Cara Mudah Renang Dengan Cepat
Beberapa hal diyakini menjadi faktor seberapa cepat seseorang dapat berenang, dari teknik berenang hingga kekuatan lengan dan ukuran kaki sampai kepada struktur tulang dan sendi seorang perenang. Beberapa perenang nampaknya dapat berenang dengan cepat tanpa merasa kelelahan, di sisi lain beberapa perenang nampaknya bahkan tidak bisa berenang dengan cepat sama sekali. Beberapa perenang akan memiliki keterbatasan teknik karena mereka tidak melenturkan tubuh sedemikian rupa – jangkauan gerakan mereka secara fisik dibatasi oleh struktur sendi bawaan mereka. Tapi hal itu tidak berarti mereka tidak dapat berenang dengan cepat, melainkan mereka memang tidak bisa berenang secepat perenang yang memiliki struktur sendi yang berbeda.

Ada beberapa teknik berenang yang dapat diterapkan agar Anda dapat berenang dengan cepat. Teknik ini juga dapat menjadikan Anda berenang dengan lebih efisien – Anda berenang dengan kecepatan yang sama namun menggunakan energi yang lebih sedikit. Untuk berenang dengan cepat Anda harus meningkatkan kecepatan berenang, mengurangi tahanan berenang atau meningkatkan tenaga. Berenang dengan ‘licin’ atau berenang lebih kuat – atau keduanya.
Pelatih renang sering berbicara bahwa berenang menjadi terasa berat sejalan dengan kecepatan berenang yang ditambah karena adanya tahanan yang dialami perenang. Perenang harus mengurangi pengaruh dari hambatan atau menambah tenaga pada otot ketika berenang.
Perenang merasa kesulitan ketika menambah tenaga otot pada saat berenang ketika mereka tidak melakukannya dengan benar.
Langkah pertama untuk dapat berenang dengan cepat adalah mengatur posisi, kemudian melakukan gerakan ‘menangkap’ dengan benar, menekan dan memutar, hal-hal yang semua orang bisa mempelajarinya. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menambah tenaga pada otot ketika Anda berenang :
– Mengatur posisi
– Anda harus mengatur posisi tubuh Anda sebaik mungkin saat berenang baik untuk meminimalkan tahanan dan meningkatkan tenaga pada otot yang ada. Buat tubuh Anda lurus dan panjang, sejajar dengan permukaan air pada saat Anda berenang.
– Cek apa yang Anda lihat. Anda harus melihat ke arah dasar kolam, ke samping atau ke arah samping atas ketika mengambil nafas, tapi jangan pernah arahkan pandangan ke depan. Jika pandangan Anda mengarah ke depan, posisi kaki Anda akan ‘jatuh’ ke bawah, ke arah dasar kolam, dan Anda akan kehilangan posisi paralel tubuh Anda terhadap air.
– Kepala Anda harus mengarah ke tujuan Anda.
– Bayangkan Anda sedang berenang di sebuah tabung yang panjang. Pada saat Anda berenang jaga posisi tubuh Anda selalu di dalam tabung tersebut. Mungkin memerlukan sedikit tendangan kaki, mungkin memerlukan sedikit pandangan ke arah belakang, apapun itu latihlah posisi Anda.
– Gerakan ‘menangkap’
– Anda harus ‘menangkap’ air untuk mentransfer tenaga dari tubuh Anda ke air- gerakkan ‘tangkapan’ berenang yang bagus tentunya.
– Letakkan tangan dan lengan dengan benar agar dapat ‘menangkap’ air dengan baik. ‘Menangkap’ air hanya menggunakan tangan akan menghilangkan daya cengkram terhadap air.
– Gunakan tangan dan lengan bagian bawah.
– Bayangkan Anda sedang mengarah ke depan dan bawah sebuah tembok pada saat Anda berenang, dengan sisi tembok pada siku Anda. Arahkan ujung jari kearah dasar kolam, arahkan siku ke atas ke arah langit atau ke arah luar, dan bayangkan segala sesuatu dari siku ke lengan bawah hingga ke ujung jari tangan Anda adalah sebuah dayung yang besar.
– Menekan
– Tekan air dengan seluruh otot Anda, artinya otot-otot bagian dada dan punggung, bukan di lengan atau bahu.
– Anda harus merasakan seolah-olah ada kantung yang terbentuk di ketiak Anda pada saat Anda mengeluarkan tenaga di air.
– Pada saat Anda menekan air, rasakan otot punggung dan dada menarik lengan Anda dari atas Anda ke bagian bawah atau belakang dada Anda ( lakukan semampu Anda untuk menjaga ujung-ujung jari tangan tetap mengarah ke bawah dan siku mengarah ke atas untuk posisi ‘menangkap’ yang baik ).
– Bayangkan Anda ‘menangkap’ air terlebih dahulu, kemudian menekan air. Rasakan tubuh Anda menyentak ke depan ke arah lengan pada saat menekan.
– Berputar
– Untuk memaksimalkan posisi, gerakan ‘menangkap’ dan menekan, Anda harus memutar tubuh Anda.
– Tubuh Anda harus memutar dengan sumbunya adalah ujung kepala, leher, punggung hingga kaki.
– Ketika lengan ‘menangkap’, putar tubuh hingga sisi lengan yang menangkap berada di bawah air dan sisi lengan yang lainnya di atas air – atau paling tidak lebih dekat ke permukaan air daripada sisi lengan yang melakukan gerakan ‘menangkap’.
– Berputarlah sebagai satu kesatuan, dari bahu hingga pinggang, dengan pinggang dan bahu merupakan satu kesatuan ( artinya Anda harus menggunakan otot bagian tengah untuk menjaganya agar tetap menjadi satu kesatuan).
– Setelah Anda ‘menangkap’ air Anda akan menekan air. Pada saat Anda menekan, putar tubuh Anda, pindahkan tubuh hingga bagian tubuh yang lebih rendah mengarah ke permukaan dan bagian yang tadinya mengarah ke permukaan menjadi lebih rendah.
– Bayangkan sebuah tali melewati pinggang hingga ujung jari tangan. Gerakkan pinggang untuk memulai menekan dengan menarik tali tersebut ketika pinggang mulai berputar dari posisi yang lebih dalam ke posisi yang lebih dangkal.
Lakukan tips-tips tersebut dan Anda akan berenang lebih cepat. Semoga bermanfaat.
Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.