Category: berenang

Cara Melatih Pernapasan Saat Renang

Kemampuan untuk menahan napas untuk waktu yang lama adalah hal yang banyak diinginkan oleh orang-orang. Mungkin Anda membutuhkannya untuk berselancar atau menyelam lebih lama, atau Anda membutuhkan sebuah trik yang mengejutkan dan bisa membuat orang lain kagum. Apapun alasannya, meningkatkan durasi menahan napas sebenarnya adalah hal yang mudah, dengan catatan Anda harus mengikuti teknik latihan yang benar dan mengikuti petunjuk keamanannya. Bacalah panduan ini untuk mengetahuinya.

1. Berlatih pernapasan dalam. Sebelum menahan napas Anda, tarik napas dan hembuskan perlahan dari dalam diafragma Anda. Dengan melakukan hal ini, Anda mengeluarkan udara berkualitas buruk dari paru-paru Anda. Tarik napas selama lima detik, tahan selama satu detik, hembuskan selama sepuluh detik. Lakukan ini selama dua menit, dan pastikan saat Anda menghembuskan napas, Anda membuang seluruh udara dari paru-paru Anda.

  • Ketika Anda menghembuskan napas, tempelkan lidah Anda pada gigi depan bagian atas Anda. Ini akan membentuk sebuah pipa untuk mengontrol keluarnya udara. Napas Anda akan mengeluarkan suara berdesis saat terhembus.
  • Pernapasan dalam membuat tubuh Anda menyimpan oksigen lebih di dalam sel darah merah. Hal ini akan membantu Anda dalam menahan napas Anda karena tubuh Anda dapat menggunakan oksigen yang disimpan untuk terus bekerja, meskipun Anda tidak bernapas.

2. Bersihkan CO2 dari paru-paru Anda. Ketika menahan napas Anda, tekanan yang Anda rasakan di paru-paru Anda bukanlah hasil dari keinginan untuk bernapas, melainkan hasil dari meningkatnya CO2 yang ingin dikeluarkan. Peningkatkan CO2 ini dapat menyakitkan seiring waktu. Untuk meminimalkan rasa sakitnya, Anda perlu membersihkan sisa-sisa CO2 dari paru-paru Anda sebelum menahan napas Anda. Ini caranya:

  • Hembuskan napas sekuat-kuatnya, buang sebanyak mungkin udara dari paru-paru Anda. Kembungkan pipi Anda ketika melakukan ini, dan bayangkan Anda sedang meniup perahu layar mainan untuk bergerak.
  • Ketika Anda telah menghembuskan seluruhnya, tarik napas secepatnya dan ulangi. Cobalah untuk tidak bergerak sedikitpun saat melakukan ini untuk menghindari menggunakan oksigen cadangan yang tersimpan dari langkah sebelumnya.

3. Tarik napas dan tahan selama satu menit tiga puluh detik. Ini adalah pemanasan untuk tubuh Anda menyesuaikan dengan keadaan tanpa udara. Gunakan timer untuk menghitung mundur 90 detik, dan jangan menahan napas Anda lebih lama dari itu terlebih dahulu.

  • Saat Anda menarik napas, jangan menghirup terlalu berlebihan; hal ini akan membuat tegangan di dalam tubuh Anda dan menyebabkan Anda menghabiskan energi lebih banyak. Sebaiknya, isi paru-paru Anda hingga sekitar 80-85% sehingga tubuh Anda masih memiliki ruangan untuk rileks.
  • Ketika waktu 90 detik telah usai, hembuskan napas untuk membuang udara bekas dari paru-paru Anda, kemudian bernapaslah tiga kali, tarik dan hembuskan secara menyeluruh. Hal ini dikenal dengan semi-pembersihan.

 

Hasil Kreatif Dari Andrea

 

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk belajar renang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Renang Itu Sunah Loh !

Imam Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman mengeluarkan hadits tentang keutamaan mengajarkan renang, melempar dan berkuda.

أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ الْقَاضِي ، نا أَبُو جَعْفَرٍ مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ دُحَيْمٍ الشَّيْبَانِيُّ ، أنا أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ مُبَارَكٍ الْعَطَّارُ ، نا أَبِي ، حَدَّثَنِي قَيْسٌ ، عَنْ لَيْثٍ ، عَنْ مُجَاهِدٍ ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” عَلِّمُوا أَبْنَاءَكُمُ السِّبَاحَةَ وَالرَّمْيَ ، وَالْمَرْأَةَ الْمِغْزَلَ ، عُبَيْدٌ الْعَطَّارُ مُنْكَرُ الْحَدِيثِ

Abu Bakr Ahmad bin Al Hasan Al Qadhi mengabarkan kepada kami, Abu Ja’far Muhammad bin Ali bin Duhaim Asy Syaibani mengabarkan kepada kami, Ahmad bin Ubaid bin Ishaq bin Mubarak Al ‘Athar mengabarkan kepada kami, ayahku (Ubaid bin Ishaq) mengabarkan kepadaku, Qais menuturkan kepadaku, dari Laits, dari Mujahid dari Ibnu Umar, ia berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “ajarkanlah anak-anak kalian renang, melempar dan ajari kaum wanita kalian memintal”. (Al Baihaqi berkata: ) Ubaid Al Athar adalah perawi yang munkarul hadits.

Derajat hadits

Sanad hadits ini lemah karena beberapa masalah:

  1. Ubaid bin Ishaq Al Athar adalah perawi yang munkarul hadits sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi dan Al Bukhari. Bahkan Imam Muslim dan An Nasa’i mengatakan: “matrukul hadits”.
  2. Ahmad bin Ubaid statusnya majhul haal
  3. Qais bin Ar Rabi’ diperselisihkan statusnya. Sebagian ulama mentsiqahkannya, sebagaimana Syu’bah, Ibnu ‘Uyainah, Sufyan Ats Tsauri, dan lainnya. Sebagian ulama menganggapnya lemah, Al Hakim mengatakan: “haditsnya tidak lurus”, Al Baihaqi berkata: “ia tidak dijadikan hujjah”, Ali Al Madini berkata: “ia lemah sekali”. Yang rajih adalah sebagaimana yang dikatakan Ibnu Hajar yang lebih rinci keterangannya: “ia shaduq, namun hafalannya berubah ketika sudah tua. Dan anaknya memasukan ke dalam kitabnya hadits-hadits yang bukan darinya, lalu menyampaikannya”.
  4. Laits bin Abi Salim adalah perawi yang shaduq namun mengalami ikhtilath. Al Bukhari berkata: “ia shaduq yahim”. Imam Ahmad berkata: “haditsnya mudhtharib, namun orang-orang meriwayatkan hadits darinya”. Ibnu Hajar mengatakan: “ia shaduq namun sangat banyak ikhtilath, dan tidak bisa dibedakan mana haditsnya (sebelum ikhtilath), sehinga ia ditinggalkan”.

Dengan demikian sanad hadits munkar karena tafarrud dari Ubaid bin Ishaq, dan hadits ini dhaif jiddan karena banyak faktor yang membuatnya lemah.

Diriwayatkan dengan jalan lain, dikeluarkan oleh Abu Nu’aim dalam Ma’rifatus Shahabah,

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الطَّلْحِيُّ ، ثنا أَحْمَدُ بْنُ حَمَّادِ بْنِ سُفْيَانَ ، ثنا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ الْحِمْصِيُّ ، ثنا ابْنُ عَيَّاشٍ ، عَنْ سُلَيْمِ بْنِ عَمْرٍو الأَنْصَارِيِّ ، عَنْ عَمِّ أَبِيهِ ، عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبِيعٍ الأَنْصَارِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” عَلِّمُوا أَبْنَاءَكُمُ السِّبَاحَةَ وَالرِّمَايَةَ ، وَنِعْمَ لَهْوُ الْمُؤْمِنَةِ فِي بَيْتِهَا الْمِغْزَلُ ، وَإِذَا دَعَاكَ أَبَوَاكَ فَأَجِبْ أُمَّكَ

Abu Bakr Ath Thalhi menuturkan kepadaku, Ahmad bin Hammad bin Sufyan menuturkan kepadaku, Amr bin Utsman Al Himshi menuturkan kepadaku, Ibnu ‘Ayyasy menuturkan kepadaku, dari Sulaim bin ‘Amr Al Anshari, dari paman ayahnya, dari Bakr bin Abdillah bin Rabi’ Al Anshari, ia berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “ajarilah anak-anakmu renang dan melempar. Dan sebaik-baik permainan bagi seorang mukminah adalah memintal. Dan jika kedua orang tuamu memerintahkanmu, maka penuhilah perintah ibumu”.

Ibnu ‘Ayyasy riwayatnya diterima jika dari ahlus syam. Al Hakim berkata: “lemah riwayatnya dari selain penduduk syam”. Ibnu Hajar berkata: “ia shaduq riwayatnya jika dari penduduk negerinya (Syam)”. Dalam kasus ini ia meriwayatkan dari Sulaim bin ‘Amr Al Anshari adalah ahlus syam sehingga Ibnu ‘Ayyasy statusnya shaduq. Namun Sulaim bin ‘Amr Al Anshari statusnya majhul haal, Adz Dzahabi berkata: “ia tidak dikenal”. Ditambah lagi ada perawi yang mubham dalam sanad ini (yaitu paman ayahnya Sulaim). Sehingga sanad hadits ini juga lemah.

Dikeluarkan oleh Al Jashash dalam Ahkamul Qur’an,

حدثنا عَبْدُ الْبَاقِي ، قَالَ : حدثنا حُسَيْنُ بْنُ إِسْحَاقَ ، قَالَ : حدثنا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، قَالَ : حدثنا عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، قَالَ : حدثنا الْجَرَّاحُ بْنُ مِنْهَالٍ ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ ، عَنْ أَبِي سُلَيْمَانَ , مَوْلَى أَبِي رَافِعٍ ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ , صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” مِنْ حَقِّ الْوَلَدِ عَلَى الْوَالِدِ أَنْ يُعَلِّمَهُ كِتَابَ اللَّهِ وَالسِّبَاحَةَ وَالرَّمْيَ

Abdul Baqi menuturkan kepadaku, ia berkata: Husain bin Ishaq menuturkan kepadaku, ia berkata: Al Mughirah bin Abdirrahman menuturkan kepadaku, ia berkata: Utsman bin Abdirrahman menuturkan kepadaku, ia berkata: Al Jarrah bin Minhal menuturkan kepadaku, dari Ibnu Syihab, dari Abu Sulaiman maula Abu Rafi’, dari Abu Rafi ia berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “diantara hak anak yang wajib ditunaikan orang tuanya adalah: mengajarkan Al Qur’an, renang dan melempar”.

Al Jarrah bin Minhal adalah perawi yang matruk. Sehingga sanad ini juga lemah dan tidak bisa menjadi penguat.

Dikeluarkan dengan jalan lain, secara mauquf dari Umar bin Khathab, dikeluarkan oleh Sa’id bin Manshur dalam Sunan-nya,

نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَيَّاشٍ، عَنْ رِجَالٍ مِنَ الْفُقَهَاءِ أَحَدُهُمْ حَكِيمُ بْنُ حَكِيمِ بْنِ عَبَّادٍ الْأَنْصَارِيُّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، كَتَبَ إِلَى أَبِي عُبَيْدَةَ بْنِ الْجَرَّاحِ: «أَنْ عَلِّمُوا، مُقَاتِلَتَكُمُ الرَّمْيَ، وَعَلِّمُوا غِلْمَانَكُمُ الْعَوْمَ»

Abdurrahman bin Abi Zinad mengabarkan kepadaku, dari Abdurrahman bin Al Harits bin Abdillah bin ‘Ayyasy, dari beberapa orang yang faqih diantaranya Hakim bin Hakiim bin Abbad Al Anshari, bahwasanya Umar bin Khathab menulis surat kepada Abu Ubaidah bin Al Jarrah yang isinya: “ajarkanlah pasukanmu melempar dan ajarkanlah pemudamu berenang”.

Abdurrahman bin Abi Zinad atau dikenal dengan Ibnu Abi Zinad adalah perawi yang tsiqah hafidz. Abdurrahman bin Al Harits bin Abdillah bin ‘Ayyasy dikatakan oleh Ibnu Ma’in: “ia shalih”. Al Waqidi berkata: “tsiqah”. Ibnu Shalih Al Jiliy berkata: “ia tsiqah”. Namun Ali Al Madini dan Imam Ahmad mendhaifkannya. Yang rajih ia adalah perawi yang shaduq sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani. Sedangkan Hakim bin Hakim Al Anshari adalah perawi yang shaduq. Maka kesimpulannya, riwayat ini derajatnya hasan, insya Allah.

Maka dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa hadits di atas adalah hadits yang lemah secara marfu. Sebagaimana dikatakan oleh Al Albani (lihat Dha’iful Jami [2732, 3726], Silsilah Adh Dha’ifah [3876]) dan para ulama lainnya. Namun hadits ini hasan secara mauquf dari Umar bin Al Khathab radhiallahu’anhu. Sehingga tidak benar jika hadits ini dinisbatkan kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.

Terlebih lagi, pada sebagian tulisan yang tersebar di dunia maya, banyak yang menisbatkan hadits ini pada Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim, dan kami tidak menemukan hadits ini dalam dua kitab yang mulia tersebut. Sungguh ini adalah kesalahan yang sangat fatal!

Hadits shahih mengenai anjuran mengajarkan renang

Dikeluarkan oleh Imam An Nasa’i dalam Sunan-nya,

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ الْحَرَّانِيُّ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَلَمَةَ ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحِيمِ ، قَالَ : حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحِيمِ الزُّهْرِيُّ ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ ، قَالَ : رَأَيْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ ، وَجَابِرَ بْنَ عُمَيْرٍ الأَنْصَارِيَّيْنِ يَرْمِيَانِ ، فَقَالَ أَحَدُهُمَا لِصَاحِبِهِ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : ” كُلُّ شَيْءٍ لَيْسَ فِيهِ ذِكْرُ اللَّهِ ، فَهُوَ لَهُوٌ وَلَعِبٌ ، إِلا أَرْبَعَ : مُلاعَبَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ ، وَتَأْدِيبُ الرَّجُلِ فَرَسَهُ ، وَمَشْيُهُ بَيْنَ الْغَرَضَيْنِ ، وَتَعْلِيمُ الرَّجُلِ السَّبَّاحَةَ

Muhammad bin Wahb Al Harrani mengabarkan kepadaku, dari Muhammad bin Salamah, dari Abu Abdirrahim, ia berkata: Abdurrahim Az Zuhri menuturkan kepadaku, dari ‘Atha bin Abi Rabbah, ia berkata: aku melihat Jabir bin Abdillah Al Anshari dan Jabir bin Umairah Al Anshari sedang latihan melempar. Salah seorang dari mereka berkata kepada yang lainnya: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “setiap hal yang tidak ada dzikir kepada Allah adalah lahwun (kesia-siaan) dan permainan belaka, kecuali empat: candaan suami kepada istrinya, seorang lelaki yang melatih kudanya, latihan memanah, dan mengajarkan renang”.

Perawi hadits ini tsiqah tanpa keraguan, kecuali Muhammad bin Wahd, ia shaduq.

Dikeluarkan juga oleh Ishaq bin Ibrahim dalam Fadhail Ar Ramyi, dari sahabat Abu Ad Darda’ dengan lafadz,

اللهْوُ في ثلاثٍ : تأديبُ فرَسِكَ ، و رمْيُكَ بِقوسِكِ ، و مُلاعَبَتُكَ أهلَكَ

Lahwun (yang bermanfaat) itu ada tiga: engkau menjinakkan kudamu, engkau menembak panahmu, engkau bermain-main dengan keluargamu

tanpa tambahan “mengajarkan renang”, namun terdapat kelemahan dalam sanad-nya. Ala kulli haal, status hadits ini shahih insya Allah. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jaami’ (4534).

Kesimpulannya anjuran mengajarkan renang adalah hal yang tsabit, sehingga benar bahwa mengajarkarkan renang adalah hal yang dianjurkan oleh syariat. Berdasarkan hadits Jabir di atas dan atsar dari Umar bin Al Khathab radhiallahu’ahum.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

 

Apah Itu Renang?

Renang merupakan salah satu gerakan yang dilakukan di dalam air yang dapat dilakukan oleh manusia dan hewan. Umumnya hewan berenang untuk beberapa tujuan seperti mencari mangsa, mendinginkan suhu tubuh, berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

 

Sedangkan manusia menjadikan renang sebagai sarana olahraga, rekreasi, ataupun mencari ikan, mutiara atau hewan air lainnya. Manusia dan hewan dapat berenang di sungai, danau, laut dan kolam renang. Berenang dapat dilakukan oleh siapa saja dari berbagai usia dan kalangan masyarakat.

Olahraga renang untuk perlombaan atau rekreasi dilakukan di kolam renang. Berenang merupakan olahraga yang sangat baik bagi kesehatan tubuh karena hampir semua otot dan persendian bergerak ketika berenang. Olahraga renang dapat dilakukan oleh siapa saja baik putra maupun putri.

Sarana dan prasarana renang

Berenang membutuhkan beberapa sarana dan prasarana, hal ini untuk menghindari resiko cedera ataupun tenggelam ketika berada di dalam air. berikut beberapa sarana dan prasarana yang diperlukan untuk berenang :

a. Pakaian renang
pakaian renang wajib digunakan oleh atlet-atlet renang yang akan mengikuti kompetisi renang. Pakaian renang juga digunakan ketika berlatih renang
b. Papan pelampung
papan peampung berguna untuk berlatih meluncur dan mengapung di atas air bagianda yang sedang berlatih renang. Jika anda sudah mahir berenang papan pelampung sudah tidak diperlukan lagi.
c. Alat bantu bernapas
Alat bantu pernapasan digunakan oleh orang yang baru
belajar berenang dan penyelam.

Tips Renang Aman Untuk Bayi

Ketika menyiapkan bayi Anda berenang untuk pertama kalinya, catat baik-baik beberapa tips berikut ini. Bayi Anda pun akan merasa lebih berani dan nyaman bermain di dalam air. Anda dan pasangan juga jadi lebih waspada terhadap berbagai hal yang mungkin terjadi selama bayi Anda berenang.

Latihan dengan berendam
Sebelum mengajak bayi Anda berenang, biasakan buah hati untuk berendam di bak mandi bayi atau kolam karet kecil. Supaya bayi Anda merasa lebih nyaman, Anda bisa menyediakan mainan-mainan kecil kesukaannya saat bayi Anda belajar membiasakan diri dengan air.

Pastikan suhu kolam cukup hangat
Suhu air yang ideal untuk bayi Anda adalah 32 derajat Celsius. Usahakan untuk mencari kolam khusus untuk bayi agar bisa memastikan suhu kolam cukup hangat. Sebaiknya Anda juga mengajak bayi berenang di bawah sinar matahari untuk menjaganya tetap hangat. Jika buah hati Anda mulai kedinginan dan menggigil, segera angkat dan selimuti dengan handuk kering. Siapkan juga susu atau air putih hangat.

Hindari pelampung
Pelampung renang hanya akan memberikan rasa aman yang palsu pada bayi Anda. Selain itu, menggunakan pelampung cenderung membuatnya mengambang dengan posisi tegak. Padahal, posisi berenang yang lebih baik adalah berbaring. Pelampung renang juga bisa menyulitkan bayi dalam mengendalikan pergerakannya sendiri. Lebih baik biarkan bayi berenang dengan bebas sambil Anda tahan agar tidak tenggelam.

Pakai popok renang sekali pakai
Anda bisa membeli popok bayi sekali pakai yang khusus untuk berenang. Popok ini tidak akan bocor dalam air ketika bayi Anda buang air. Akan tetapi, perhatikan jika buah hati sudah buang air. Sebaiknya Anda langsung menggantinya dengan yang baru.

Ikut masuk ke dalam air
Penting bagi Anda dan buah hati untuk melalui proses ini bersama-sama. Maka, Anda atau pasangan sebaiknya ikut masuk dan memegangi bayi Anda saat ia berenang untuk yang pertama kalinya. Dengan begitu, bayi Anda akan merasa lebih aman dan percaya diri di dalam air.

Memberi dukungan moral
Saat Anda dan buah hati sudah berada di kolam, pastikan nada suara dan ekspresi wajah Anda tetap ceria dan lembut. Jangan panik karena bayi Anda bisa merasa terkejut dan ketakutan. Berikan pujian dan ajak buah hati untuk bernyanyi dan tertawa supaya dia bisa mengaitkan pengalaman berenang sebagai hal yang aman dan menyenangkan. Supaya dia merasa lebih akrab dengan suasana di air, Anda juga bisa membawa mainan-mainan yang biasa menemaninya saat mandi di rumah.

Pegang bayi dengan mantap
Posisi terbaik untuk membiasakan bayi untuk berenang adalah menahan bagian belakang kepala dan pantat bayi yang berbaring telentang. Setelah buah hati Anda mulai merasa nyaman di air, gendong bayi Anda dengan memegangi bagian bawah lengan atau ketiaknya. Celupkan bayi Anda sampai air mencapai pundaknya untuk menjaganya tetap hangat. Dengan posisi ini, ayunkan tubuh bayi supaya ia belajar menendang-nendang dan menyeimbangkan diri di dalam air.

Anda dan pasangan tak perlu takut mengajari bayi untuk menyelam. Bayi memiliki insting naluriah untuk menahan napasnya di dalam air. Anda bisa mengajari terlebih dahulu dengan membuat gelembung-gelembung dalam air lewat mulut. Bayi Anda akan menirunya ketika menyelam sehingga dia tidak akan tersedak air.

Jangan lebih dari setengah jam
Untuk tahap awal, berendamlah selama kurang lebih 10 menit supaya bayi Anda merasa terbiasa. Lalu keluarlah dari kolam dan tunggu beberapa saat sebelum masuk lagi. Berenang untuk bayi sebaiknya tidak lebih dari 30 menit demi menghindari kedinginan atau iritasi karena bahan kimia yang ada di dalam kolam renang.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Berenang Sehat Bagi Orang Tua

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan kuat maka kita membutuhkan asupan nutrisi yang bisa diperoleh dari menu makanan sehat yang kita konsumsi setiap hari.

Namun itu saja tidak cukup karena juga harus diimbangi dengan olahraga untuk mendapatkan keseimbangannya, salah satunya adalah dengan melakukan olahraga ringan seperti berenang.

Berenang merupakan salah satu jenis olahraga ringan yang menyenangkan sehingga kegiatan ini termasuk salah satu hobi yang diminati oleh masyarakat banyak.

Kegiatan berenang bisa dilakukan di sarana rekreasi yang terdapat fasilitas kolam renang dan biasanya dilakukan beramai-ramai bersama keluarga atau teman-teman.

Berikut ini adalah Manfaat Berenang Bagi Kesehatan diantaranya :

1. Melatih Pernafasan

Berenang bisa melatih dan meningkatkan kemampuan organ pernapasan hal ini dikarenakan kita membutuhkan pernafasan yang kuat selama melakukan aktifitas renang.

Selain itu pembuluh darah, aliran darah menuju jantung serta paru-paru akan terlatih untuk bekerja dan bisa memberikan pernafasan yang lebih lama.
2. Meningkatkan Kekuatan Otot dan Tulang

Jika diperhatikan dengan baik seseorang yang sering melakukan kegiatan berenang biasanya memiliki otot yang terlihat ideal dan keras.

3. Meninggikan Badan

Jika dibandingkan dengan jenis olahraga yang lain, kegiatan berenang merupakan aktifitas pertama yang diyakini bisa membantu tubuh menjadi lebih cepat tinggi.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Seseorang yang rutin melakukan aktifitas renang biasanya memiliki jantung yang sehat dan sistem pernafasan yang baik.

5. Bentuk Tubuh Menjadi Lebih Ideal

Mungkin anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan aktifitas renang jika selama ini anda sudah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan tubuh yang ideal namun tidak kunjung membuahkan hasil yang positif.

Olahraga berenang akan membuat semua organ tubuh bergerak sehingga otot-otot pada bagian tangan dan kaki, termasuk bisep akan terbentuk secara alami.

6. Meredakan Stress

Berenang membutuhkan banyak gerakan di dalam air dan hal ini akan meningkatkan hormon endorfin dalam otak yang bisa memicu suasana hati dan tenang, atau dengan kata lain membantu meredakan stres.

Selain itu tubuh yang terkena air juga bisa membuat tubuh merasa lebih segar dan hal ini bisa memberikan pengaruh positif pada suasana pikiran dan ketenangan hati.

7. Meningkatkan Kebugaran Tubuh

Aktifitas berenang sudah dikenal masyarakat umum bisa memberikan manfaat menjadikan tubuh bugar sepanjang hari dan membantu membentuk postur tubuh.

Lakukan olahraga renang setidaknya selama 20 menit dengan teknik dan irama yang sama pada kecepatan yang konstan dimana hal ini bisa membakar lemak pada tubuh, merangsang metablokisme tubuh dan menjaga kebugaran tubuh.

8. Meredakan Radang Sendi

Berenang bisa membantu memperbaiki postur tubuh terutama pada daerah punggung selain itu juga bisa mencegah masalah yang berhubungan dengan kesehatan tulang belakang.

Gerakan motorik yang dilakukan oleh tangan dan kaki secara konstan pada saat berenang bisa memperkuat otot sehingga lebih kuat.

9. Menurunkan Berat Badan

Jika anda ingin menurunkan berat badan dengan mudah maka anda hanya perlu berenang karena renang merupakan olahraga yang bisa membakar lemak dan kalori dalam tubuh secara efektif.

10. Menurunkan Risiko Terkena Diabetes

Seseorang yang sering berenang biasanya memiliki resiko yang rendah untuk terkena diabetes, selain itu berenang juga bisa membakar lemak, kalori dan gula dalam darah.

11. Alternatif Rekreasi Dan Meningkatkan Mood

Berenang bukan hanya olahraga karena berenang juga bisa menjadi rekreasi yang menyenangkan yang bisa dilakukan bersama teman atau keluarga, dan efeknya bisa menghilangkan stres dan meningkatkan mood.

12. Alternatif Terapi Ketika Cidera

Atlet yang sedang terkena musibah cedera biasanya akan melakukan suatu terapi untuk mempercepat masa penyembuhannya dan salah satu terapi yang biasanya dilakukan untuk mempercepat masa penyembuhan adalah berenang.

Namun terapi penyembuhan harus dilakukan dalam pengawasan ahli terapis dimana nantinya akan dilihat perkembangan kondisi cedera yang dialami.

Atlet badminton, sepakbola, tenis, dan basket yang dalam kondisi cedera biasanya memilih berenang sebagai terapi untuk mempercepat masa penyembuhan.

13. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

Dengan berenang maka anda melatih pergerakan semua bagian tubuh mulai dari kaki, tangan, kepala dan semua bagian tubuh yang lain.

Maka dari itu tidak mengherankan jika seseorang yang rutin berenang cenderung memiliki tubuh fleksibilitas tubuh yang tinggi, gesit dan aktif bergerak.

14. Usia Lebih Panjang

Dalam berbagai penelitian yang telah dilakukan diyakini bahwa dengan melakukan olahraga renang secara rutin maka akan membantu dalam memiliki harapan hidup yang lebih panjang dan tetap sehat di hari tua.

Maka dari itu ada baiknya jika anda mulai melakukan olahraga renang jika ingin memiliki umur yang lebih panjang dan tetap sehat sampai memasuki usia senja.

Manfaat Berenang Bagi Orang Tua :

1. Menjaga kesehatan tulang
2. Menjaga supaya tidak mudah pikun
3. Mencegah resiko stroke
4. Menjaga fungsi organ paru-paru dan jantung
5. Menjadikan tubuh lebih rileks
6. Mencegah resiko kematian mendadak
7. Tubuh menjadi lebih kuat dan tidak mudah terkena penyakit

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Olah Raga Renang Dapat Melatih Tulang Belakang

Aktivitas berat pada punggung seperti postur duduk yang salah atau membawa tas dengan berat berlebihan menjadi penyebab kesehatan tulang belakang terganggu.

Tapi tenang, ada cara mudah dan menyenangkan yang dapat Anda lakukan untuk menyehatkan tulang belakang. Mau tahu lebih lanjut? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Berenang adalah olahraga air yang menyenangkan dan santai. Namun, siapa sangka olahraga ini memiliki manfaat yang luar biasa dalam menjaga tulang belakang tetap sehat dan kuat. Berenang membuat seluruh anggota tubuh bergerak secara bersamaan, sama halnya dengan senam aerobik. Lengan bergerak, pinggul menjadi penopang kaki dalam air dan tulang belakang bergerak dari sisi ke sisi. Hal ini membantu memberikan peregangan yang baik dari kepala hingga kaki.

Selain itu, berenang dapat mendorong perkembangan otot dan memberikan kelenturan karena berenang mengeluarkan energi layaknya mengangkat barbel. Bedanya, berenang tidak membawa beban dan tidak membuat tubuh sakit. Dengan berenang secara rutin minimal seminggu sekali dapat menguatkan tulang, mengembangkan otot, menjaga postur tubuh tetap terjaga dengan baik dan mencegah risiko kelainan tulang belakang.

Tak hanya orang dewasa, berenang juga baik diajarkan untuk si kecil. Pernahkah Anda memperhatikan tas ranselnya yang super besar? Nah, untuk mencegah kelainan tulang belakang berenang bisa menjadi solusinya. Apalagi, jika dibiasakan sejak kecil, berenang adalah tiket utama untuk membentuk postur tubuh anak yang tinggi dan tegap.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Macam Macam Olah Raga Yang Dapat Menyembuhkan Rematik

Rematik merupakan sebuah penyakit yang dapat menimbulkan rasa sakit yang diakibatkan oleh otot atau persendian yang mengalami peradangan dan juga pembengkakan. Penyakit ini terdiri atas berbagai jenis dan dapat menjangkiti persendian mana pun yang ada pada tubuh anda.

Kerusakan sendi sering dijadikan alasan oleh para penderita rematik untuk tidak berolah raga. Ini tentu salah dan tidak baik bagi kesehatan. Perlu diketahui bahwa olahraga secara rutin dapat membantu meningkatkan fleksiblitas sendi dan kekuatan otot serta sendi. Karena itu, pilihlah olahraga yang ringan, tidak terlalu kompetitif, dan yang paling penting selalu melakukan pemanasan sebelum olahraga.

Berikut ini adalah 5 jenis olahraga yang cocok dan baik bagi penderita rematik :

#1. Berenang
Menurut Centers of Disease Control and Prevention (CDC), keluhan penderita rematik berkurang setelah melakukan hidroterapi atau berolahraga di dalam air hangat dibandingkan dengan latihan lainnya. Mereka melaporkan berkurangnya rasa sakit dan nyeri sendi.

#2. Taichi
Taichi adalah seni bela diri tradisional Cina yang mengumatamakan kelembutan dan keselarasan. Latihan ini bisa meningkatkan fungsi otot, mengurangi kekakuan serta rasa sakit. Seperti yang kita tahu taichi itu sendiri seni bela diri yang tidak keras atau ngotot dalam tiap gerakannya.

#3. Bersepeda
Penderita rematik memiliki resiko yang tinggi untuk penyakit kardiovaskular dan komplikasi. Jadi sangat penting sekali untuk terus berlatih dan bergerak guna meningkatkan kekuatan otot jantung yang bekerja untuk kelancaran peredaran darah. Bersepeda adalah satu kegiatan olahraga yang bukan saja baik untuk kesehatan jantung, tetapi kekuatan otot kaki dan tangan.

#4. Jalan Kaki atau Jogging
Jalan kaki sendiri adalah olah raga yang paling mudah dilakukan serta tidak memerlukan banyak fasilitas pendukung. Anda bisa memilih antara jalan kaki biasa atau jogging yang sedikit lebih berat. Selain baik untuk kesehatan jantung, olah raga mudah ini juga meningkatkan fleksibilitas kaki terutama bagian sendi.

#5. Yoga
Banyak orang tidak memahami apa sebenarnya yoga itu sendiri. Yoga kelihatannya tidak terlihat seperti olah raga, tetapi kegiatan Yoga sendiri menggabungkan postur tubuh (asana), teknik pernafasan (pranayama) serta meditasi. Yoga ini dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan jangkau gerak penderita rematik.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Penjelasan Tentang Gaya Punggung

Penjelasan Tentang Gaya Punggung atau Back Crawl Stroke mulai diperkenalkan pada tahun 1912. Renang gaya punggung merupakan gaya renang yang paling berbeda dengan gaya renang lainnya.

Umumnya orang berenang dengan dada menghadap permukaan air, tetapi pada gaya punggung posisi wajah menghadap ke atas dan bagian punggung menghadap permukaan air sehingga tidak bisa melihat apa yang ada di depannya. Pada renang gaya punggung posisi tubuh telentang di atas permukaan air dengan kedua tangan digerakkan menuju pinggang secara bergantian seperti gerakan mengayuh. Posisi wajah yang menghadap ke atas memudahkan perenang untuk bernafas melalui mulut dan hidung.

