Category: berenang

Pemanasan Sebelum Renang

Melakukan pemanasan adalah hal yang wajib dilakukan sebelum memulai olahraga apapun, tak terkecuali berenang. Tidak perlu bersusah-payah melakukan pemanasan yang rumit. Gerakan-gerakan sederhana di bawah ini terbukti berguna tak hanya untuk melemaskan otot, namun juga ampuh untuk melemaskan hati para wanita yang sedang bersantai di area kolam renang.

1. Bench Single- Leg Plank

Mulai gerakan dengan berbaring di lantai, lalu naikkan kedua kaki anda ke atas bench. Bentuk sudut 45 derajat dengan menekuk lutut anda, kemudian angkat salah satu kaki dan luruskan. Letakan tangan disamping badan. Ulangi gerakan ini sebanyak 2 set, masing-masing 10 repetisi.

2. Bench Press-Up

Mulai gerakan ini dengan meletakan ujung tumit pada bench, dan jadikan kedua tangan anda sebagai tumpuan. Naik dan turunkan badan anda secara perlahan, posisikan lengan hingga membentuk sudut 45 derajat.

3. Bench Side-Jump

Gunakan bench sebagai lintangan lompatan anda. Meloncatlah dari sebelah kiri dan kanan bench, dengan memperhatikan cara melompat yang benar. Letakan kedua tangan didepan dada agar tidak menghalangi gerakan. Ulangi sebanyak 2 set, masing-masing 10 repetisi.

4. Bench Lunge

Mulai gerakan ini dengan membuka lebar kaki anda. letakan satu kaki ke depan, dan satu ke belakang dengan posisi kaki belakang naik ke bench. Lalu turunkan badan hingga paha berada dalam posisi lurus. Ulangi sebanyak 2 set, masing-masing 10 repetisi

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Teknik Menolong Orang Tenggelam

Kasus korban tenggelam baik di sungai, danau, kolam atau laut sering terjadi dengan korban yang mungkin hanya satu orang sampai yang ratusan orang. Apalagi ditinjau dari faktor geografis Indonesia yang terdiri dari kepulauan (dikelilingi laut) dan dialiri oleh banyak sungai besar dan kecil.

Cukup banyak faktor yang menyebabkan seseorang tenggelam, bisa karena bencana seperti diseret banjir, karena olahraga seperti arung jeram atau renang atau karena musibah seperti tenggelam sebuah kapal serta banyak hal lain.

Nah bagi sobat yang menemukan kasus untuk korban tenggelam, ada satu hal penting yang harus sobat ingat yaitu penolong bukanlah seorang superhero yang selalu bisa menyelamatkan jiwa orang lain. Namun jika memang sobat mempunyai keahlian dan dengan rasa kemanusiaan berkeinginan keras untuk menolong itu adalah hal yang sangat mulia, tapi sebelum memberikan pertolongan pertama terhadap korban tenggelam ada beberapa hal yang harus selalu diingat, diketahui dan dilaksanakan oleh seorang penolong, yaitu:

1. Penolong harus terlebih dahulu mengamankan diri sendiri sebelum memberikan pertolongan kepada korban. Mengapa hal itu harus dilakukan? Karena biasanya korban tenggelam akan mengalami kepanikan dan cenderung akan menggapai, memegang atau merangkul benda-benda di sekitarnya serta meronta-ronta guna menyelamatkan dirinya. Hal ini sangat berbahaya jika si penolong tidak siap dengan kondisi tesebut.

2. Penolong ketika menjumpai korban tenggelam sebaiknya segera mencari bantuan terdekat, sambil terus berusaha untuk mengamati kondisi korban.

3. Penolong tidak berusaha untuk memberikan pertolongan pertama di air, karena itu sangat berbahaya tapi memberikannya setelah sampai di tempat yang aman di darat.

Nah ketika hal di atas telah menjadi panduan bagi penolong, maka penolong dapat melakukan tindakan untuk melakukan pertolongan. Adapun bentuk pertolongan yang bisa diberikan dibagi menjadi dua jenis, yaitu untuk korban sadar dan korban tidak sadar.

A. Korban Sadar

1. Penolong tidak boleh langsung terjun ke air untuk melakukan pertolongan. Ingat bahwa korban dalam keadaan panik dan sangat berbahaya bagi penolong. Sedapat mungkin, penolong untuk selalu memberikan respon suara kepada korban dan sambil mencari kayu atau tali atau mungkin juga pelampung dan benda lain yang bisa mengapung di sekitar lokasi kejadian yang bisa digunakan untuk menarik korban ke tepian atau setidaknya membuat korban bisa bertahan di atas permukaan air.

2. Aktifkan sistem penanganan gawat darurat terpadu (SPGDT). Bersamaan dengan tindakan pertama di atas, penolong harus segera mengaktifkan SPGDT, untuk memperoleh bantuan atau bisa juga dengan mengajak orang-orang yang ada di sekitar tempat kejadian untuk memberikan pertolongan.

3. Jika memang di tempat kejadian ada peralatan atau sesuatu yang bisa menarik korban ke tepian dengan korban yang dalam keadaan sadar, maka segera berikan kepada korban, seperti kayu atau tali, dan usahakan menarik korban secepat mungkin sebelum terjadi hal yang lebih tidak diinginkan. Setelah korban sampai di tepian segeralah lakukan pemeriksaan fisik dengan terus memperhatikan ABC untuk memeriksa apakah ada cedera atau hal lain yang dapat mengancam keselamatan jiwa korban dan segera lakukan pertolongan pertama kemudian kirim ke pusat kesehatan guna mendapat pertolongan lebih lanjut.

4. Jika tidak ada peralatan atau sesuatu yang bisa menarik korban, maka penolong bisa segera terjun ke air untuk menghampiri korban. Tapi harus diingat, penolong memiliki kemampuan berenang yang baik dan menghampiri korban dari posisi belakang korban.

5. Jika korban masih dalam keadaan sadar dan bisa ditenangkan, maka segera tarik (evakuasi) korban dengan cara melingkarkan salah satu tangan penolong pada tubuh korban melewati kedua ketiak korban atau bisa juga dengan menarik kerah baju korban (tapi ingat, hal ini harus dilakukan hati-hati karena bisa membuat korban tercekik atau mengalami gangguan pernafasan) dan segera berenang mencapai tepian. Barulah lakukan pertolongan pertama seperti pada no. 3 di atas.

6. Jika Korban dalam keadaan tidak tenang dan terus berusaha menggapai atau memegang penolong, maka segera lumpuhkan korban. Hal ini dilakukan untuk mempermudah evakuasi, kemudian lakukan tindakan seperti no 5 dan kemudian no. 3 di atas.

B. Korban Tidak Sadar

Seperti halnya dalam memberikan pertolongan pertama untuk korban tenggelam dalam keadaan sadar, maka untuk korban tidak sadar si penolong juga harus memiliki kemampuan dan keahlian untuk melakukan evakuasi korban dari dalam air agar baik penolong maupun korban dapat selamat.

Adapun tindakan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Segera hampiri korban, namun tetap perhatikan keadaan sekitar untuk menghindari hal yang tidak diingin terhadap diri penolong. Lakukan evakuasi dengan melingkarkan tangan penolong di tubuh korban seperti yang dilakukan pada no. 3 untuk korban sadar.

2. Untuk korban yang dijumpai dengan kondisi wajah berada di bawah permukaan air (tertelungkup), maka segera balikkan badan korban dan tahan tubuh korban dengan salah satu tangan penolong. Jika penolong telah terlatih dan bisa melakukan pemeriksaan nadi dan nafas saat menemukan korban, maka segera periksa nafas dan nadi korban. Kalau nafas tidak ada maka segera buka jalan nafas dengan cara menggerakkan rahang korban dengan tetap menopang tubuh korban dan berikan nafas buatan dengan cara ini. Dan jika sudah ada nafas maka segera evakuasi korban ke darat dengan tetap memperhatikan nafas korban.

3. Ketika penolong dan korban telah sampai di tempat yang aman (di darat), maka segera lakukan penilaian dan pemeriksaan fisik yang selalu berpedoman pada ABC. Berikan respon kepada korban untuk menyadarkannya.

4. Ketika respon ada dan korban mulai sadar, maka segera lakukan pemeriksaan fisik lainnya untuk mengetahui apakah ada cedera lain yang dapat membahayakan nyawa korban. Jika tidak ada cedera dan korban kemudian sadar, berikan pertolongan sesuai dengan yang diperlukan korban, atau bisa juga dengan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan secara medis.

5. Jika tidak ada respon dan tidak ada nafas, segera buka jalan nafas dengan cara ini atau ini, periksa jalan nafas dengan cara Lihat, Dengar dan Rasakan (LDR) selama 3-5 detik. Jika tidak ada nafas maka segera berikan bantuan pernafasan (bantuan hidup dasar) dengan cara ini lalu periksa nadi karotis. Apabila nadi ada, maka berikan bantuan nafas buatan sesuai dengan kelompok umur korban hingga adanya nafas spontan dari korban (biasanya nafas spontan ini disertai dengan keluarnya air yang mungkin menyumbat saluran pernafasan korban ketika tenggelam), lalu posisikan korban dengan posisi pemulihan. Terus awasi jalan nafas korban sambil penolong berupaya untuk menyadarkan seperti tindakan no. 4 di atas atau mencari bantuan lain untuk segera mengevakuasi korban.

6. Ketika tindakan no.5 tidak berhasil (tidak ada respon, tidak nafas dan tidak ada nadi), maka segera lakukan Resusitasi Jantung Paru, dengan cara seperti ini.

Tindakan seperti di atas benar-benar akan berhasil dan terlaksana dengan baik, ketika penolong mempunyai keahlian untuk melakukan pertolongan pertama. Jika penolong tidak memiliki kemampuan dan keahlian tersebut sebaiknya segera menghubungi pihak berwenang seperti pelaku pertolongan pertama, paramedik atau tim penyelamat dan mentransportasikan korban (evakuasi) ke fasilitas kesehatan terdekat. Dan yang harus diingat, ketika proses EVAKUASI, JALAN NAFAS korban harus selalu terbuka.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Kelebihan Renang Di Laut

Hal  yang menyenangkan tentang berlibur adalah pergi ke pantai ! Menyerap matahari , duduk di pasir putih hangat , berenang di air asin dan mendapatkan tantangan yang mengagumkan ! tapi apakah Anda tahu bahwa air laut memiliki banyak manfaat . Berikut adalah enam manfaat ajaib dari air laut , ini adalah alasan mengapa anda harus berlibur ke pantai di akhir pekan .

  1. Pertama-tama laut menyembuhkan semua luka dan goresan. Jika Anda memiliki luka atau goresan pada tubuh Anda hanya membenamkan diri dalam air. Air garam membersihkan luka dan membantu luka lebih cepat sembuh meskipun mungkin terasa pedih sedikit.
  2. Manfaat lain dari berenang di air laut adalah pasir dan laut yang bertindak sebagai pengelupas alami. Jadi sementara Anda berdiri di dalam air, ambilah segenggam pasir dan menggosokanya ke bagian tubuh anda yang luka.
  3. Apakah Anda tahu bagaimana air laut bisa membuat kulit anda tampak alami? Nah itu karena air laut menghilangkan racun dari kulit, dan mengisi ulang dengan mineral.
  4. Jangan biarkan tubuh Anda tinggal di tempat tidurketika terkena gejala flu. Salah satu manfaat yang luar biasa dari air laut adalah bahwa ia memiliki kemampuan untuk menyembuhkan gejala flu, terutama hidung meler.
  5. Apakah Anda pernah mendengar bahwa seseorang  akan bahagia jika sehabis dari pantai? Manfaat yang paling penting dari air laut jika dikombinasikan dengan matahariadalah dapat membantu dengan depresi dan stres, dan membantu Anda rileks.
  6. Apakah Anda khawatir tentang jerawat Anda musim panas ini? Jangan khawatir, karena air laut adalah cara terbaik untuk membantu membersihkan jerawat Anda dan mengurangi bekas luka Anda. Ini adalah cara alami yang bagus untuk menangani masalah jerawat Anda.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Tips Memilih Kolam Renang Untuk Bayi

Selain menyenangkan, berenang merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi si Kecil. Menurut penelitian, bayi yang diajari berenang memiliki keseimbangan tubuh dan daya memegang lebih baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membawa Si Kecil ke kolam renang bayi.

Pada dasarnya, bayi sudah mulai bisa diajak berenang sejak dia lahir. Anda pun tidak perlu menunggu hingga dia diimunisasi untuk mengajaknya berenang. Meski begitu, waktu terbaik mengajak Si Kecil ke kolam renang yaitu saat dia berusia 6 bulan ke atas.

Berikut kriteria kolam renang yang direkomendasikan untuk bayi Anda:

  • Untuk bayi berusia 6 bulan ke bawah, pastikan Anda tidak membawanya ke kolam renang umum untuk semua usia. Alasannya, air pada kolam renang umum terlalu dingin untuk bayi usia tersebut. Bayi di usia tersebut hanya boleh berenang di kolam renang yang suhu airnya sekitar 32 derajat Celcius. Segera angkat Si Kecil dari kolam renang jika Anda melihat tubuhnya mulai menggigil. Langsung hangatkan tubuhnya dengan handuk.
  • Pastikan ketinggian air kolam renang mencapai pundaknya. Hal ini bisa menjaga tubuhnya agar tetap hangat dan memudahkannya bergerak di air.
  • Air pada kolam renang umum biasanya mengandung klorin. Jika Si Kecil memiliki kulit kering atau eksim, disarankan untuk berhati-hati atau tanyakan ke dokter apakah klorin bisa berdampak negatif padanya, misalnya bisa menimbulkan iritasi. Dianjurkan untuk segera memandikannya usai berenang agar zat kimia yang terkandung pada air kolam renang tidak mengiritasi kulitnya.
  • Kolam renang umum dipenuhi oleh orang-orang dengan kondisi kesehatan dan kebersihan yang beraneka ragam. Anda tidak tahu apakah mereka buang air kecil di dalam kolam renang atau sedang menderita penyakit tertentu. Bayi yang masih kecil belum bisa mengontrol kepalanya dengan baik. Hal ini memungkinkan dia menelan banyak air yang dipenuhi kuman. Oleh karena itu, berenang saat sepi dan di kolam yang bersih sangat dianjurkan jika Anda mengajak bayi ke kolam renang umum guna meminimalisasi menelan air penuh kuman.

Jika usia bayi Anda masih di bawah 6 bulan, disarankan kenalkan kegiatan berenang ini melalui media kolam renang plastik bila di daerah Anda tidak tersedia kolam khusus bayi.Sebelum mengisi air, pastikan bagian dalam kolam renang plastik bersih dari kotoran. Basuh seluruh tubuh Si Kecil dengan sabun sebelum berenang di kolam renang plastik. Hal ini dilakukan agar air tidak bercampur dengan kuman yang menempel pada tubuhnya. Setelah pemakaian, bersihkan kolam renang plastik dan biarkan mengering. Jika sudah mengering dengan sempurna, jemur di bawah sinar matahari setidaknya selamanya 4 jam.

Persiapan Sebelum Mengajak si Kecil Berenang

Ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan agar Si Kecil nyaman bermain-main di air.

  • Jangan mengajak Si Kecil berenang jika dia sedang sakit, termasuk diare dan flu berat. Tunggu hingga 10 hari setelah kondisinya benar-benar membaik.
  • Gunakan popok khusus untuk berenang. Popok jenis ini tidak basah jika terkena air, tapi tidak anti bocor. Segera ganti popok jika si Kecil telah buang air kecil atau besar agar kotorannya tidak bocor dari popok.
  • Jika sebelum berenang Anda memberinya makan, jangan langsung membawanya ke kolam renang. Tunggu dulu selama 60 menit.

Ketika membawa Si Kecil ke kolam renang bayi, pastikan Anda selalu berada di sisinya. Jaga selalu pandangan Anda agar Si Kecil tidak mengalami hal-hal yang membahayakan dirinya, seperti tenggelam. Jangan terlalu lama membiarkannya di dalam air, terutama saat kunjungan pertama. Waktu yang disarankan agar Si Kecil aman berada di dalam air yaitu 10 – 15 menit. Jangan melebihi periode waktu tersebut.

Tips Belajar Renang Dengan Baik

Renang konon dikatakan sebagai salah satu olahraga yang baik karena berenang membuat nyaris semua otot bergerak baik otot tangan dan kaki.

Olahraga berenang mempunyai resiko cidera otot dan tulang yang rendah dibandingkan olahraga lain karena air itu sendiri memberikan resistansi agar otot dan tulang tidak ditarik secara keras dan tiba-tiba. Otot perenang lebih elastis dan lentur karena gerakan renang bisa dilakukan dengan rileks dengan tarikan minimal. Berenang juga bahkan aman dilakukan oleh wanita hamil, orang berumur lanjut, dan bahkan orang yang lumpuh karena stroke.

Berenang juga melatih emosi dan ketenangan perenang. Perenang yang merasa takut berada di kolam dalam maka dadanya sulit untuk berkontraksi maksimal guna menghirup udara yang banyak. Perenang harus melatih ketenangan diri di kolam agar tarikan nafasnya normal terutama bagi yang menekankan berenang pada durasi waktu panjang (marathon) dan bukan pada kecepatan waktu tempuh (sprint).

Berenang sebaiknya mulai dipelajari sejak usia dini. Koordinasi tangan, kaki, dan mulut untuk mengambil napas akan lebih mudah dilatih di usia dini dari pada di usia dewasa. Bahkan seorang bayi yang belum bisa berjalanpun bisa dilatih berenang karena tidak diperlukan keseimbangan tubuh seperti waktu berjalan. Berenang bisa dilakukan sendiri dan bisa dilakukan kapan saja, bahkan di saat cuaca hujan. Beberapa kolam melarang pengguna untuk berenang disaat hujan karena kuatir disambar petir, meskipun alasan ini sangat mengada-ada karena petir selalu menyambar tempat yang lebih tinggi sedangkan kolam biasanya bukan di tempat tertinggi di radius 40-50 meter.

Kecuali kalau kolam yang terdapat di puncak gedung seperti kolam perahu di hotel Marina Bay Sand Singapore. Belajar berenang di usia dewasa lebih sulit, sehingga disarankan untuk melatih gerakan secara terpisah dan bukan sekaligus melakukannya. Orang dewasa yang belajar berenang bukan dengan cara dipegang kemudian menggerakkan tangan dan kaki untuk bergerak maju di air seperti cara belajar berenang pada anak-anak dimana gerakan dan nafas dilatih bersamaan. Belajar berenang di usia dewasa adalah dengan cara melatih koordinasi nafas lebih dahulu baru kemudian koordinasi gerakan.

Melatih koordinasi nafas pertama-tama adalah dengan berdiri vertikal di kolam dan kemudian memasukkan kepala ke dalam air dengan cara menurunkan tubuh baik dengan membungkuk atau duduk didalam kolam sehingga kepala berada di dalam air dan kemudian mengeluarkan kembali kepala dari air dan dilakukan secara berulang-ulang. Ketika kepala dalam air, harus membuang nafas lewat mulut dan hidung dan ketika kepala keluar dari air harus menarik nafas secara penuh dengan menggunakan mulut sehingga dada penuh dengan udara.

Gerakan ini dilatih berulang sampai lancar sehingga tubuh secara refleks akan membuang nafas ketika dalam air dan menarik nafas ketika kepala muncur dari dalam air. Setelah berlatih koordinasi nafas secara vertikal lancar dilakukan maka sekarang masuk ke tahapan melatih koordinasi nafas secara horizontal yaitu dalam posisi tubuh melayang horizontal dalam air.

Untuk ini latihan pertama dilakukan dengan berpegangan pada bibir kolam dan berikutnya tanpa berpegangan di bibir kolam. Untuk latihan pertama, sambil memegang bibir kolam kaki diangkat ke atas sehingga tubuh horizontal di atas permukaan air.  Kepala dan leher dimasukkan kedalam air untuk membuang nafas dan kemudian kepala diangkat sampai mulut muncul dari permukaan air untuk menarik nafas sambil kaki tetap melayang secara horizontal.

Setelah menarik nafas kepala kembali ditekan kedalam air dan membuang nafas didalam air. Gerakan ini berulang-ulang dilakukan dengan tubuh posisi horizontal dan ujung tangan berpegangan pada bibir kolam atau bisa juga berpegangan pada papan pelampung. Setelah lancar dengan pegangan di bibir kolam maka langkah berikutnya adalah dengan tanpa berpegangan di bibir kolam dengan pola yang sama dimana tangan dan kaki memanjang horizontal.

Jika ini sudah bisa dilakukan, yaitu sudah bisa melayang dalam air dengan koordinasi gerakan nafas meskipun tangan dan kaki belum digerakkan kecuali untuk menekan ke air agar kepala terangkat ke permukaan air, maka secara teknis orang sudah dikatakan bisa berenang meskipun belum bergerak maju. Artinya jika sudah bisa terapung diatas air selama beberapa waktu tanpa menapak ke dasar kolam, bernafas dengan normal dan tidak menahan nafas, mulut bisa menarik dan membuang nafas ketika diatas dan dibawah air maka sudah dikatakan bisa berenang.

Langkah berikutnya adalah melatih gerakan dengan gerakan yang paling mudah dengan gaya dada sambil tetap menjaga koordinasi nafas yang sudah terlatih. Tidak mudah memang belajar berenang bagi yang sudah dewasa dengan hanya membaca petunjuk ini.

Meskipun demikian prinsip dasarnya adalah sebaiknya melatih koordinasi nafas lebih dahulu dari pada koordinasi gerakan. Karena berlatih langsung keduanya akan sangat sulit dan membuat frustasi sehingga malah berhenti mencoba untuk belajar berenang.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Renang Gaya Punggung

Renang gaya punggung mulai di kenal sekitar tahun 1912, ketika pertandingan renang dibagi atas tiga kelas dalam kompetisi nasional dan internasional. Yaitu gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas.

Gaya yang dipergunakan pada saat itu adalah gaya punggung elementer atau gaya punggung dengan kedua lengan di atas, dan gerakan kaki katak atau kaki gunting. Setelah diperkenalkan gaya back crowl, bentuk-bentuk lain dari gaya punggung yang bukan back crowl sedikit demi sedikit hilang dari pertandingan renang.

Renang gaya punggung mulai di kenal sekitar tahun 1912, ketika pertandingan renang dibagi atas tiga kelas dalam kompetisi nasional dan internasional. Yaitu gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas. Gaya yang dipergunakan pada saat itu adalah gaya punggung elementer atau gaya punggung dengan kedua lengan di atas, dan gerakan kaki katak atau kaki gunting. Setelah diperkenalkan gaya back crowl, bentuk-bentuk lain dari gaya punggung yang bukan back crowl sedikit demi sedikit hilang dari pertandingan renang.

Prinsip-prinsip mekanis dari renang gaya punggung sama dengan prinsip-prinsip yang berlaku bagi gaya lainnya. Teknik Dasar Renang gaya punggung dapat diperinci sebagai berikut: 1) posisi badan, 2) gerakan kaki, 3) gerakan lengan, 4) gerakan pengambilan napas, dan 5) koordinsi gerakan keseluruhan.
Berikut ini penjelasan dari masing-masing teknik daar renang gaya punggung seperti tersebut di atas?

1. Posisi Badan
a. Teknik Meluncur

Mengambang dalam posisi tubuh terlentang merupakan salah satu keunggulan yang tampak dalam renang gaya punggung. Bagi pemula, cukup sulit untuk membuat posisi tidur terlentang karena taku tenggelam. Namun ternyata posisi tidur terlentang di atas permukaan air tidak menyebabkan orang tenggelam, malah dapat melakukan pengambilan napas secara leluasa karena posisi wajah selalu di atas permukaan air.

Adapun cara latihan posisi meluncur dalam renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

Kedua tangan berpegang pada tepi kolam, jarak tangan kanan kiri selebar bahu
Kedua kaki dilipat atau dibengkokkan ke atas, sehingga kedua telapak kaki bertumpu pada dinding kolam dengan kuat, kedua lutut ada diantara kedua lengan
Kedua lengan melepas pegangan pada tepi kolam, kepala diluruskan ke belakang, dan bersamaan dengan gerakan tersebut kedua kaki mendorong dinding kolam dengan kuat, sehingga tubuh terdorong ke belakang.
Wajah tetap di atas permukaan air, dan kedua lengan disisi tubuh
Latihan ini dilakukan berkali-kali, sehingga siswa mampu meluncur dengan sikap telentang dengan baik.

b. Bentuk-bentuk pisisi badan meluncur.

1) Tahap persipan

Terapung terlentang kedua lengan disamping badan
Tarik ibu jari ke atas menyusur ke samping tubuh
Ibu jari menyentuh bahu bagian atas
Putar pergelangan tangan mengarah ke luar

2) Tahap Pelaksanaan

Rentangkan lengan ke arah luar dan ke atas
Luruskan lengan, tingginya kira-kira sama dengan bahu.

3) Tahap lanjutan

kedua lengan menempel disamping badan, tubuh rileks sambil merasakan luncuran.
Belajar meluncur dengan pelampung, pelampung dipegang dengan kedua tangan lurus di atas kepala
Meluncur tanpa pelampung, berdiri dipinggir kolam dan menghadap dinding kolam, doronglah kedua kaki pada lantai kea rah belakang serta kedua lengan kea rah belakang.

2. Gerakan Kaki

a. Teknik Gerakan Kaki

Gerakan kaki pada renang gaya punggung sama dengan gerakan gaya bebas, tetapi dilakukan dalam keadaan terlentang. Perenang dapat melakukan latihan gerakan kaki dengan terlentang, kedua lengan di atas kepala.

Teknik Gerakan kaki sebagai berikut:

Perenang berdiri di tepi kolam dengan punggung rapat pada dinding kolam, kedua lengan dibengkokkan ke atas agar tangan dapat memegang tepi kolam.
Bila ada aba-aba siap, perenang mengangkat kedua kakinya ke atas kearah permukaan air bersama-sama badan. Sehingga badan dan kaki lurus pada permukaan air dengan sikap terlentang.
Pada aba-aba “ya” perenang menggerakkan kedua kaki bergantian ke atas dan ke bawah.
Gerakan kaki dimulai dari pangkal paha, lutut sedikit dibengkokkan dan berakhir dengan kibasan ujung kaki. Gerakannya harus lemas dan tidak kaku, gerakan ke atas dari pada gerakan ke bawah.
Bentuk-bentuk latihan gerakan kaki

Cara melakukan latihan gerakan kaki sebagai berikut:

Latihan gerakan kaki sambil duduk
Latihan gerakan kaki sambil merentangkan kedua lengan samping
Latihan gerakan kaki menggunakan papan peluncur
Latihan menggerakkan kaki sambil memegang pinggir kolam.
3. Gerakan Lengan

Teknik gerakan lengan dibagi menjadi tiga fase, yaitu:

a) Fase Menarik

Gerakan menarik dimulai setelah telapak tangan masuk beberapa inchi dari permukaan air sampai titik maksimal terkukan siku atau telapak tangan tepat berada disamping luar bahu.

b) Fase mendorong

Gerakan mendorong dimulai dari akhir tarikan, tangan mendorong ke belakang, dank e bawah dalam gerakan seperempat lingkaran.

c) Fase Istirahat

Gerakan istirahat dimulai dari tangan keluar dari permukaan air dengan ibu jari keluar lebih dahulu. Setelah tangan berada di atas bahu, (lengan tegak lurus dengan bahu), tangan diputar keluar, lalu masuk ke permukaan air dengan jari kelingking terlebih dahulu. Proses istirahat ini harus dilakukan dengan rileks seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan mendorong.

Teknik dasar gerakan lengan renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

Salah satu ujung kaki dikaitkan dengan setang di tepi kolam, kaki yang lain bertumpu pada dinding kolam agak ke bawah untuk member kukuatan penyangga badan.
Sikap badan terlentang, muka menghadap ke atas dengan dagu agak ditarik dan kedua lengan di sisi badan
Lengan secara bergantian di ayunkan lurus ke permukaan air melampaui kepala dan masuk ke air dengan posisi lengan disamping kepala.
Setelah tangan masuk ke dalam air, maka dimulailah gerakan menarik dan mendorong air dengan kuat sehingga lengan lurus di sisi badan
Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, hendaknya jari-jari tangan dirapatkan.

Cara melakukan latihan gerakan lengan sebagai berikut

a) Latihan gerakan lengan di darat
b) Latihan gerakan lengan sambil berdiri di dalam air
c) Latihan gerakan lengan dengan menggunakan pelampung di perut

4. Gerakan Pengambilan Napas

Perenang gaya punggung karena kepalanya ada di luar air sepanjang waktu, cara melakukan pernapasan berbeda dengan pernapasan perenang gaya bebas, gaya dada dan gaya kupu-kupu. Ia dapat bernapas dengan terus-menerus. Gerakan pengambilan napas renang gaya punggung adalah mengambil napas pada saat istirahat dari satu lengan dan mengeluarkan napas pada saat istirahat lengan yang lain.

5. Koordinasi Gerakan

Latihan koordinasi renang gaya punggung adalah latihan yang terpadu dari semua unsure gerakan yang ada pada gaya punggung, yaitu mulai dari gerakan meluncur, kemudian dilanjutkan dengan gerakan kaki, lengan dan pernapasan dengan seksama, sehingga gaya punggung yang benar dapat diwujudkan.

6. Start Renang Gaya Punggung

Gaya punggung dilakukan dengan cara mengandalkan gaya punggung dan diselingi dengan gerakan salto disertai dengan gerakan tangan dan kaki. Start dilakukan dengan cara semua perenang berjajar di dalam air dan menghadap ke dinding serta dengan memegang pegangan start.

Teknik start renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

Posisi tangan dan kaki bergantung sebelum sart dimulai.
Tariklah kedua lengan mendekati dinding , kemudian dilanjutkan dengan sikap menolak dengan sikap kepala menengadah
Serentak dengan tolakan kaki, kedua lengan diayunkan dan kepala menengadah
Ayunan lengan bergerak membuka ke samping
Setelak kaki menolak, posisi kedua lengan harus sudah lurus.
Ketika tubuh masuk ke permukaan air, lentingkan tubuh sedemikian rupa
Posisi tubuh meluncuh di bawah permukaan air.

7. Pembalikan Renang Gaya Punggung

Cara membalik dalam renang gaya punggung dilakuka dengan setengah salto. Teknik berbalik pada renang gaya punggung adalah:

  1. Tangan kiri menyentuh dindiong kolam , lutut dibengkokkan dan ditarik
  2. Dengan bantuan tarikan tangan, lutut diarahkan ke lengan yang berada didinding kolam
  3. Dayungan tangan dan tarikan lutut yang membentuk setengah salto membawa kedua lengan tiba di diding kolam
  4. Setibanya kedua lengan di dindangan kolam, kedua lengan diluruskan ke atas kepala
  5. Serentak tolakan kaki dengan meluruskan kedua lengan
  6. Serentak tolakan kaki dengan melurus kab kedua belah lengan
  7. Tubuh meluncur dari dinding kolam

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Teknik Loncat Indah Dalam Renang

Loncat indah merupakan penggabungan gerakan olahraga senam dan seni kelenturan tubuh yang dimainkan dari suatu ketinggian air.

Teknik dan gaya loncat indah di antaranya loncat duduk, loncat berbaring, loncat paku.

a. Loncat duduk

Sikap pertama siswa duduk di ujung papan loncat menghadap ke air. Persendian lutut tepat diletakkan di ujung papan, sehingga tungkai bawah tergantung. Dari sikap ini ambil sikap berbaring dengan kedua tangan lurus ke atas kepala. 

Dengan mengayunkan tangan ke depan, badan dan tangan turut mengguling ke muka, sehingga tiba di air dengan tangan terlebih dahulu dalam sikap lurus.

b. Loncat berbaring

Sikap telentang, kepala melewati ujung papan loncat. Ujung papan dipegang sehingga kedua ibu jari terletak di atas papan di samping telinga. Kedua kaki diayunkan lurus dengan kuat melewati kepala.

Dengan putaran pada sumbu ditekuk dan masuk ke dalam air dengan kaki terlebih dahulu. Lengan lurus rapat di samping badan atau di atas kepala.

c. Loncat paku / lurus

Loncatan dengan sikap badan lurus dan jatuh ke dalam air dengan kaki lebih dahulu. Lengan rapat di samping dan kaki lurus masuk ke dalam air. Pandangan harus tetap lurus.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Diet dan Renang

Berenang, merupakan salah satu olahraga yang menggerakkan seluruh anggota tubuh. Mulai dari kepala hingga ijung kaki. Untuk itu, berenang baik buat dietmu. Tapi, bukan asal main air atau berenang, ya! Untuk bisa membakar lemak dengan optimal, kamu harus pintar-pintar memilih gaya dan juga waktu serta membuat perencanaan.

1. Semua gaya renang itu baik dan bisa membakar lemak. Tapi, gaya bebas dinilai Women’s Health Magazine sebagai gaya renang yang paling cepat membakar lemak. Karena, gerakan tangan yang seakan menggapai membakar lemak-lemak pada lengan, dada, perut, dan juga paha (dengan kedua tungkai kaki yang seperti dayung).

2. Cobalah untuk berenang tanpa istirahat selama 5 menit, untuk pemula. Lalu berenang lagi selama 5 menit berikutnya. Tingkatkan waktu, hingga akhirnya kamu bisa berenang secara akumulasi, 30 menit. Jangan lupa untuk minum air mineral, ya!

3. Berenang memang membuatmu sangat lelah. Kamu jadi ingin makan makanan berat usai berenang. Apa lagi kalau ada restoran di samping kolam renang. Tapi, tahan dulu! Karena kamu baru boleh makan 2 jam setelah berenang. Sehingga, tak ada lemak yang bersarang di perut dan bagian tubuhmu yang lain.

Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Menyembuhkan Kram Ketika Renang

Pada artikel sebelumnya tentang penanganan kram kita sudah membahas tentang definisi, penyebab, pencegahan dan penanganan kram. Namun timbul pertanyaan baru, bagaimana apabila kram tersebut terjadi pada saat kita sedang renang di air yang dalam ?

Kram memang bukan sebuah masalah besar jika kita berada di darat, tapi bila kita sedang di air yang dalam maka kram akan mengancam jiwa kita. Penyebab utama tenggelamnya seorang perenang akibat kram adalah kegagalan dalam mencegah terjadinya panik.

Sering kita lihat ketika perenang mengalami kram, dia akan langsung berusaha ke tepi, sehingga akan terlihat gerakan yang tidak teratur dan laju renangnya pun lambat. Gerakan yang tidak teratur ini disebabkan oleh rasa sakit dan kepanikan perenang. Jika di kolam renang, langsung berusaha ke tepi sesaat terjadi kram mungkin menjadi solusi yang bagus, namun bila open water (danau, sungai, laut) jelas ini bukan solusi yang baik.

Penanganan kram di darat maupun di air sebenarnya memiliki prinsip yang sama yaitu lakukan peregangan . Langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi kram adalah :

  1. Bersikap tenang dan jangan berusaha ke tepi
  2. Tarik napas dalam dan tahan
  3. Lakukan peregangan dan pemijatan pada otot yang kram
  4. Jangan lakukan gerakan apapun kecuali peregangan (walaupun badan kita tenggelam)
  5. Tarik napas lagi, kemudian lakukan peregangan lagi
  6. Ulangi sampai nyerinya reda
  7. Setelah reda barulah berenang ke tepi, usahakan tidak menggunakan otot yang tadi kram
  8. Setelah di tepi lakukan kembali peregangan sampai otot terasa nyaman

Ada dua posisi utama untuk peregangan di air (untuk otot-otot di ekstremitas bawah), yaitu :

  1. Posisi 1 : Tekuk lutut ke arah dada, dan tarik jari kaki dan telapak kaki ke arah punggung kaki. Posisi ini untuk mengatasi kram pada otot betis dan otot paha bagian belakang
  2. Posisi 2 : Tekuk paha ke belakang, tekuk lutut, tarik jari kaki dan punggung kaki ke arah telapak kaki. Posisi ini untuk mengatasi kram pada otot punggung kaki dan otot paha bagian depan

Latihlah teknik penanganan kram di air ini, karena pada saat terjadi kram yang kita butuhkan adalah gerakan spontan tanpa berfikir, sehingga dapat terhindar dari panik.

 Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School

Teknik Mengapung Di Air

Macam-macam Teknik Mengapung Dalam Renang ~ Teknik mengapur di air pada dasarnya ada 3 (tiga) hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

1. Pengaturan pernapasan atau banyak udara yang dihirup
2. Posisi tubuh atau keseimbangan, dan
3. Relaksasi

A. Teknik Mengapung di Tepi Kolam

  1. Persiapan
    Peganglah tepi kolam dengan dua jari dari masing-masing tangan dan rapatkan perut pada dinding kolam.
  2. Pelaksanaan
    Tarik napas dalam-dalam dan tahan. Lepaskan pegangan dan masukkan tangan Anda kedalam air. Buka mata Anda secara perlahan-lahan menjauhi dinding. Punggung melengkung kebelakang. Bila tubuh sudah tenang didalam air, hembuskan napas dan ambil napas lagi melalui mulut dengan cepat. Ambilah napas sepenuhnya. Tahn selama 4 (empat (detik), hembuskan dan ambil napas sekali lagi. Biarkan kaki lurus. Julurkan tangan di dalam air, sampai sejajar dengan bahu. Kemudian, gerakkan.
  3. Gerakkan akhir
    Peganglah kembali tepi kolam dan berdirilah seperti semula
B. Teknik Menganpung Terlentang
Posisi mengapung terlentang dapat dilakukan dalam posisi keseimbangan tubuh vertikal, semi vertikal atau horizontal.
  1. Persiapan
    Usahakan kedalaman air setinggi dagu, ambil posisi seperti pada saat teknik mengapung di tepi kolam, tetpai julurkan kepala kebelakang sehingga wajah Anda menghadap langit, dan lutruskan kedua tangan telinga masuk kedalam air.
  2. Pelaksanaan
    Ambil napas dalam-dalam sampai paru-paru penuh. Tahan napas, tekuk lutut, sehingga telapak kaki tidak menginjak clasar kolam lagi, pandangan lurus kedepan. Kemudian turunkan tubuh perlahan-lahan samapai hanya bagian atas kepala yang berada diatas permukaan air. Lepaskan pegangan tangan Anda didalam kolam air untuk beberapa saat.
  3. Gerakkan akhir
    Raih kedua tangan keatas kepala secera perlahan-lahan dan tetap didalam air. Angkat kedua lutut, turunkan dagu dengan menggerakkan kepala kedepan, dan sapukan kedua tanngan di belakang tubh Anda arah bawah dan kedepan melewati kedua paha dengan telapak tanagn menghadap kedepan. Tetaplah menekuk seperti itu, sampai kaki Anda menginjak dasar kolam kemudian berdiri.
Beberapa sikap atau gerakkan yang kurang benar dalam belajar mengapung :
  1. Kepala ditekuk kebelakang
  2. Tubuh tidak merapat kedinding
  3. Kepala keseluruhan masuk kedalam air
Perbaikan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Pandangan lurus kedepan
  2. Lutut harus tetap lurus
  3. Turunkan badan perlahan-lahan. Ambil napas sebanyak-banyaknya ddan tahan selama mungkin.

Kesalahan
Kelasahan yang sering muncul saat melakukan teknik mengapung terlentang : kepala keseluruhan masuk kedalam air. Badan membungkuk sehingga panggul tampak turun kedalam air (bawah). Wajah saat menghembuskan napas terendam air.
Penanggulangan
Pastikan bahwa yang msuk kedalam air hanyallah sampai pada kedua telinga, sedangkan wajah tetap diluar air. Luruskan badan. Punggung dilengkungkan. Hembuskan dan tarik napas lebih cepat dan sebanyak-banyaknya.
Nah untuk kalian yang ingin berminat untuk berenang kalian bisa ikut belajar renang di bandung di SenSen Swimming School. SenSen Swimming School adalah salah satu penyedia jasa Les Berenang di Bandung, yang merupakan tempat yang tepat untuk memulai belajar berenang bagi anak anak maupun dewasa, SenSen Swimming School atau dapat disingkat S2SS merupakan badan usaha dibidang jasa Kursus Renang guna menyediakan tenaga pelatih bagi siapapun yang ingin belajar berenang. S2SS memiliki pelatih yang telah memiliki pengalaman dan memiliki kepribadian yang baik dan menarik khususnya untuk melatih anak anak.

Join Sensen Swimming School