Renang Dapat Menyembuhkan Nyeri Tulang Belakang

Nyeri tulang belakang atau Low Back Pain merupakan suatu kondisi dimana terjadi sensasi nyeri mulai dari ringan hingga berat di bagian tulang belakang. Yang dimaksud tulang belakang adalah dimulai dari leher sampai tolong ekor. Di bidang anatomi kedokteran, tulang belakang dibagi menjadi 5 bagian yaitu servikal, thorakal, lumbal, sacrum dan coccygeus. Tulang belakang servikal dimulai dari tengkuk bagian atas sampai punggung setinggi pertengahan dada, thorakal dimulai dari punggung setinggi pertengahan dada sampai punggung bawah setinggi pinggang, lumbal dimulai dari punggung bawah setinggi pinggang sampai pertengahan panggul (pertengahan pantat), dan coccygeus (tulang ekor) dapat kita raba beberapa centimeter diatas lubang anus.

Nyeri tulang belakang termasuk ke dalam keluhan sejuta umat. Keluhan ini dapat dialami oleh berbagai kelompok usia mulai dari anak-anak hingga dewasa. Seiring banyaknya orang yang mengalami keluhan nyeri tulang belakang, maka dapat diasumsikan telah terjadi kebiasaan yang kurang benar dimasyarakat sehingga menimbulkan keluhan yang sama.

Nyeri tulang belakang dapat disebabkan oleh suatu trauma maupun non-trauma. Yang dimaksud trauma adalah adanya suatu benturan fisik baik langsung maupun tidak langsung. Benturan fisik langsung dapat berupa terjatuh, terbentur, terhimpit dan seterusnya. Sedangkan yang termasuk benturan fisik tidak langsung ialah suatu ruda paksa misalnya kuli gendong atau kuli angkut yang memaksa mengangkut beban yang diluar kemampuan atau teknik yang salah dalam mengangkut beban dan seterusnya. Kemudian nyeri tulang belakang yang disebabkan oleh suatu non-trauma ialah penempatan posisi yang salah atau kurang mantap misalnya kesalahan posisi tidur dan posisi pada saat duduk.

Dari sekian banyak penderita yang mengeluh nyeri tulang belakang, posisi yang paling sering terjadi didaerah lumbal atau tulang belakang yang dimulai dari punggung bawah setinggi pinggang sampai pertengahan panggul. Penyebab tersering pada keluhan ini adalah non-trauma. Sebagaimana sudah dijelaskan diatas, penempatan posisi yang salah menjadi kebiasaan masyarakat sampai saat ini mulai dari kesalahan dalam posisi tidur hingga posisi duduk. Kesalahan penempatan posisi yang terus menerus itu mengakibatkan pergeseran pada tulang belakang sehingga menyebabkan terjebitnya syaraf spinal atau syaraf tulang belakang. Kemudian munculah sensasi nyeri terutama pada saat bergerak dengan manifestasi bermacam-macam mulai dari nyeri saat duduk, berjalan, nyeri saat gerakan sholat (rukuk dan sujud), nyeri pada saat menggerakkan pinggang dan lainya sebagainya.

Untuk mengurangi keluhan nyeri tulang belakang dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pemberian obat-obatan pengurang rasa sakit, pemberian anti inflamasi (anti radang) untuk mengurangi peradangan pada syaraf atau jaringan yang terjepit, tindakan fisioterapi dengan traksi (ditarik) atau pemasangan korset lumbal agar tulang belakang khususnya bagian lumbal berada dalam posisi yang benar dan selanjutnya dengan cara olahraga.
Opsi olahraga sebagai tatalaksana nyeri tulang belakang merupakan jalan tengah yang baik dan hasilnya bersifat menyeluruh artinya selain untuk membantu pemulihan juga membangun dan menjaga kebugaran tubuh. Pemilihan jenis olahraga pada penderita nyeri tulang belakang harus tepat mengingat adanya keterbatasan mobilisasi dari penderitanya. Diantara sekian banyak jenis olahraga, renang merupakan olahraga yang paling realistis dan tentunya bermanfaat bagi penderita nyeri tulang belakang.

Renang merupakan jenis olahraga aerob yang menggunakan media air untuk keberlangsungannya. Renang dianggap sebagai olahraga yang relatif aman untuk penderita nyeri tulang belakang karena pada saat berenang bobot tubuh manusia akan menjadi ringan sehingga mempermudah mobilitas dari organ-organ tubuh tidak terkecuali bagian tubuh yang terganggu. Setidaknya terdapat 2 manfaat olahraga renang penderita LBP yaitu :

  1. Olahraga renang membantu penyembuhan nyeri tulang belakang dengan cara memperkuat otot-otot panggul maupun otot-otot yang menyangga tulang belakang sehingga struktur tulang belakang akan terjaga dalam posisi yang baik.
  2. Olahraga renang merupakan olahraga aerob yang menghasilkan cukup banyak energi (Adenotriphospat/ATP) sehingga ketersediaan energi yang cukup dapat membantu tubuh dalam penyembuhan dan menghindarkan kondisi stres oksidatif akibat sakit.

Meskipun olahraga renang sangat mendukung proses penyembuhan nyeri tulang belakang, tatalaksana yang lain juga tidak kalah penting seperti farmakoterapi (terapi obat-obatan), fisioterapi dan seterusnya. Karena pada prinsipnya proses upaya penyembuhan harus dilakukan dengan sinergis dan berkelanjutan

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut Terapi Tulang Belakang Di Bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Terapi Tulang Belakang Di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *