang lebih besar ke dalam dayungan permukaan regular tubuh.
Karena itu saat melakukan gerakan awal gaya punggung kita harus berdiri,dengan mengangkat pinggul,dan bergerak dengan tendangan kipas.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Cara Meluncur Di Air Dengan Benar

Pada kesempan kali ini kami akan berbagi teknik dasar meluncur olahraga air yaitu berenang. Teknik meluncur ini adalah lanjutan dari teknik pernafasan. Setelah menguasai cara bernafas dan mengapung, dapat lanjutkan dengan latihan meluncur. Latihan ini diperlukan teristimewa untuk melatih keseimbangan tubuh di air.

Tidak sedikit yang belajar renang tidak mampu menguasai keseimbangan tubuh saat tenggelam dan bahkan tidak mampu berdiri di kolam renang, meskipun kolam itu dangkal. Oleh karena itu, diperlukan latihan dengan tekun dan rutin.

Latihan meluncur bisa dilakukan sebagai berikut :

  1. Berdiri ditepi kolam dengan membelakangi dinding kolam dan salah satu kaki/telapaknya berada menempel pada dinding untuk siap menolak.
  2. Luruskan kedua lengan keatas kepala dengan ibu jari saling berkaitan satu sama lain.
  3. Tundukkan tubuh dengan berusaha ujung jari tangan lebih dahulu tiba diatas permukaan air.
  4. Serentaknya dengan tibanya kedua tangan diatas permukaan air, kaki yang menempel pada dinding mendorong hingga tubuh terdorong kedepan.
  5. Disaat luncuran berjalan, hindarkan mengambil sikap berdiri sebelum titik luncurnya menurun dan kemudian berhenti, dan sebagai akibatnya kaki secara titik luncurnya menurun dan kemudian berhenti, hindarkan mengambil sikap berdiri sebelum titik luncuran menurun dan kemudian berhenti, dan sebagai akibatnya kaki secara otomatis turun hingga dapat berdiri.
  6. Apabila saat meluncur dengan kecepatan tinggi turun dengan tiba-tiba untuk berdiri, banyak terjadi justru yang melakukan tidak mampu berhenti.
  7. Cara yang sama dapat dilakukan dengan meluncur dari tengah-tengah kolam dangkal. Setelah meluncur habis, kemudian berdiri dan lakukan berulang-ulang hingga membawa tubuh menepi.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Mengatasi Kram Kaki Saat Renang

Kram otot bisa dialami oleh siapa saja. Salah satu bagian tubuh yang sering mengalami kram adalah tungkai bawah (betis, pergelangan kaki, kaki).

Kram otot kaki ini terjadi karena kontraksi atau menegangnya otot secara kuat dan tiba-tiba. Kondisi ini kerap terjadi misalnya saat Anda melakukan aktifitas yang cukup berat (termasuk olahraga) tanpa melakukan pemanasan sebelumnya. Selain itu, beberapa faktor lain yang membuat seseorang lebih mudah mengalami kram, di antaranya yakni:

  • Defisiensi kalium, kalsium, magnesium
  • Penekanan syaraf tulang belakang
  • Suplai darah tidak adekuat
  • Dehidrasi (kurang cairan)
  • Cidera, misalnya karena melakukan pergerakan dengan postur tubuh yang tidak ergonomis
  • Paparan suhu lingkungan yang terlalu dingin
  • Memiliki penyakit tertentu, misalnya gangguan fungsi hati, ginjal, kelenjar tiroid, multiple sklerosis, dan sebagainya

Jika tidak ada penyulit lain yang berbahaya, umumnya kram otot kaki saat berolahraga bisa reda dengan sendirinya tanpa memerlukan penanganan medis serius. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah:

  • Saat terasa kram, segera hentikan aktifitas yang dilakukan
  • Beristirahatlah, pindah ke tempat yang tenang
  • Lakukan pemijatan lembut sambil gerakkan perlahan kaki yang kram
  • Kompres kaki yang kram dengan air hangat
  • Perbanyak minum
  • Tinggikan kaki yang kram, misalnya dengan diganjal menggunakan bantal
  • Jika nyeri terasa sangat hebat, bisa konsumsi obat pereda nyeri, misalnya paracetamol

Namun, jika kram sangat sering berulang, Anda bisa periksakan langsung anak Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut ya..

