Kram otot bisa dialami oleh siapa saja. Salah satu bagian tubuh yang sering mengalami kram adalah tungkai bawah (betis, pergelangan kaki, kaki).


Kram otot kaki ini terjadi karena kontraksi atau menegangnya otot secara kuat dan tiba-tiba. Kondisi ini kerap terjadi misalnya saat Anda melakukan aktifitas yang cukup berat (termasuk olahraga) tanpa melakukan pemanasan sebelumnya. Selain itu, beberapa faktor lain yang membuat seseorang lebih mudah mengalami kram, di antaranya yakni:
- Defisiensi kalium, kalsium, magnesium
- Penekanan syaraf tulang belakang
- Suplai darah tidak adekuat
- Dehidrasi (kurang cairan)
- Cidera, misalnya karena melakukan pergerakan dengan postur tubuh yang tidak ergonomis
- Paparan suhu lingkungan yang terlalu dingin
- Memiliki penyakit tertentu, misalnya gangguan fungsi hati, ginjal, kelenjar tiroid, multiple sklerosis, dan sebagainya
Jika tidak ada penyulit lain yang berbahaya, umumnya kram otot kaki saat berolahraga bisa reda dengan sendirinya tanpa memerlukan penanganan medis serius. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah:
- Saat terasa kram, segera hentikan aktifitas yang dilakukan
- Beristirahatlah, pindah ke tempat yang tenang
- Lakukan pemijatan lembut sambil gerakkan perlahan kaki yang kram
- Kompres kaki yang kram dengan air hangat
- Perbanyak minum
- Tinggikan kaki yang kram, misalnya dengan diganjal menggunakan bantal
- Jika nyeri terasa sangat hebat, bisa konsumsi obat pereda nyeri, misalnya paracetamol
Namun, jika kram sangat sering berulang, Anda bisa periksakan langsung anak Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut ya..
dr. Nadia Nurotul Fuadah