Berikut teknik dasar gerakan renang gaya punggung :

1. Posisi badan
Posisi badan pada renang gaya punggung dengan tidur telentang di atas permukaan air. Posisi ini cukup sulit dilakukan oleh pemula karena muncul rasa takut tenggelam di dalam air.

2. Gerakan kaki
kedua kaki digerakkan naik turun secara bergantian seperti pada renang gaya bebas. Gerakan kaki dilakukan dengan cepat secara bergantian sehingga arah berenang menjadi lurus ke depan dan tidak melenceng atau berbelok arah.

3. Gerakan tangan
Pada tangan posisi awal berenang satu tangan lurus di atas kepala lalu mengayuh ke arah belakang menuju pinggang kemudian angkat tangan dari permukaan air dan kembali pada posisi awal. Ulangi langkah tersebut menggunakan tangan yang lain secara bergantian ketika tangan kanan masuk ke dalam air maka tangan kiri ke luar dari permukaan air begitu seterusnya.

4. Gerakan mengambil nafas
Perenang gaya punggung dapat dengan mudah bernafas dengan menggunakan hidung atau mulut karena posisi wajah berada di atas permukaan air. pengambilan nafas pada gaya punggung dilakukan saat lengan kiri beristiraha dan pengeluaran nafas dilakukan saat lengan kanan beristirahat, maupun sebaliknya.

5. Gerakan koordinasi
Gerakan koordinasi merupakan perpaduan dari semua unsur gerakan gaya punggung yaitu pada saat mulai meluncur yang diikuti oleh gerakan kaki dan gerakan tangan dan juga gerakan pernafasan yang semuanya dilakukan dengan benar sehingga akan terwujud renang gaya punggung yang baik dan benar.

Tips melakukan renang gaya punggung yang baik dan benar :
a. Posisi kaki agak masuk ke dalam permukaan air sehingga memudahkan kepala tetap berada di atas air sehingga menambah kecepatan berenang.
b. Usahakan agar kaki terus bergerak dan tidak sekalipun berhenti sehingga ketika berenang tetap lurus ke depan dan tidak berbelok arah.
c. Usahakan agar telapak kaki sejajar dan lurus dengan tulang kaki
d. Posisi kedua kaki berdekatan
e. Dekatkan dagu dengan dada untuk menambah kecepatan saat berenang.
f. Ketika memasuki air usahakan agar telapak tangan maemasuki air terlebih dahulu untuk memperkecil tahanan air.
Demikianlah sekilas tentang renang gaya punggung, semoga bermanfaat.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Melatih Otot Dengan Renang

Seringkali Kita mendengar akan anjuran untuk secara rutin berenang agar mendapatkan berbagai keuntungan dari aktivitas tersebut. Salah satu keuntungan yang akan didapatkan dari melakukan olahraga renang adalah dapat melatih berbagai otot tubuh sehingga dengan melakukannya secara rutin kekuatan inti dan kestabilan tubuh Kamu akan meningkat. Secara umum berbagai otot yang digunakan ketika Kamu berenang adalah otot-otot bahu, lengan, punggung bagian atas, dada dan otot-otot di kaki.

Berikut ini beberapa kelompok otot yang, secara umum, dilatih atau digunakan saat Kamu berenang:

1. Kelompok Otot IntiYang termasuk ke dalam otot inti adalah otot-otot yang berada pada bagian perut, pinggul dan punggung. Dengan melatih kelompok otot inti tersebut maka ketsbilan tubuh Kamu akan meningkat, begitu juga dengan kekuatannya. Berikut ini adalah gambar dari kelompok otot inti.

2. Otot BahuBerenang akan melatih otot-otot deltoid yang ada di bahu. Otot deltoid yang dilatih akan memudahkan proses keluar masuknya tangan Kamu dari dan ke dalam air. Berikut ini adalah gambar dari otot deltoid.

3. Otot Trisep dan BisepKamu tahu kan yang mana otot trisep dan bisep? Dengan terbiasa berenang, maka kekuatan kedua otot tersebut akan meningkat. Hal itu akan membuat membuat ayunan Kamu ketika bereang akan lebih cepat dan kuat.

4. Otot LenganDengan menguatkan otot ini, maka tarikan lengan Kamu di bawah air akan meningkat. Berikut ini otot lengan yang dilatih saat Kamu berenang.

5. Otot Punggung bagian atasPenguatan otot ini akan menstabilkan bahu Anda dalam melakukan ayunan dan mendorong tubuh Anda ke depan selama Kamu berenang.

6. Otot KakiBerenang juga melatih kelompok otot di bagian bawah, termasuk otot-otot di bokong dan otot hamstring. Penguatan otot-otot tersebut penting untuk membuat tubuh Kamu mengambang serta agar dapat melakukan tendangan secara efisien.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut les renang di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School