 

dr. Nadia Nurotul Fuadah

 

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Menjaga Stamina Saat Renang

Berenang adalah salah satu olahraga yang menyenangkan dan disukai oleh banyak orang. Untuk mendapatkan manfaat renang, bukan hanya didominasi oleh atlet atau perenang profesional saja. Berenang menjadi salah satu jenis olahraga  yang bisa dilakukan oleh seluruh kelompok usia dengan beragam manfaat, apalagi bila kamu melakukannya secara teratur.

Manfaat renang bisa membangun kekuatan dan meningkatkan stamina tubuh karena untuk bergerak di dalam air, seseorang membutuhkan tenaga yang lebih kuat. Renang sebagai bagian dari jenis olahraga akan sangat berguna untuk melatih semua kelompok otot utama, dari bahu, punggung, panggul, bokong, sampai kaki. Selain manfaat di atas, manfaat renang untuk kesehatansendiri cukup banyak beberapa diantaranya yakni:

1.  Membangun Massa Otot
Manfaat renang bagi sebagian pria berguna untuk peningkatan otot lengan (trisep) hingga hampir 25 persen. Kamu bisa merasakan hasilnya setelah melakukan program berenang selama 8 minggu.

2.  Meningkatkan Ketahanan Sistem Pernapasan dan Kardiovaskular
Sebuah studi menyimpulkan, manfaat renang bisa kamu rasakan bila melakukan latihan secara rutin selama 12 minggu, dengan memberikan dampak pada konsumsi oksigen naik sampai 10 persen dari partisipan pria dan wanita paruh baya. Selain itu, manfaat renang bisa memberikan dampak peningkatan jumlah darah yang dipompa tiap kali jantung berdenyut mencapai 18 persen, yang berarti peningkatan kekuatan.

3.  Membakar Kalori
Dengan renang, kamu juga bisa membakar kalori sekitar 500-650 kalori apabila kamu melakukan renang selama 1 jam, ini bergantung seberapa efisien aktivitas tersebut dilakukan.

4.  Lakukanlah Secara Bertahap
Bagi kamu yang merupakan seorang pemula, olahraga renang harus dilakukan secara perlahan-lahan. Pelajaran awal yang perlu dipahami adalah pernapasan dan irama dari gerakan. Untuk waktu yang disarankan bagi pemula dalam melakukan sesi renang yakni sekitar 10 menit. Kemudian bila sudah terbiasa kamu bisa memperpanjang waktu latihan sampai 30 menit. Sebaiknya lakukan secara rutin sebanyak 3-5 kali per minggu.

5.  Menghindari dari Berbagai Serangan Penyakit
Bila renang dilakukan secara teratur, manfaatnya bisa  menjauhkan tubuh dari stroke, dan penyakit jantung. Berdasarkan studi, renang secara rutin juga bisa memperpanjang usia seseorang.

6.  Membantu Tubuh Menjadi Rileks
Satu lagi manfaat renang yang bisa kamu rasakan yakni sebagai sarana bagi tubuh dalam mendapatkan relaksasi. Selain itu, olahraga ini dipercaya bisa membuat perasaan kamu menjadi lebih tenang. Seperti yang diklaim dalam sebuah penelitian, dengan renang bisa meningkatkan rasa percaya diri, menjernihkan pikiran, dan mendorong pemikiran positif.

Bila kamu pemula dan belum merasa nyaman memasukkan wajah ke air, maka kamu bisa terlebih dulu berlatih dengan cara merendam badan sampai bagian leher atau bisa berjalan di kedalaman kolam yang lebih dangkal. Dengan cara latihan ini bisa dianggap jauh lebih baik untuk memperkuat stamina kamu sebelum benar-benar berenang. Agar manfaat renang bisa kamu rasakan dengan maksimal, sebaiknya selalu mengawali sesi latihan renang dengan pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan. Manfaat renang bisa kamu peroleh bila dilakukan secara rutin. Sebaiknya jadwalkan secara khusus dan kamu bisa juga membuat target sebagai motivasi atau berenang bersama teman-teman.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa private swimming lesson bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa private swimming lesson bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School